PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) bekerja sama dengan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Mumbai, India, mengadakan sajian sendratari Ramayana Ballet Special Performance, Sabtu (5/9/2020). Pertunjukan daring yang disiarkan langsung dari panggung terbuka Trimurti, Kompleks Ramayana Prambanan ini digelar kembali untuk pertama kalinya setelah hampir enam bulan rehat akibat adanya pandemi Covid-19.
Sajian istimewa pertunjukan daring ini merupakan kerjasama yang telah dijalin antara PT TWC dengan KJRI Mumbai, untuk mengenalkan sendratari yang mengangkat kisah dari epos populer Ramayana kepada warga India. Pertunjukan ini juga turut di dukung oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia serta Kedutaan Republik Indonesia di New Delhi, India.
Pertunjukan yang akan berlangsung selama kurang lebih dua jam ini akan mengangkat cerita lengkap epos Ramayana yang juga terpatri di dinding Candi Prambanan. Pertunjukan ini pun juga telah melalui penyesuaian dalam rangka memenuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah.
“Jadi kami tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan petunjuk. Jadi, penari akan kita Pakaikan masker transparan serta adanya penyesuaian gerakan untuk mengurangi kontak badan langsung antar penari. Selain itu, jumlah penari yang terlibat pun kita kurangi hingga setengahnya.” Ujar Manager Pementasan Teater Pentas Ramayana Amri Shodiqin dalam talkshow bareng Radio TWC, Rabu (2/9/2020).
Penampilan perdana ini turut di dukung oleh para penari profesional yang berpengalaman. Latihan rutin tetap berjalan dengan memenuhi protokol kesehatan ketat. “Untuk persiapan penari sejauh ini sudah hampir 90 persen. Kita masih akan terus lakukan penyempurnaan gerakan demi pertunjukan yang berkesan.” Terang Asisten Manager Pementasan Gambuh Widya.
Sumber TWC, edit koranbumn
















