Jumlah penumpang yang hilir mudik di Bandara Soekarno-Hatta kembali ramai setelah diberlakukan aturan baru terkait masa berlaku tes Covid-19. Senior Manager Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta Febri Toga Simatupang mengatakan, jumlah penumpang sudah mencapai puluhan ribu.
“Seperti kita ketahui bahwa Bandara Soetta pada waktu dilarang mudik, (jumlah penumpang) di angka 5.000-6.000. Setelah berlakunya new normal (aturan baru), sudah mulai naik angkanya, di angka kurang lebih 17.000 sampai 20.000 pergerakan penumpang,” ujar dia
Febri mengatakan, selain disambut baik oleh penumpang, aturan baru mengenai persyaratan perjalanan orang yang tertuang dalam Surat Edaran Gugus Tugas No 9 Tahun 2020 juga dibarengi dengan operasional seluruh maskapai domestik yang mulai dibuka kembali. “Sudah mulai beroperasi rata-rata ya, Sudah Sriwijaya, Nam Air, Citilink, Garuda Lion Group,” tutur Febri.
Meskipun mengalami peningkatan, Febri mengatakan capaian pergerakan penumpang dan pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta masih jauh dari angka normal. Febri menjelaskan, untuk pergerakan pesawat sendiri di hari normal sebelum terjadinya pandemi Covid-19, Bandara Soetta bisa melayani 1.200-1.300 pergerakan penumpang.
“Kita ketahui dengan jumlah 250-300 flight per hari, memang ada peningkatan, tapi tetap masih jauh jumlah flight per hari (sebelum pandemi Covid-19),” kata dia.
Begitu juga dengan pergerakan penumpang. Kenaikan terjadi lumayan signifikan di angka 17-20 ribuan per hari dibandingkan masa larangan mudik beberapa waktu lalu. “Tapi itu tetap masih jauh dari normal yang biasa, kita ketahui jumlah pergerakan penumpang bandara Soekarno-Hata itu 150.000-180.000 per hari (sebelum terjadinya pandemi Covid-19),” pungkas Febri.
Sumber Kontan, edit koranbumn















