Jasa Marga melalui kelompok usahanya PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) targetkan pembebasan lahan Jalan Tol Kertosono-Kediri dimulai awal tahun 2021.
Saat ini, pembangunan jalan tol tersebut telah memasuki pengajuan penetapan lokasi (penlok) dari Gubernur Jawa Timur dan setelah itu akan dilanjutkan dengan proses pembebasan lahan.
Rencananya, Jalan Tol Kertosono-Kediri memiliki panjang 20,3 KM dengan biaya investasi Rp 3,9 triliun. Jalan tol ini juga akan dilengkapi dengan satu junction (Kedungsoko) dengan Jalan Tol Ngawi-Kertosono, dan dua interchange yang terletak di Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Kediri. Selain itu jalan tol ini direncanakan mempunyai dua Gerbang Tol (GT) yaitu Sugihwaras dan GT Kediri.
Direktur Utama PT JNK Arie Irianto menjelaskan, Jalan Tol Kertosono-Kediri akan terhubung ke Bandara Kediri yang saat ini tengah dibangun. Jalan Tol ini juga akan tersambung dengan Jalan Tol Ngawi-Kertosono yang telah beroperasi penuh sejak tahun 2018, sehingga total panjang jalan tol yang dikelola PT JNK untuk ruas Ngawi-Kertosono-Kediri sepanjang 108 KM.
PT JNK menargetkan semua tahapan berjalan sesuai dengan target sehingga diharapkan Jalan Tol Kertosono-Kediri selesai pada tahun 2023.














