Mendorong peningkatan produktivitas dan keberlanjutan rantai pasokan, Pupuk Kaltim bangun kerjasama dengan Bank Jateng melalui penandatanganan nota kesepahaman terkait fasilitas permodalan dengan model kemitraan multipihak. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi dengan Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Hanawijaya, di Kantor Pusat Bank Jateng di Semarang Jawa Tengah pada 2 September 2020.
Melalui kerjasama ini, Pupuk Kaltim menjadi penyedia produk pupuk dan non pupuk sektor komersil, sedangkan Bank Jateng memberikan kemudahan akses kredit permodalan sektor pertanian, yang telah ditentukan indikatifnya melalui distributor/retailer/agen yang telah disetujui. Dalam artian, Pupuk Kaltim berperan sebagai leader atau coordinator dan agro input, sementara Bank Jateng memberikan modal kerja untuk petani dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Non KUR.
Program ini ditargetkan menjadi role model pertanian masyarakat, untuk direplikasi ke wilayah lainnya di Jawa Tengah, termasuk seluruh wilayah tanggungjawab distribusi Pupuk Kaltim, sehingga keberadaan Perusahaan dan bentuk kemitraan yang terjalin mampu menggerakkan sektor pertanian secara maksimal dan merata. Pupuk Kaltim hadir sebagai agro solution untuk menggerakkan sumber daya di sektor pertanian, meningkatkan produktivitas petani dengan hasil maksimal, sekaligus memberi pemahaman bahwa bertani itu bagian dari kegiatan bisnis.
Sumber Pupuk Kaltim, edit koranbumn














