• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 5 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bayang-bayang Indonesia Masuk Zona Resesi Ekonomi pada Kuartal III/2020

by redaksi
6 Agustus 2020
in Berita
0
Pembangunan Proyek Infrastruktur Dasar di Ibu Kota Negara Direncanakan Mulai Akhir 2020
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2020 tak sesuai harapan. Pertumbuhan kuartal II-2020 pun diperkirakan negatif. Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mewanti-wanti kalau Indonesia akan masuk zona resesi.

“Di kuartal II-2020, ekonomi bisa tumbuh di kisaran negatif 3,26% hingga negatif 3,88% dalam skenario berat. Sementara pada kuartal III-2020 bisa di kisaran negatif 1,3% hingga minus 1,75% untuk skenario berat,” kata  Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad.

RelatedPosts

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

Tauhid menyampaikan, kemungkinan terburuk terjadinya resesi ini dengan asumsi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tidak terimplementasikan dengan cepat. Apalagi, dengan berkaca dengan kondisi sekarang, penyerapan anggaran PEN masih tergolong rendah.

Saat ini dampak negatif Covid-19 semakin menggerogoti perekonomian baik itu masyarakat, sektor usaha, industri perdagangan, pariwisata, dan lain-lain. Dengan masih adanya Covid-19, ini membuat sektor-sektor tersebut terpuruk.

Selain itu, Tauhid juga mengatakan, salah satu hal yang mampu menjadi dasar kuatnya pondasi perekonomian domestik adalah investasi. Di tengah melambatnya perekonomian global akibat pandemi ini, penanaman modal dalam negeri (PMDN) perlu dioptimalkan. Untuk itu, perlu adanya rekonstruksi arsitektur investasi padat karya.

Upaya tersebut bisa dilakukan dengan perkuat pola kemitraan strategis antara pelaku usaha besar dengan UMKM. Sambil menyelam minum air, ini juga akan mampu meningkatkan peran UMKM dan memacu perbaikan produktivitas.

Di sinilah peran Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) diperlukan. BKPM bisa menjadi salah satu daya bagi Indonesia dalam menanggulangi risiko resesi. Untuk itu, ia menyarankan agar BKPM perlu melakukan pemetaan lebih dalam terhadap distribusi investasi baik itu regional dan sektoral.

Ekonom INDEF Bhima Yudhistira menambahkan, beberapa negara telah mengumumkan mengalami resesi pada kuartal II-2020. Menurut Bhima, ini akan menyeret Indonesia ke jurang resesi pada kuartal III-2020.

“Dari sisi investasi misalnya, negara yang resesi ini adalah negara yang termasuk ke dalam top 5 negara asal investasi asing terbesar Indonesia. Singapura dan Hong Kong misalnya. Perusahaan asing yang berada di Indonesia kantor pusatnya banyak di Singapura dan Hong Kong,” kata Bhima.

Bila negara asal investasi terganggu, maka keputusan investasi di Indonesia bisa tertunda sampai ada tanda pemulihan yang pasti. Imbasnya kemudian pada serapan tenaga kerja dari investasi asing atau PMA pasti menurun di sepanjang tahun 2020.

Dari sisi perdagangan, negara di kawasan Asia yg resesi juga punya peran strategis sebagai hub produk ekspor Indonesia sebelum masuk ke China. Risiko yang muncul, permintaan ekspor Indonesia bisa menjadi turun.

“Bahkan, neraca dagang Indonesia meskipun surplus tapi mencerminkan adanya tekanan pada sisi ekspor sepanjang Januari 2020 – Juni 2020 minus 5,49% yoy,” tambahnya.

Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa pulih lebih lama. Dalam skenario terburuk, ekonomi Indonesia bahkan bisa pulih dalam skenario L-shaped. Untuk itu, Bhima pun mengimbau agar stimulus PEN yang dianggarkan oleh pemerintah bisa cepat terealisasikan.

“Jika stimulus PEN belum terealisasi dengan cepat maka bisa lebih lama pemulihannya dan bisa L shaped sulit kembali ke 5%,” tandasnya.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Kimia Farma Telah Serap 53 Persen Belanja Modal Sampai Juni 2020

Next Post

BNI Peringkat Teratas Penyedia Kredit Sindikasi di Indonesia

Related Posts

33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

5 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

5 Maret 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

5 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Perluas Segmen Pasar Sektor Energi, PAL Indoensia Siap Garap Fasilitas Gas Mako

5 Maret 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
Berita

Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan

5 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Berita

Wujudkan Hunian Layak dan Berkualitas, BRI Perkuat Program Gentengisasi melalui Skema KUR Perumahan

5 Maret 2026
Next Post
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Peringkat Teratas Penyedia Kredit Sindikasi di Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Semangat Baru KAI Commuter

KAI Commuter dan DJKA Resmi Memperpanjang Rute Commuter Line Supas hingga Stasiun Probolinggo

7 jam ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan

3 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Peringati HUT Ke-48, Jasa Marga Percepat Transformasi Infra as Structure Menuju Infra as Culture dalam Mewujudkan Komitmen Melayani Sepenuh Hati

3 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI Raih Sertifikasi ISO Global 27701:2019 Untuk Etika Digital dan Pelindungan Data Nasabah

4 hari ago
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Sinergi Len Incorporated Salurkan Ribuan Paket Sembako dalam Program “Ramadhan Berbagi 1447 H”

by redaksi
5 Maret 2026
0

Di tengah indahnya kebersamaan menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1447 H, PT Len Industri (Persero) selaku Holding DEFEND...

Read more
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

5 Maret 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

5 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Perluas Segmen Pasar Sektor Energi, PAL Indoensia Siap Garap Fasilitas Gas Mako

5 Maret 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Bio Farma Salurkan 1.650 Paket Sembako Ramadan, Hadir Bersama Masyarakat di Momentum Kebersamaan

5 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In