Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah merupakan agenda tahunan Kementerian Keuangan yang mengundang seluruh Pimpinan dan Aparat Pengendalian Intern Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Propinsi/Daerah dan diselenggarakan untuk peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Keuangan Negara secara berkelanjutan.
Dalam Rakernas tersebut, Menteri Keuangan memberikan penghargaan kepada Entitas yang dinilai berprestasi dalam melakukan pengelolaan keuangan negara termasuk dalam pengelolaan Barang Milik Negara. Acara puncak Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan dengan tema “Tantangan Akuntabilitas Keuangan Negara dalam Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional” diselenggarakan tanggal 22 September 2020.
Pada kesempatan ini, Kementerian BUMN memperoleh penghargaan pada 2 kategori yaitu Peraih Opini WTP minimal 10 kali berturut-turut atas pelaporan keuangan tahun 2010 – 2019 dan Utilisasi BMN terbaik Kelompok I.
Kementerian BUMN telah mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 13 tahun berturut-turut, sejak tahun 2007 s.d 2019. Opini tersebut menunjukkan bahwa Laporan Keuangan Kementerian BUMN telah memenuhi kriteria: tidak adanya salah saji dalam pos-pos Laporan Keuangan, Sistem Pengendalian Internal yang memadai, dan ketepatan pencatatan dalam Laporan Keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Sedangkan dalam kategori Utilisasi BMN, Penghargaan ini diberikan kepada Kementerian/Lembaga (KL) yang memiliki utilisasi Barang Milik Negara (BMN) terbaik dari seluruh KL, dari aspek penggunaan, optimalisasi BMN untuk mendapatkan PNBP, optimalisasi penggunaan sesuai standar kebutuhan.
Kementerian BUMN terakhir kali memperoleh penghargaan Utilisasi BMN pada BMN Award 2016 atas kinerja sangat baik III atas Utilisasi Barang Milik Negara (BMN) Kelompok I Tahun 2016 yang diselenggarakan di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan pada Kamis, 2 November















