Memasuki fase arus balik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), DAMRI mencatat peningkatan signifikan pada pergerakan pelanggan di berbagai wilayah operasional. Hari Kamis (2/1), menjadi salah satu periode dengan tingkat mobilitas tertinggi sejak libur Tahun Baru.
Berdasarkan data operasional per 2 Januari 2026, dari total 18 cabang yang mengoperasikan rute Antar Kota (AKAP), tingkat keterisian (okupansi) mencapai 81 persen secara nasional. Angka tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat dalam memanfaatkan DAMRI pada momentum arus balik.
Beberapa wilayah dengan tingkat keterisian tertinggi antara lain Surabaya, Malang, Lampung, Jakarta, Yogyakarta, Denpasar dan Banjarmasin, yang menjadi tujuan favorit arus balik menuju pusat-pusat aktivitas ekonomi dan pendidikan. Tingginya mobilitas pada koridor tersebut sejalan dengan tren kembalinya masyarakat pasca libur Tahun Baru dan diproyeksikan tren pergerakan ini masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
“Kami memastikan seluruh layanan berjalan optimal dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu. Kesiapan armada dan kru terus dijaga guna mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.” ujar Head of Corporate Communication DAMRI, P. Septian Adri S.
Melalui kesiapan layanan dan pemantauan operasional yang berkelanjutan, DAMRI berkomitmen untuk terus mendukung kelancaran arus balik Nataru, memastikan mobilitas masyarakat tetap aman, nyaman, dan terkoneksi menuju akhir periode libur.














