• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 4 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

BRI Dukung Bank Kecil Lakukan Transformasi Digital

by redaksi
23 September 2020
in Berita
0
Diakuisisi BRI, Danareksa Sekuritas Target Tambah 50.000 Akun Nasabah Baru Hingga Akhir 2020
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

-PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendukung bank-bank kecil untuk melakukan transformasi digital. Direktur Digital, Teknologi Informasi dan Operasi BRI Indra Utoyo, menilai transformasi digital merupakan sebuah keniscayaan bagi industri perbankan untuk dapat bertahan di tengah situasi pandemi saat ini.

Menurut Indra, BRI saat ini sudah memiliki sejumlah platform digital yang juga bisa digunakan oleh bank lainnya yang ingin masuk ke ekosistem digital. “Kami sudah menyediakan platform (digital) sehingga bank-bank kecil bisa ikut bertransformasi digital dengan cepat tanpa harus investasi teknologi dari awal,” kata Indra, Selasa (22/9).

RelatedPosts

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

Indra melihat, keharusan bank untuk bertransformasi digital sejalan dengan perubahan perilaku masyarakat. Di era pandemi ini, kata Indra, tren dalam penggunaan layanan keuangan sudah mengalami pergeseran.

Masyarakat lebih nyaman menggunakan layanan online banking atau mobile banking untuk bertransaksi. Hal ini tercermin dari penurunan penggunaan mesin ATM. Selain itu, jumlah nasabah yang berkunjung ke kantor-kantor pelayanan juga semakin berkurang.

Indra mengakui, bertransformasi digital tidak mudah dan membutuhkan investasi yang cukup besar. Dari aspek culture, transformasi digital memerlukan  budaya kerja yang agile atau tangkas. Di sisi lain, diperlukan juga pembaruan infrastruktur serta kompetensi para SDM.

“Di era digital ini diperlukan talent yang mempunyai pengetahuan mengenai data analythic, cloud, hingga cyber security,” terang Indra.

Indra mengungkapkan, kebutuhan BRI untuk melakukan transformasi digital didorong oleh identitas BRI sebagai bank mikro yang fokus ke segmen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebagai bank mikro, BRI dituntut untuk bisa melayani nasabah yang banyak tersebar di berbagai pelosok daerah.

Dengan bertransformasi digital, Indra mengatakan, BRI bisa menurunkan biaya serta risiko operasional. Salah satu digital platform yang telah dijalankan saat ini dan menjangkau masyarakat di daerah yaitu BRILink. Pertumbuhan transaksi melalui platform ini diklaim mencapai sekitar Rp 700 triliun pada tahun lalu.  “Selain itu, kami juga mendukung para merchant di e-commerce dengan memberikan pinjaman melalui platform KUR Digital BRI,” tutur Indra.

Di sisi lain, Indra mengatakan, terdapat risiko baru di era digitalisasi ini terutama terkait keamanan. Hal ini juga menuntut perubahan terhadap manajemen risiko. Menurut Indra, risiko di era digital ini sangat masif dan bisa terjadi dalam waktu pendek, sehingga perlu diantisipasi oleh industri perbankan.

Untuk meminimalisir risiko di era digital ini, Indra menjelaskan, BRI telah menyiapkan sejumlah manajemen risiko mulai dari credit score yang memberikan score untuk kelayakan memperoleh pinjaman, customer profilling score yang memberikan rekomendasi produk untuk nasabah, merchant score yang memberikan score transaksi nasabah di merchant serta fraud score yang memberikan score kemungkina nasabah terkena fraud.

Sementara itu, Presiden Direktur Telkomsigma melihat, Sihmirmo Adi, melihat kedepannya tren digital banking akan fokus ke empat hal yaitu mobile and  digital payment, cryptocurrencies, real-time payments (RTP) dan open banking. “Sekarang industri keuangan Indonesia sedang siap-siap untuk masuk ke empat aspek tersebut,” kata Sihmirmo.

Sihmirmo menilai industri perbankan Indonesia sendiri sudah sedikit terlambat untuk beradaptasi ke sistem digital. Khusus RTP misalnya, Myanmar bahkan telah lebih dulu mulai mengembangkannya pada tahun lalu.

Sumber Republika, edit koranbumn

Previous Post

Langkah KAI Antisipasi Rel Terendam Banjir pada Musim Hujan

Next Post

Angkasa Pura I Salurkan Bantuan APD kepada Panti Sasana Tresna Wredha

Related Posts

Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

4 Juni 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Dorong Gen Z Kenal Keuangan Syariah, BSI Sasar Pelajar dan Sekolah

4 Juni 2026
INTI Kembangkan Produksi Perangkat Telekomunikasi Network Terminal Equipment
Berita

Susunan Direksi INTI Terkini

4 Juni 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

4 Juni 2026
Next Post
Waspadai  Wabah Virus Corona, Angkasa Pura I Siapkan Spray Disinfektan

Angkasa Pura I Salurkan Bantuan APD kepada Panti Sasana Tresna Wredha

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Jelang Iduladha, PELNI Angkut 825 Ekor Sapi dari Kupang ke Jakarta

4 hari ago
Waskita Karya Selenggarakan Sosialisasi P4GN

Waskita Karya Salurkan Hampir 100 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah, Wujudkan Kepedulian terhadap Sesama

4 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Dua Perjanjian Jual Beli Gas Disahkan, PHE Dukung Produksi Migas Nasional dan Penuhi Kebutuhan Energi untuk Industri

2 hari ago
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera

Hingga tahun 2028, PLN Menargetkan Penyederhanaan Struktur Usaha dari 44 entitas menjadi 23 entitas

1 hari ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan
Berita

ADHI Karya Rampungkan PLTMG Sumbawa 2, Tambah Pasokan Listrik 30 MW untuk Pulau Sumbawa di NTB

by redaksi
4 Juni 2026
0

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) turut mendukung penguatan ketahanan energi nasional melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)...

Read more
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Hutama Karya Perkuat Transformasi ESG dan Budaya Kerja Berkelanjutan

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Perkuat CASA dan Pendapatan Transaksi, BTN Akselerasi Transformasi Ecosystem Banking

4 Juni 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Dorong Gen Z Kenal Keuangan Syariah, BSI Sasar Pelajar dan Sekolah

4 Juni 2026
INTI Kembangkan Produksi Perangkat Telekomunikasi Network Terminal Equipment

Susunan Direksi INTI Terkini

4 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In