• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 6 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Menteri Sri Mulyani Prediksi Ekonomi Kembali Kontraksi pada Kuartal Tiga

by redaksi
26 Agustus 2020
in Berita
0
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memprediksi, pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga berada pada rentang nol persen hingga negatif dua persen (yoy). Artinya, ekonomi Indonesia kemungkinan besar akan mengalami resesi mengingat kuartal kedua sudah mengalami pertumbuhan negatif 5,32 persen (yoy).

Sri menjelaskan, faktor-faktor risiko yang berpotensi menyebabkan ekonomi pada kuartal ketiga mengalami kontraksi masih terasa nyata. “Pergerakan (re: indikator ekonomi) belum terlihat sangat solid, meskipun ada beberapa yang positif,” ujarnya dalam dalam paparan kinerja APBN secara virtual pada Selasa (25/8).

RelatedPosts

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

Indikator yang dimaksud Sri terlihat pada kembali kontraksinya beberapa jenis pajak. Salah satunya, Pajak Penghasilan (PPh) 21 atau pajak karyawan yang sempat mengalami pertumbuhan positif 12,28 persen pada Juni. Pada bulan lalu, jenis pajak ini kembali tumbuh negatif 20,38 persen.

Begitupun dengan PPh badan yang kontraksi 45,55 persen pada akhir Juli. Padahal, pada Juni, tingkat kontraksinya sudah berada pada level 38 persen. Sri menuturkan, realisasi ini menggambarkan tekanan luar biasa yang masih dialami korporasi Indonesia.

Indikator lain yang disebutkan Sri adalah impor bahan baku. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), impor bahan baku pada Juli tumbuh negatif 34,46 persen (yoy), lebih dalam dibandingkan Juni yang kontraksi 13,27 persen (yoy).

Tekanan lebih dalam terlihat pada impor barang modal. Pada bulan lalu, kinerja impor ini tumbuh negatif 29,25 persen, memburuk signifikan dibandingkan realisasi Juni yang masih tumbuh positif 2,63 persen.

Sri mengatakan, sejumlah indikator tersebut menggambarkan, tren pemulihan di sektor produksi masih belum berjalan dengan stabil. “Mereka masih dalam tahap dini untuk melihat, apakah tren ekonomi menuju zona positif,” tuturnya.

Kuncinya konsumsi dan investasi

Melihat berbagai faktor yang ada, pemerintah memproyeksikan ekonomi Indonesia dapat tumbuh antara minus 1,1 persen hingga positif 0,2 persen sepanjang 2020. Sri menuturkan, kunci utamanya adalah pertumbuhan konsumsi dan investasi.

Apabila dua indikator tersebut masih tumbuh di zona negatif, Sri menilai, ekonomi Indonesia akan sulit untuk masuk dalam zona netral nol persen. Prediksi tersebut disampaikannya di tengah kerja keras pemerintah yang sudah all out dari sisi belanja.

Sri menuturkan, fokus utama pemerintah saat ini adalah mengembalikan konsumsi dan investasi ke zona positif pada sisa dua kuartal ini. Sebelumnya, pada kuartal kedua, masing-masing indikator itu tumbuh negatif 5,51 persen  dan 8,61 persen.

Dari sisi investasi, Sri mengatakan, Presiden Joko Widodo telah meminta ke beberapa menteri untuk fokus melihat indikator investasi. Diharapkan, investasi sebagai salah satu penyokong pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mulai pulih, setidaknya tumbuh mendekati nol persen. “Ini sangat berarti,” katanya.

Untuk mendorong konsumsi, pemerintah berharap banyak pada dampak pemberian bantuan sosial. Meski masih tidak sempurna dalam pendataan, Sri mengatakan, transfer bantuan ke masyarakat dapat membantu mereka untuk berbelanja.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Kolaborasi Lintas Sektor Layanan Syariah LinkAja Perkuat Ekosistem Digital Syariah Indonesia

Next Post

Pubex Live 2020, IPCC Kembali Paparkan Perkembangan Kinerja dan Prospek Usaha

Related Posts

33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

5 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

5 Maret 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

5 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Perluas Segmen Pasar Sektor Energi, PAL Indoensia Siap Garap Fasilitas Gas Mako

5 Maret 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
Berita

Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan

5 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Wujudkan Hunian Layak dan Berkualitas, BRI Perkuat Program Gentengisasi melalui Skema KUR Perumahan

5 Maret 2026
Next Post
CSR BUMN Peduli Covid-19 : Hakaaston, IPC Car Terminal, Berdikari, PTPN III

Pubex Live 2020, IPCC Kembali Paparkan Perkembangan Kinerja dan Prospek Usaha

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Gandeng Visa, Bank Mandiri Bakal Beri Hadiah Paket Nonton FIFA World Cup 2026

5 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI Raih Sertifikasi ISO Global 27701:2019 Untuk Etika Digital dan Pelindungan Data Nasabah

5 hari ago
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Jasa Raharja Ikut Serta dalam Survei Kesiapan Operasi Ketupat 2026 di Jawa Barat, Perkuat Sinergi Dukung Mudik Berkeselamatan

7 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkat 17 Maret

3 hari ago
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

by redaksi
5 Maret 2026
0

Di tengah indahnya kebersamaan menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Len Industri (Persero) selaku Holding DEFEND...

Read more
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

5 Maret 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

5 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Perluas Segmen Pasar Sektor Energi, PAL Indoensia Siap Garap Fasilitas Gas Mako

5 Maret 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan

5 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In