• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 23 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bank Indonesia Siapkan Rp 700 Triliun Untuk Stimulus Likuiditas Perbankan

by redaksi
8 Mei 2020
in Berita
0
Bank Indonesia Rilis Cadangan Devisa Februari Turun Jadi 130,4 Miliar Dolar AS
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Untuk menjaga kinerja perbankan di Indonesia tetap likuid, maka Bank Indonesia telah menyiapkan dana stimulus sebesar Rp 700 triliun. Stimulus ini akan diberikan melalui transaksi repurchase agreement SBN (Repo SBN). Menurut Gubernur BI, Perry Warjiyo stimulus ini akan sangat cukup bagi perbankan untuk menjaga likuiditasnya, terutama dalam merestrukturisasi penundaan pokok kredit untuk UMKM hingga 6 bulan ke depan.

Untuk kebijakan penurunan suku bunga kredit bagi UMKM, Perry menjelaskan bahwa itu merupakan kewenangan OJK. Saat ini OJK dan pemerintah sedang menyusun program pemulihan ekonomi termasuk teknis restrukturisasi kredit kepada UMKM. “Nanti tentu saja pemerintah akan mengumumkannya bagaimana pola program pemulihan pemerintah untuk UMKM yang di dalamnya ada penundaan pokok, asumsi bunga dan penambahan plafon, itu tentu saja akan diumumkan oleh pemerintah bersama OJK, ” ucap Perry.

RelatedPosts

Ada yang Baru di Graha Pos Bandung! Tenis Padel Matic Simulator Berikan Free Trial Hingga 31 Maret

Perkuat Rantai Pasok Nasional, Krakatau Steel Tandatangani Perjanjian Pasokan Jangka Panjang (LTSA) dengan Kerismas Group

Sinergi Pemerintah dan Hutama Karya: Momen Idul Fitri Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Tamiang

BI sendiri sudah mendanai program likuiditas di perbankan, itu akan cukup untuk mendanai UMKM. Tetapi tentu saja dalam perkembangannya akan mengukur lagi apakah perlu menambah likuiditas lagi dengan mekanisme moneter.

Sementara itu untuk kredit korporasi dan BUMN, menurut Perry ini perlu dihitung kembali, jumlahnya berapa. Apakah polanya akan dilakukan dengan penundaan pokok enam bulan seperti halnya kredit UMKM. “Jadi perlu dihitung kembali. Tapi prinsipnya bank perlu segera untuk menjaga likuiditasnya dulu dari Repo SBN yang mereka miliki, kalau ini kurang baru kemudian pemerintah akan menerbitkan SBN tambahan.”lanjutnya.

Dalam kesempatan press conference virtual (6/5/2020), BI juga memaparkan kondisi ekonomi makro selama Triwulan I 2020. Menurut Perry semula BI memperkirakan di bulan Maret 2020 belum ada dampak dari wabah Covid-19 ke aktivitas ekonomi, sehingga diprediksi konsumsi masyarakat masih tumbuh 4,4%,. Namun, ternyata data BPS menunjukkan, sudah ada dampak di Maret 2020, sehingga pertumbuhannya hanya 2,8% dibanding Triwulan I tahun 2019. Demikian juga dengan investasi, total investasi yang kami perikirakan 2,4%, ternyata data BPS menunjukkan hanya tumbuh 1,7% pada triwulan I 2020 ini.

“Artinya apa, bahwa memang penerapan menjaga jarak sosial, bekerja dari rumah, sekolah dari rumah, itu semua berdampak terhadap pendapatan masyarakat. Dan juga berpengaruh pada aktivitas produksi dari dunia usaha,” jelasnya.

Di lain sisi, ekspor ternyata menunjukkan pertumbuhannya lebih tinggi dari perkiraan BI. Pada Triwulan I 2020 ini pertumbuhan ekspor capai 0,24% (data BPS), lebih tingga dari perkiraan BI yang hanya -1,6%. “Jadi ada bagian positifnya, ekspor di Triwulan I ternyata dampaknya tidak sedalam yang kami perkirakan. Ternyata bisa tumbuh 0,24%” ujar Perry.
Untuk pertumbuhan makro, masih jauh dari target 4,4%.

Dari semua upaya yang sudah dikerahkan pemerintah, pertumbuhan ekonomi Triwulan I ini hanya mencapai 2,97%. Meski demikian menurut Perry angka 2,97% ini termasuk pertumbuhan positif yang cukup baik jika bandingkan dengan sebagian negara-negara lainnya pada Triwulan I 2020 ini. Pertumbuhan di beberapa negara besar menurun hingga negatif, misalnya Tiongkok -6,8% (negatif), Eropa -3,3%, AS 1,6%, Singapura -2,2%, Korea Selatan 1,3%. Pada triwulan II 2020 nanti BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia capai 0,4%. Angka ini ditetapkan dengan mengacu pada segala upaya yang dilakukan pemerintah saat ini, kemudian mempertimbangkan juga puncaknya PSBB ini akan sampai pertengahan Juni, wilayah terdampak sekitar 70% dari wilayah ekonomi Indonesia, dan mempertimbangkan juga pertumbuhan ekonomi global yang minus 2%. Kemudian di triwulan II diprediksi ekonomi akan tumbuh 1,2% dan melejit di Triwulan IV jadi 3,4%.

Sumber Republika, Swa  Edit koranbumn

 

Previous Post

Kinerja Hulu Pertamina Terdampak ICP Turun Tajam

Next Post

Pemerintah Lakukan Pencadangan Modal Rp15 Triliun untuk Jamkrindo dan Askrindo

Related Posts

Transisi Energi: Pos Properti Indonesia Dorong Pembangunan SPKL di Lokasi Strategis
Berita

Ada yang Baru di Graha Pos Bandung! Tenis Padel Matic Simulator Berikan Free Trial Hingga 31 Maret

23 Maret 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
Berita

Perkuat Rantai Pasok Nasional, Krakatau Steel Tandatangani Perjanjian Pasokan Jangka Panjang (LTSA) dengan Kerismas Group

23 Maret 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Sinergi Pemerintah dan Hutama Karya: Momen Idul Fitri Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Tamiang

22 Maret 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”
Berita

Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik

22 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

22 Maret 2026
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia
Berita

BSN Optimalkan Layanan Kantor Cabang Selama Libur Lebaran

22 Maret 2026
Next Post
Pembangunan Proyek Infrastruktur Dasar di Ibu Kota Negara Direncanakan Mulai Akhir 2020

Pemerintah Lakukan Pencadangan Modal Rp15 Triliun untuk Jamkrindo dan Askrindo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM

4 hari ago
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

5 hari ago
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Berangkatkan 451 Pemudik, Pos Indonesia Ikut Sukseskan Program Mudik Gratis BUMN 2026

4 hari ago
Kolaborasi Dahana – Pegadaian Gelar TMO Chapter Februari 2020

Tring by Pegadaian Serahkan Bantuan ke Panti Asuhan Al Ittihadiyah Sambut Ramadan 1447 H

4 hari ago
Transisi Energi: Pos Properti Indonesia Dorong Pembangunan SPKL di Lokasi Strategis
Berita

Ada yang Baru di Graha Pos Bandung! Tenis Padel Matic Simulator Berikan Free Trial Hingga 31 Maret

by redaksi
23 Maret 2026
0

Olahraga padel sedang menjadi primadona baru di kalangan anak muda Bandung. Banyak artis dan figur publik kerap membagikan momen bermain...

Read more
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Perkuat Rantai Pasok Nasional, Krakatau Steel Tandatangani Perjanjian Pasokan Jangka Panjang (LTSA) dengan Kerismas Group

23 Maret 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Sinergi Pemerintah dan Hutama Karya: Momen Idul Fitri Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh Tamiang

22 Maret 2026
Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik

22 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

22 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In