• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 14 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bank Syariah Indonesia Sukses Himpun Porsi Dana Murah di Atas 50 persen

by redaksi
22 Mei 2021
in Berita
0
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. mampu menghimpun porsi dana murah di atas 50 persen sehingga dapat bersaing dengan perbankan konvensional.

Komisaris Utama BSI Mulya E. Siregar mengungkapkan perbankan syariah harus mampu meningkatkan dana murah melalui peningkatan tabungan wadiah. Hal itu dapat dilakukan dengan pendekatan yang baik kepada hijrah community dan layanan digital yang 24/7 (24 hours/7 days a week).

RelatedPosts

Jelang Dioperasikan Secara Fungsional, Hutama Karya dan Gubernur Sumatra Selatan Cek Kesiapan Tol Palembang-Betung

BSI dan OJK Gerakkan 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah, Dorong Percepatan Inklusi Nasional

BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di Lebih dari 10 Kota, Salurkan 80 Ribu Paket Pangan dan Santunan

Strategi itu pula yang sudah diterapkan di Bank Syariah Indonesia dalam menghimpun dana murah dengan mendorong tabungan wadiah. Dia menyebutkan saat ini porsi CASA atau dana murah di BSI mencapai 57,76 persen dan sebagian besar komposisinya berasal dari tabungan wadiah atau sebesar 33,41 persen.

Mulya mengatakan hal itu dapat dicapai karena BSI melakukan pendekatan spiritual, sosial, dan finansial. Menurutnya, tabungan wadiah menjadi keunggulan perbankan syariah yang tidak dimiliki perbankan konvesional.

“Saat ini masyarakat kita banyak yang melakukan hijrah atau hijrah community. Mereka ingin menanamkan dananya di wadiah dan tidak meminta return. Ini merupakan sumber dana murah, yang penting anytime anywhere saya bisa lakukan dengan cepat, kuncinya adalah digital banking,” katanya dalam Halal bi Halal Pegiat Ekonomi Syariah Nasional 1442 H secara virtual, dikutip Jumat (21/5/2021).

Menurutnya, hal itu yang harus dimanfaatkan dan dipersiapkan oleh bank syariah yakni dengan menggerakan tabungan wadiah. Sebab, tantangan bank syariah saat ini yakni bagaimana mendorong dana murah yang saat ini porsinya kurang dari 50 persen.

Berdasarkan data OJK dalam 8 tahun terakhir, porsi dana murah perbankan syariah masih di kisaran 37-48 persen, sedangkan perbankan umum di kisaran 52-57 persen. Ini menunjukkan bank syariah masih beroperasi dengan dana mahal, sedangkan bank umum sudah mampu beroperasi dengan dana murah karena CASA-nya di atas 50 persen.

Mulya mengatakan konsekuensi penghimpunan dari dana mahal, maka penyaluran dananya menjadi mahal. Hal ini pula yang sering dikritik oleh masyarakat karena pricing bank syariah tidak kompetitif.

“Tanpa dana murah, perbankan syariah akan kesulitan untuk bersaing dengan perbankan konvensional,” katanya.

Mulya menyebutkan tantangan lain perbankan syariah yakni harus siap melayani generasi milenial. Ini adalah generasi yang menjadi pasar potensial bagi perbankan syariah karena penduduk Indonesia didominasi oleh generasi milenial dan gen z.

“Perbankan syariah harus mampu dalam melayani kebutuhan generasi milenial. Salah satu caranya yakni menyediakan layanan berbasis digital,” sebutnya.

Tantangan berikutnya, perbankan syariah harus siap dalam membiayai proyek-proyek infrastruktur. Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu prioritas yang gencar diwujudkan oleh pemerintah. Masifnya pembangunan tersebut tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Pemerintah tidak bisa membiayai sendiri melalui anggaran pendapatan belanja negara (APBN). Karena itu perbankan syariah harus siap mendukung pemerintah dalam kontribusi pada pembiayaan infrastruktur.

“Kami di BSI sudah mulai melakukan pembiayaan infrastruktur dengan berkerja sama dengan induk kami. Sambil kami belajar dengan induk bagaimana melakukan pembiayaan infrastruktur sampai dengan nanti BSI bisa melakukan pembiayaan infrastruktur secara mandiri,” terangnya.

Di samping itu, perbankan syariah harus siap membantu nazir dalam penghimpunan dana wakaf dan pemanfaatannya. Kesiapan perbankan syariah dengan dukungan IT yang mumpuni diharapkan dapat menguatkan peran perbankan syariah dalam menjamin keamanan dan transparansi pengelolaan dana wakaf.

Berikutnya, perbankan syariah harus siap menaikkan kelas UMKM. Peran UMKM terhadap ekonomi nasional sangatlah signifikan. Dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN), salah satu program pemerintah adalah mendorong peningkatan daya tahan UMKM. Perbankan syariah harus siap berkontribusi dalam membantu nasabah UMKM agar naik kelas.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Persoalan Menimpa Jiwasraya Jadi Pembelajaran Penting Industri Asuransi

Next Post

Elnusa Dapatkan Kredit dari Bank Mandiri Senilai Rp288 Miliar

Related Posts

Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Jelang Dioperasikan Secara Fungsional, Hutama Karya dan Gubernur Sumatra Selatan Cek Kesiapan Tol Palembang-Betung

13 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

BSI dan OJK Gerakkan 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah, Dorong Percepatan Inklusi Nasional

13 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di Lebih dari 10 Kota, Salurkan 80 Ribu Paket Pangan dan Santunan

13 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Anak Perusahaan

Kontribusi Signifikan dari Anak Usaha BRI pada Laba Rp57,13 triliun pada 2025

13 Maret 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Dari Kampus ke Dunia Kerja Program Ikatan Kerja ULBI Siapkan Talenta Logistik untuk Pos Indonesia

13 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Dukung Konektivitas Laut Timor Leste, PAL Indonesia Tuntaskan Perbaikan MV Berlin Ramelau

13 Maret 2026
Next Post
Antisipasi DBD di Tengah Covid-19, Elnusa Fogging Lingkungan Warga Sekitar

Elnusa Dapatkan Kredit dari Bank Mandiri Senilai Rp288 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020

Sampel Produk Jasmine Aren Tembus Hongkong, PUSRI Dukung UMK Sumsel Go Global

1 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Face Recognition KAI Digunakan 1,7 Juta Pelanggan di Awal 2026, Hemat Lebih dari Rp63 Juta dan Kurangi Penggunaan Kertas

5 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Presiden Prabowo Subianto Pertimbangkan Menempatkan Utusan Khusus di Masing-masing BUMN

2 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pertamina Geothermal Energy Membukukan Laba Bersih Senilai Rp2,34 triliun Sepanjang 2025

3 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Jelang Dioperasikan Secara Fungsional, Hutama Karya dan Gubernur Sumatra Selatan Cek Kesiapan Tol Palembang-Betung

by redaksi
13 Maret 2026
0

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) bersama Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru meninjau langsung kesiapan operasional fungsional Ruas Tol Palembang–Betung...

Read more
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020

Sampel Produk Jasmine Aren Tembus Hongkong, PUSRI Dukung UMK Sumsel Go Global

13 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI dan OJK Gerakkan 5.000 Duta Literasi Keuangan Syariah, Dorong Percepatan Inklusi Nasional

13 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Gelar Safari Ramadan 2026 di Lebih dari 10 Kota, Salurkan 80 Ribu Paket Pangan dan Santunan

13 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

Kontribusi Signifikan dari Anak Usaha BRI pada Laba Rp57,13 triliun pada 2025

13 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In