• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 3 Februari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bank Mandiri Mengumumkan Tidak Melakukan Konsolidasi Laporan Keuangan BSI dalam Laporan Keuangan Konsolidasian

by redaksi
31 Januari 2026
in Berita
0
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional

Dorong Keselamatan Berkendara di Area Tambang, PTBA Sukses Gelar Kompetisi Safety Driving

Infrastruktur Terintegrasi Pertamina di Indramayu Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Wilayah Jawa Barat Hingga Jakarta

 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mengumumkan bahwa perseroan tidak lagi melakukan konsolidasi atas laporan keuangan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BSI) dalam laporan keuangan konsolidasian Bank Mandiri.Ketentuan tersebut disampaikan dalam laporan informasi atau fakta material terkait penyesuaian pengelolaan perusahaan anak perseroan. Meski demikian, Bank Mandiri menegaskan bahwa tidak terdapat perubahan kepemilikan saham perseroan di BSI.

“Perseroan tidak lagi melakukan konsolidasi atas laporan keuangan BSI dalam laporan keuangan konsolidasian perseroan. Adapun kepemilikan saham Perseroan di BSI akan dicatat dan diakui sesuai dengan standar akuntansi yang relevan,” katanya dalam keterangan resmi yang diumumkan Bank Mandiri, Selasa (27/1/2026).

Bagaimana dampaknya? Bank Mandiri berisiko kehilangan penopang terbesar di antara entitas anak. Hingga kuartal III/2025, BSI mencatat laba bersih Rp5,56 triliun, naik dari Rp5,11 triliun tahun lalu. Dari total laba bersih entitas anak Bank Mandiri sebesar Rp8,45 triliun, separuh lebih berasal dari BSI.

Berdasarkan laporan kinerja entitas anak perseroan dalam presentasi Bank Mandiri, BSI menyumbang laba bersih terbesar dengan nilai mencapai Rp5,56 triliun per September 2025, tumbuh dari Rp5,11 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi aset, BSI yang sahamnya dimiliki 51,47% oleh Bank Mandiri mencatat total aset Rp416,57 triliun hingga September 2025, naik 4,14% secara kuartalan (QoQ) dan tumbuh 12,40% secara tahunan (YoY). Dengan capaian tersebut, BSI menyumbang sekitar 70,1% dari total aset seluruh entitas anak Bank Mandiri yang mencapai Rp593,83 triliun.

Dari jumlah itu, aset individu Bank Mandiri sebesar Rp1.919,66 triliun, yang berarti BSI sebagai anak usaha menyumbang sekitar Rp400,88 triliun atau lebih dari 16% dari aset konsolidasi.

Total aset gabungan seluruh anak usaha Bank Mandiri mencapai Rp593,83 triliun per September 2025, tumbuh 9,05% secara tahunan. Pertumbuhan ini ditopang oleh segmen perbankan dan asuransi yang masih menunjukkan peningkatan kinerja positif.

Dengan kontribusi dominan BSI dan pertumbuhan di sektor keuangan lainnya, Bank Mandiri berhasil mempertahankan momentum kinerja entitas anak secara konsolidasi.

Menurut data Bank Mandiri, total aset per September 2025 tercatat sebesar Rp2.563,36 triliun. Lalu total aset BSI per September 2025 sebesar Rp416,57 triliun.

Namun, Bank Mandiri hanya memiliki 51,47% saham di BSI. Maka, porsi aset BSI yang dikonsolidasikan ke dalam laporan Bank Mandiri adalah 51,47% dikalikan Rp416,57 triliun yaitu Rp214,4 triliun.

Jika BSI dilepas sepenuhnya alias de-konso­lidasikan, maka total aset Bank Mandiri akan turun sebesar porsi yang sebelumnya dikonsolidasikan. Aset Bank Mandiri sebesar Rp2.563,36 triliun dikurang Rp214,41 triliun. Hasilnya, aset Bank Mandiri tanpa BSI sekitar Rp2.348,95 triliun.

Respons Bank Mandiri Terhadap Dampak Lepasnya BSI

Dalam pengumuman tersebut, manajemen menjelaskan bahwa kepemilikan saham Bank Mandiri di BSI selanjutnya akan dicatat dan diakui sesuai dengan standar akuntansi yang relevan, seiring dengan perubahan tata kelola pengelolaan BSI pascapenyesuaian Anggaran Dasar dan kebijakan pemegang saham Seri A Dwiwarna

Bank Mandiri juga menegaskan bahwa penghentian konsolidasi tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif terhadap kegiatan operasional, kepatuhan hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

“Perseroan senantiasa mendukung langkah-langkah strategis yang ditetapkan oleh pemegang saham serta tetap selaras dengan arah kebijakan nasional dan mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi tersebut

Adapun, sebelumnya BSI mengumumkan resmi menyandang status sebagai Persero setelah perubahan Anggaran Dasar perseroan memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum Republik Indonesia. Perubahan tersebut merupakan tindak lanjut penyesuaian terhadap Undang-Undang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN).

Persetujuan perubahan Anggaran Dasar BSI ditetapkan melalui Keputusan Menteri Hukum RI Nomor AHU-0003351.AH.01.02.Tahun 2026 tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Syariah Indonesia Tbk., yang ditetapkan pada 23 Januari 2026.

Dalam pengumumannya tertanggal 26 Januari 2026, manajemen BSI menjelaskan bahwa perubahan Anggaran Dasar tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 22 Desember 2025.

Persetujuan juga telah dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Nomor 2 tanggal 5 Januari 2026 yang dibuat di hadapan notaris.

Secara administratif penulisan nama perseroan disesuaikan menjadi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS). Penyesuaian ini sekaligus menegaskan posisi BSI sebagai bank syariah milik negara yang berstatus Persero.

“Dengan telah efektifnya perubahan anggaran dasar perseroan sebagaimana dimaksud pada butir 1 maka secara administratif perseroan telah efektif berstatus sebagai Persero sehingga penulisan nama Perseroan pada pasal 1 Anggaran Dasar disesuaikan menjadi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.”, tulis pengumuman yang ditandatangani oleh Senior Vice President Wisnu Sunandar, dikutip Selasa (27/1/2026).

Penyesuaian anggaran dasar juga mencakup sejumlah ketentuan lain, antara lain penegasan jangka waktu berdirinya perseroan, penambahan hak istimewa Saham Seri A Dwiwarna, perubahan persyaratan pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris, serta penegasan larangan rangkap jabatan bagi Direksi dan Dewan Komisaris sesuai ketentuan UU BUMN.

Manajemen menyatakan, perubahan Anggaran Dasar tersebut telah berlaku efektif sejak diterbitkannya persetujuan Menteri Hukum dan telah dilaporkan kepada otoritas terkait sesuai ketentuan pasar modal.

Sebelumnya, status persero telah mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Senin (22/12/2025). Perubahan status ini ditandai dengan pengesahan perubahan anggaran dasar perseroan.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

CIO Danantara, Pandu Sjahrir Mengungkap Lembaganya Telah Masuk ke Pasar Modal dan Mengoleksi Sejumlah Saham

Next Post

BTN Targetkan Pertumbuhan Laba Bersih hingga 22% pada 2026

Related Posts

Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional

2 Februari 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Dorong Keselamatan Berkendara di Area Tambang, PTBA Sukses Gelar Kompetisi Safety Driving

2 Februari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Infrastruktur Terintegrasi Pertamina di Indramayu Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Wilayah Jawa Barat Hingga Jakarta

2 Februari 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Awali Tahun 2026, Len Industri Tingkatkan Penguatan Eksekusi, Budaya Kerja dan Kolaborasi

2 Februari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara, Rosan Roeslani Pastikan Belum Ada Pembicaraan Resmi Terkait Perombakan Direksi Bank BUMN

2 Februari 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Perkuat Integrasi Transportasi Pusat Kota Melalui Pembangunan Stasiun Bawah Tanah Glodok-Kota MRT Jakarta

2 Februari 2026
Next Post
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

BTN Targetkan Pertumbuhan Laba Bersih hingga 22% pada 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Pos Indonesia Menjadi Induk, Danantara Menargetkan Konsolidasi BUMN Logistik Tuntas Tahun 2026

4 hari ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Dirut BTN, Nixon L.P. Napitupulu Ungkap Alasan Bikin Anak Usaha

1 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Catat 131 Ribu Tiket Telah Dipesan

3 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Program Berbagi Seragam dan Alat Sekolah Bangkitkan Semangat Anak-anak Penyintas Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

6 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional

by redaksi
2 Februari 2026
0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja positif angkutan barang pada Januari 2026. Sepanjang periode tersebut, KAI mengangkut sebanyak 983.036...

Read more
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Dorong Keselamatan Berkendara di Area Tambang, PTBA Sukses Gelar Kompetisi Safety Driving

2 Februari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Infrastruktur Terintegrasi Pertamina di Indramayu Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Wilayah Jawa Barat Hingga Jakarta

2 Februari 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Awali Tahun 2026, Len Industri Tingkatkan Penguatan Eksekusi, Budaya Kerja dan Kolaborasi

2 Februari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara, Rosan Roeslani Pastikan Belum Ada Pembicaraan Resmi Terkait Perombakan Direksi Bank BUMN

2 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In