• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 5 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bank Indonesia Ungkap Penyebab Anjloknya Rupiah ke Level Rp15.200

by redaksi
29 September 2022
in Berita
0
Bank Indonesia Rilis Cadangan Devisa Februari Turun Jadi 130,4 Miliar Dolar AS
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) menghantam mata uang banyak negara, termasuk Indonesia.

Nilai tukar rupiah pada hari ini (28/9/2022) ditutup pada level Rp15.266 per dolar AS, melemah sebesar 0,94 persen atau 142,5 poin.

RelatedPosts

Masyarakat Antusias Mudik Gratis, Tiket Mudik Bareng Pertamina 2026 Ludes

Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Lanjutkan Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia

Fitch Ratings Merevisi Prospek kredit Indonesia menjadi Negatif Sebelumnya Stabil

Pelemahan nilai tukar rupiah juga terjadi seiring dengan pelemahan sebagian besar mata uang negara di kawasan Asia, misalnya won Korea yang melemah sebesar 1,27 persen, yuan China melemah 0,90 persen, dan ringgit Malaysia 0,34 persen terhadap dolar AS.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo menyampaikan bahwa penguatan dolar AS yang terjadi saat ini dipengaruhi oleh pengetatan kebijakan moneter the Fed yang akan lebih agresif ke depan.

“Penguatan dolar AS terjadi terhadap mata uang global [across the board] tercermin pada dolar index. Dolar AS menguat lebih signifikan terhadap mata uang negara maju,” katanya kepada Bisnis, Rabu (28/9/2022).

Dia menjelaskan, pelemahan mata uang negara maju terhadap dolar AS jauh lebih signifikan dibandingkan dengan mata uang di negara berkembang.

“Kita lihat dalam beberapa waktu terakhir poundsterling Inggris dan yen Jepang serta mata uang negara maju lainnya melemah signifikan sehingga harus diintervensi oleh otoritas. Suatu hal yang jarang mereka lakukan sebelumnya,” kata Dody.

Sementara itu, dia mengatakan penguatan dolar AS terhadap mata uang negara emerging markets masih terukur, termasuk rupiah.

“Hal ini karena prospek ekonomi yang positif dan tekanan inflasi di emerging market tidak sebesar negara maju,” jelas Dody.

Pada kesempatan berbeda, Ekonom sekaligus Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menyampaikan bahwa pelemahan rupiah, dipengaruhi oleh beberapa faktor, terutama dipicu oleh agresivitas kebijakan moneter di negara maju.

Kebijakan kenaikan suku bunga yang agresif menyebabkan aliran modal keluar dari negara berkembang dan menekan mata uang negara-negara tersebut, termasuk Indonesia.

“Kemudian tingginya inflasi di negara berkembang memicu kekhawatiran terjadinya tekanan pada sektor keuangan,” katanya.

Dia menambahkan, kondisi ini diperparah dengan adanya ancaman resesi ekonomi secara global, sehingga investor cenderung mengamankan aset ke instrumen yang lebih aman.

Bhima memperkirakan rupiah ke depan masih berpotensi melemah hingga ke level Rp15.500 per dolar AS.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Brantas Abipraya Tabur Bibit Ikan di Danau Archipelago Taman Mini Indonesia Indah

Next Post

Waskita Beton Precast Kerahkan 4 Pabrik Penuhi Suplai Proyek Jalan Tol Kataraja

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Masyarakat Antusias Mudik Gratis, Tiket Mudik Bareng Pertamina 2026 Ludes

5 Maret 2026
Mitratel Bukukan Kenaikan Pendapatan 12,9 Persen Hingga Juli 2020
Anak Perusahaan

Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Lanjutkan Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia

5 Maret 2026
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Fitch Ratings Merevisi Prospek kredit Indonesia menjadi Negatif Sebelumnya Stabil

5 Maret 2026
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
Berita

Tantangan ANTAM Memastikan Emas dari Penambang Rakyat Memenuhi Standar LBMA

5 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Indonesia: Konsolidasi Galangan Kapal Libatkan Industri Pendukung Maritim Dalam Negeri

4 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

BYOND by BSI Luncurkan Fitur Baru, Perkuat Layanan Lewat Ekosistem E-Commerce

4 Maret 2026
Next Post
Waskita Beton Precast Lakukan Penandatanganan Kontrak Pengadaan Bantalan Beton Kemenhub

Waskita Beton Precast Kerahkan 4 Pabrik Penuhi Suplai Proyek Jalan Tol Kataraja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

2 hari ago
Telkomsel Perbarui Identitas dengan Hadirkan Logo Baru

Telkomsel Proyeksikan Trafik Data Meningkat 11% Periode Ramadan-Lebaran 2026

5 hari ago
Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN

Bisa Diperdagangkan di BEI, OJK Menerbitkan Aturan ETF Emas untuk Diversifikasi Investasi

15 jam ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Program Mudik Gratis PLN Buka Pendaftaran 25-28 Februari 2026

6 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Masyarakat Antusias Mudik Gratis, Tiket Mudik Bareng Pertamina 2026 Ludes

by redaksi
5 Maret 2026
0

Antusiasme dan minat masyarakat terhadap program Mudik Bareng Pertamina 2026 cukup tinggi. Masyarakat berburu tiket mudik secara online melalui laman...

Read more
Mitratel Bukukan Kenaikan Pendapatan 12,9 Persen Hingga Juli 2020

Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Lanjutkan Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia

5 Maret 2026
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Fitch Ratings Merevisi Prospek kredit Indonesia menjadi Negatif Sebelumnya Stabil

5 Maret 2026
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Tantangan ANTAM Memastikan Emas dari Penambang Rakyat Memenuhi Standar LBMA

5 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Indonesia: Konsolidasi Galangan Kapal Libatkan Industri Pendukung Maritim Dalam Negeri

4 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In