• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 23 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bank Syariah BUMN Potensi Rangkul Fintech untuk Pacu Penetrasi Pembiayaan UMKM

by redaksi
24 November 2020
in Anak Perusahaan, Berita
0
Remunerasi 2019, BNI Naik BTN Turun
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Platform teknologi finansial (fintech) berpotensi ikut menjadi mitra strategis perbankan syariah pelat merah dalam membangun ekosistem pembiayaan pelaku usaha produk halal di Indonesia.

Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS) Ventje Rahardjo mengungkap bahwa terbentuknya ekosistem industri keuangan syariah yang bulat telah menjadi target pemerintah hingga 2024.

RelatedPosts

Kebutuhan Rumah Rp500 Jutaan Meningkat Dorong KPR BSI

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

“Fintech peer-to-peer lending, sistem pembayaran digital syariah, dan marketplace halal memiliki peran penting untuk menstimulus pertumbuhan sektor industri halal Indonesia,” ujarnya dalam diskusi virtual bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Senin (23/11/2020).

Ventje menekankan peran fintech ini terutama dalam mendukung penyediaan kebutuhan layanan keuangan di kawasan industri halal (KIH). Baik dalam bentuk kemudahan transaksi, maupun penyediaan pinjaman terhadap para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) syariah.

Head of Digital Business PT Bank BNI Syariah Amirul Wicaksono sepakat bahwa kolaborasi, terutama bersama fintech lending, bakal mempercepat penetrasi pembiayaan UMKM.

Pasalnya, fokus dari merger BNI Syariah bersama PT Bank BRISyariah Tbk. dan PT Bank Syariah Mandiri bukan hanya berada di satu bidang. Segala kemungkinan untuk mempercepat proses bisnis di berbagai pangsa pasar akan begitu dipertimbangkan.

“Jadi di tahap konsolidasi ini, kita sedang dalam proses diskusi memilih segala sesuatu yang terbaik dari masing-masing perusahaan, sekaligus menambahkan yang selama ini belum ada di kita semua. Fintech pasti ambil peran di tengah era kolaborasi kami ini,” ungkapnya.

Amirul pun mengakui bahwa hal ini juga demi mengabulkan ekspektasi bahwa perbankan syariah harus menjadi penggerak utama ekonomi syariah. Serta mengatasi tantangan adanya fenomena banyaknya UMKM yang berada di ekosistem syariah, ketika naik kelas dan butuh modal yang tinggi kebanyakan masih diambil oleh perbankan konvensional, bukan perbankan syariah.

Dalam kesempatan yang sama, Lutfi Adhiansyah, Ketua Klaster Fintech Pendanaan Syariah AFPI sekaligus CEO PT Ammana Fintek Syariah (Ammana) yang menjelaskan bahwa potensi fintech lending syariah dalam menjangkau pelaku UMKM unbankable dan underserved terus berkembang.

Terkini, nilai akumulasi penyaluran pinjaman oleh 11 perusahaan fintech lending syariah terdaftar dan berizin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), telah mencapai lebih dari Rp1,2 triliun.

Adapun dari total penyaluran bersama para perusahaan konvensional dengan jumlah 156 perusahaan, kini nilainya mencapai Rp128,69 triliun per September 2020. Artinya, potensi pertumbuhan pasar pengguna platform fintech lending syariah, baik pendana (lender) maupun peminjam dana (borrower) masih bisa berkembang dan terus meningkat.

“Apalagi, fintech lending yang bermain di syariah itu biasanya memiliki fokus market yang spesifik. Ada yang fokus ke produktif lewat invoice, ada yang di properti, ada pula yang bisa mengombinasikannya dengan pembiayaan umrah dan haji. Potensi pengguna kita besar,” ungkapnya.

Lutfi menjelaskan bahwa potensi kebangkitan sektor-sektor yang telah diakomodasi fintech lending syariah diproyeksi akan semakin moncer pada 2021, atau setelah pandemi Covid-19 mereda. Misalnya, halal tourism, pembiayaan umrah dan haji, industri food & beverage (F&B) halal, serta para pelaku usaha halal lain di market spesifik syariah.

Sementara itu, COO PT Alami Fintek Sharia (Alami) Harza Sandityo mengatakan setelah Juni 2020, tren pengguna fintech lending syariah yang sempat terdampak pandemi telah mulai kembali ke arah normal. Harza melihat bahwa di platform-nya, sektor UMKM yang bergerak di jasa kesehatan dan telekomunikasi, menjadi salah satu yang potensial untuk berkembang dan perlu terus diperkenalkan dengan ekosistem keuangan syariah tingkat lanjut.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Telkomsel Ajak Komunitas Gaming Mengharumkan Nama Bangsa di SupergamerFest Awards

Next Post

Per 23 November 2020, PT PP Bukukan Kontrak Baru Senilai Rp17,42 Triliun

Related Posts

Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Kebutuhan Rumah Rp500 Jutaan Meningkat Dorong KPR BSI

23 Januari 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
Anak Perusahaan

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

23 Januari 2026
Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri
Berita

InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

23 Januari 2026
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa
Anak Perusahaan

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Potensi Serapan PPN Transaksi Luar Negeri oleh Anak Usaha BUMN Mencapai Rp84 triliun per tahun

23 Januari 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Nuon Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Program ‘Thrift & Give’

23 Januari 2026
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

Stasiun Jatake Siap Beroperasi Akhir Januari 2026, Menopang Mobilitas Usia Produktif dan Dinamika Ekonomi Kawasan Penyangga Ibu Kota

23 Januari 2026
Next Post
Kerja Sama PTPP dan Pelindo Energi Logistik Terkait Partner Strategis untuk Proyek-proyek LNG

Per 23 November 2020, PT PP Bukukan Kontrak Baru Senilai Rp17,42 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Hadiri World Economic Forum 2026, Danantara Membangun Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Global

4 hari ago
Adhi Karya Apresiasi Penurunan Suku Bunga Acuan

Perkuat Tanggap Darurat di Aceh, Manajemen ADHI Tegaskan Dukungan Pemulihan Pascabencana

5 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Sukses Gelar Satgas Natal dan Tahun Baru, Bersiap Hadapi Masa Ramadan 1447 Hijriah

4 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Bank Mandiri Menilai Konsumsi Domestik Penopang Utama Pertumbuhan Ekonomi Awal 2026

5 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Kebutuhan Rumah Rp500 Jutaan Meningkat Dorong KPR BSI

by redaksi
23 Januari 2026
0

Di tengah tantangan ekonomi dan permintaan masyarakat yang fluktuatif, kinerja pembiayaan konsumer PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memiliki tren...

Read more
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

23 Januari 2026
Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri

InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

23 Januari 2026
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Potensi Serapan PPN Transaksi Luar Negeri oleh Anak Usaha BUMN Mencapai Rp84 triliun per tahun

23 Januari 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Nuon Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Program ‘Thrift & Give’

23 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In