• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 4 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Ratna Artshop, Kerajinan Ketak Binaan Pertamina Perluas Jaringan

by redaksi
5 Oktober 2020
in Berita, Toko PKBL
0
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Paku Hata, sebagian orang asing dengan nama tanaman itu. Bentuk dan teksturnya mirip rotan. Namun ternyata, tanaman yang tumbuh subur di dalam hutan ini merupakan jenis dari paku-pakuan. Di tangan Ratna Indrawati, pemilik usaha Ratna Artshop, salah satu Mitra Binaan PT. Pertamina (Persero), tanaman ini disulap menjadi aneka produk yang menawan.

Tanaman ini tumbuh subur di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Orang lokal menyebutnya rumput ketak. Setelah diambil dari hutan, batang ketak lantas dijemur dan dibersihkan daunnya. Setelah kering, barulah ketak bisa diubah dengan aneka macam bentuk. Caranya yakni dengan dianyam. Mayoritas bentuk yang dibuat Ratna adalah produk dan aksesoris untuk wanita. Seperti tas, dompet, keranjang, kotak tisu dan aneka bentuk lainnya.

RelatedPosts

Sahabat Perjuangan Sepanjang Masa: ASABRI Hadirkan Hunian Layak bagi Peserta di Kota Mataram

Perkuat Komitmen ESG, BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke Kudus

Menjawab Tren Global, Perhutani Optimalkan Potensi Kopi Kawasan Hutan Bersama Petani

Bisnis ini tidak hanya menguntungkan dirinya sendiri. Namun juga untuk tetangga sekitarnya. Betapa tidak, secara tidak langsung, usaha yang berbasis di Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur, Lombok, Nusa Tenggara Barat ini menjadi sarana peluang lapangan kerja baru di desanya. ”Jadi tetangga kami beri bahan kemudian dianyam, setelah jadi baru disetorkan kembali ke kami,” tuturnya.

Dengan metode itu, produksi anyamannya tumbuh kian pesat. Satu orang mampu menyelesaikan 20 anyaman ukuran kecil dalam satu minggu. Sedangkan untuk anyaman dengan ukuran besar, paling tidak 5 sampai 6 produk bisa dihasilkan satu orang. Untuk jumlah perajin sendiri tidak tetap, namun cukup banyak dikisaran angka 30 orang.

Harga yang dipatok Ratna dalam menjual produknya cukup variatif. Tergantung besar kecilnya barang. Serta kerumitan motif dan bentuk anyaman. Untuk produk dengan bentuk kecil, harga yang dibandrol sekitar Rp 5 – 8 ribu. Sedangkan untuk produk dengan volume besar seperti box dan keranjang ada yang dihargai sebesar Rp 1 juta.

Dengan produksi yang cukup besar, sebanding dengan omzet yang didapat di kantongi Ratna. Dalam sebulan, dirinya mampu mendapat penghasilan hingga Rp 150 juga. Besar sekali. Namun, itu saat kondisi normal. Dimasa Pandemi, keuntungannya turun drastis kurang lebih 60 persen. ”Kami siasati dengan gencar promosi secara digital dan penjualan online,” terangnya.

Salah satu masa kejayaan Ratna Artshop, nama yang diberikan untuk usahanya, yakni pada tahun 2019 lalu. Dimana bersama Pertamina, usahanya diajak untuk mengikuti ajang temu bisnis (business matching) dengan pembeli potensial asal Tiongkok dalam ajang China – ASEAN Expo di Nanning, China. Pada pameran yang digelar selama empat hari itu, Ratna mampu melakukan penjualan dengan nilai hampir Rp 1 miliar. Tepatnya sebesar Rp 881 juta. Nilai yang cukup fantastis.

Bisnis yang berbasis di Dusun Sejagad, Desa Beleka, Kel. Beleka, Kec. Praya Timut, Lombok, Nusa Tenggara Barat sudah dijalani turun temurun. Tepatnya pada tahun 1983, ayahanda Ratna memulai usaha kerajinan tangan ini. Berkat ketekunan yang dijalani, bisnis tersebut makin berkembang pesat. Kini, rumah produksi kerajinan ketak dan rotan sudah melebarkan sayap ke Pulau Dewata, Bali.

”Pabrik rotan dan ketak yang di Lombok diteruskan oleh adik saya. Sedangkan saya juga membuka toko dan rumah produksi juga di Bali. Bagi yang tertarik bisa lihat beberapa karya kami di media sosial @ratnaartshop17” tutur Ratna. Dengan begitu, makin banyak lagi orang yang kecipratan rejeki dari usaha ini. Sebab, Ratna juga memberdayakan warga sekitar di tempat tinggalnya di Bali untuk ikut menganyam ketak.

Tak hanya itu, kejayaan usaha Ratna tidak di dalam negeri saja. Produknya juga sudah menembus pasar ekspor dunia. Antara lain ke negara China, Korea, Jepang, Kanada, Filiphina dan negara lain. ”Produk ini banyak diminati orang mancanegara. Kami berharap bisa memperluas jaringan pasar ke negara lain yang belum terjangkau. Dengan bantuan Pertamina pastinya,” tutup Ratna.

Sumber Kontan, edit koranbumn
Previous Post

Indofarma Jual Obat Covid-19 Desrem™ Remdesivir Rp 1,3 juta per vial

Next Post

Modal Lembaga Pengelola Investasi Sebesar Rp15 Triliun, Bersumber dari Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan. 

Related Posts

Asabri Akan Tindak Lanjuti Temuan BPK Mengenai Penyelenggaraan Program Pensiun
Berita

Sahabat Perjuangan Sepanjang Masa: ASABRI Hadirkan Hunian Layak bagi Peserta di Kota Mataram

4 Juni 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Perkuat Komitmen ESG, BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke Kudus

4 Juni 2026
Heritage Loco Tour Cepu Terpilih Dalam Pergelaran Virtual Seni Budaya Pemprov Jateng
Berita

Menjawab Tren Global, Perhutani Optimalkan Potensi Kopi Kawasan Hutan Bersama Petani

4 Juni 2026
Dirut Siwi Peni Serahkan SK Mutasi/ Promosi kepada PJP
Berita

Harga Sawit Sempat Tertekan, PTPN IV PalmCo Jaga Serapan TBS Petani Sesuai Aturan

4 Juni 2026
Merger BUMN Pelabuhan, Pelindo II Jadi Surviving Entity
Berita

Kick Off Program Efisiensi Biaya Tahun 2026 Pelindo melalui Cost Optimization Program (OPTIPI).

4 Juni 2026
PGN Pertahankan Rasio Pembayaran Dividen 80%, RUPST Setujui Dividen US$ 172,29 Juta
Anak Perusahaan

PGN Pertahankan Rasio Pembayaran Dividen 80%, RUPST Setujui Dividen US$ 172,29 Juta

4 Juni 2026
Next Post
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN

Modal Lembaga Pengelola Investasi Sebesar Rp15 Triliun, Bersumber dari Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan. 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

SIER Rayakan Hari Jadi yang Ke 46

SIER Menggelar Acara Farewell Purna Tugas Komisaris dan Direksi

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Memastikan Proses Seleksi SDM PT Danantara Sumberdaya Indonesia Dilakukan Secara Ketat

1 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Moody’s Ratings Memberikan Peringkat Baa2 dengan Outlook Negatif untuk Danantara Investment Management

4 jam ago
Merger BUMN Pelabuhan, Pelindo II Jadi Surviving Entity

Kick Off Program Efisiensi Biaya Tahun 2026 Pelindo melalui Cost Optimization Program (OPTIPI).

2 jam ago
Asabri Akan Tindak Lanjuti Temuan BPK Mengenai Penyelenggaraan Program Pensiun
Berita

Sahabat Perjuangan Sepanjang Masa: ASABRI Hadirkan Hunian Layak bagi Peserta di Kota Mataram

by redaksi
4 Juni 2026
0

PT ASABRI (Persero) berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan peserta melalui pelaksanaan Program Gerakan Peduli Hunian Layak Peserta ASABRI (GRIYA). Program ini...

Read more
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Perkuat Komitmen ESG, BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke Kudus

4 Juni 2026
Heritage Loco Tour Cepu Terpilih Dalam Pergelaran Virtual Seni Budaya Pemprov Jateng

Menjawab Tren Global, Perhutani Optimalkan Potensi Kopi Kawasan Hutan Bersama Petani

4 Juni 2026
Dirut Siwi Peni Serahkan SK Mutasi/ Promosi kepada PJP

Harga Sawit Sempat Tertekan, PTPN IV PalmCo Jaga Serapan TBS Petani Sesuai Aturan

4 Juni 2026
Merger BUMN Pelabuhan, Pelindo II Jadi Surviving Entity

Kick Off Program Efisiensi Biaya Tahun 2026 Pelindo melalui Cost Optimization Program (OPTIPI).

4 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In