• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 23 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Bio Farma Pastikan Ketersediaan Vaksin Cukupi untuk 181,5 juta Masyarakat Sampai Akhir Tahun Ini

by redaksi
23 Juni 2021
in Berita
0
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
0
SHARES
25
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Bio Farma (Persero) selaku importir tunggal vaksin untuk penanganan Covid-19 memastikan jumlah dosis yang tiba sampai dengan akhir tahun ini mencukupi untuk 181,5 juta masyarakat. Hal ini menjadi kabar baik di tengah kembali melonjaknya kasus positif Covid-19.

Juru Bicara sekaligus Sekretaris Perusahaan PT Bio Farma (Persero) Bambang Heriyanto mengatakan perseroan melalui kerja sama dengan sejumlah kementerian telah mendapatkan komitmen sebanyak 120 juta dosis tambahan dari Sinovac sampai dengan akhir 2021.

RelatedPosts

Kampung Ramadan Prambanan: Pererat Silaturahmi Melalui Pemberdayaan UMKM dan Berbagi Kebahagiaan di Ramadan Penuh Makna

SIER Memberangkatkan Ratusan Pemudik melalui Program Mudik Gratis 2026

Sinergi DPR RI, BP BUMN, dan Danantara Perkuat Masa Depan Industri Baja Nasional

“Untuk Sinovac, awalnya perusahaan hanya mendapatkan 140 juta dosis sampai dengan Oktober 2021. Kemudian, kami melakukan negosiasi dan mendapatkan tambahan sebanyak 120 juta dosis. Jadi, sampai akhir tahun kami menyiapkan 260 juta dosis dari Sinovac. Kami harapkan bisa segera,” ujar Bambang ketika dihubungi, Selasa (22/6/2021)

Selain Sinovac, lanjutnya, Bio Farma sudah memegang komitmen dari sejumlah produsen untuk memenuhi kebutuhan 181,5 juta populasi dengan total vaksin sebanyak 363 juta dosis.

Dari perjanjian multilateral dengan COVAX/GAVI, ujarnya, sudah datang sebanyak 8 juta dosis dari komitmen awal 11 juta dosis. Sementara dari sumber lain, AstraZeneca memberikan komitmen sebanyak 50 juta dosis. Demikian pula Novavax sebanyak 50 juta dosis.

Bambang mengatakan pemerintah terus melakukan negosiasi untuk pengadaan vaksin skema multilateral dengan COVAX/GAVI dengan kemungkinan mendapatkan penambahan sekitar 10 – 20 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

Dari upaya tersebut, dia berharap bisa didatangkan vaksin sebanyak 54 juta dosis sehingga jumlah dosis vaksin yang dimiliki oleh pemerintah hingga akhir 2021 sudah mendekati 400 juta dosis. Jumlah tersebut, lanjutnya, sudah memenuhi kebutuhan vaksin nasional

Selain itu, kebutuhan vaksin di Tanah Air akan ditambah dengan pengadaan untuk program Vaksinasi Gotong Royong dari Sinopharm dan CanSino. Dari Sinopharm sudah didapatkan komitmen sebanyak 15 juta dosis hingga akhir tahun, sedangkan vaksin CanSino sebanyak 5 juta dosis hingga November.

Namun, upaya tersebut bukan berarti tidak memiliki potensi kendala. Bambang mengatakan tinggi kebutuhan vaksin global saat ini tidak diiringi dengan jumlah ketersediaan yang dapat dipasok. Selain itu, produsen seperti Sinovac tidak hanya secara khusus memasok vaksin untuk Bio Farma.

“Kemudian, kami harus menyinkronkan timeline produksi Sinovac dengan kebutuhan Bio Farma,” jelasnya.

Dengan demikian, lanjutnya, percepatan pengadaan memerlukan upaya dan kerja keras dari berbagai pihak karena adanya kondisi tarik menarik tersebut. Tentunya, pemerintah harus bekerja keras secara bersama-sama untuk mengamankan ketersediaan vaksin untuk kebutuhan nasional.

Pada perkembangan lain, Kementerian Kesehatan secara khusus telah menjalin komunikasi dan negosiasi dengan produsen asal Amerika Serikat, Pfizer.

Dihubungi secara terpisah, Juru Bicara Kementerian Kesehatan untuk penanganan Covid-19 Siti Nadia Tarmidzi mengatakan Pfizer akan mengirimkan vaksin ke Tanah Air. Dia mengatakan pemerintah akan mendatangkan Pfizer sebanyak 50 juta dosis.

“Mereka [Pfizer] berencana mulai mengirimkan vaksin mulai Agustus [2021],” ujar Nadia.

Adapun, jumlah vaksin merek Pfizer yang akan didatangkan secara bertahap tersebut sebanyak 7-12 juta setiap bulan dan digunakan dalam program vaksinasi yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Hingga Akhir Tahun 2021, BRI Target Pertumbuhan Kredit UMKM Mencapai 7 Persen

Next Post

Menteri BUMN Erick Thohir Cek Pastikan Ketersediaan Obat-Obatan Produksi BUMN

Related Posts

Wagub KGPAA Paku Alam X Apresiasi Kinerja Satgas Bencana Nasional BUMN Korwil DIY
Berita

Kampung Ramadan Prambanan: Pererat Silaturahmi Melalui Pemberdayaan UMKM dan Berbagi Kebahagiaan di Ramadan Penuh Makna

23 Maret 2026
SIER Rayakan Hari Jadi yang Ke 46
Berita

SIER Memberangkatkan Ratusan Pemudik melalui Program Mudik Gratis 2026

23 Maret 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
Berita

Sinergi DPR RI, BP BUMN, dan Danantara Perkuat Masa Depan Industri Baja Nasional

23 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Pupuk Kaltim, Pupuk Kujang, IPC
Berita

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, 124 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan Baiturrahman Pupuk Kaltim

23 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

Kilang Dumai Tingkatkan Silaturahmi dan Kepedulian Sosial Selama Ramadan 1447 Hijriah

23 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

23 Maret 2026
Next Post
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir Cek Pastikan Ketersediaan Obat-Obatan Produksi BUMN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

Sambut Idulfitri, TIMAH Serahkan Ratusan Paket Sembako di Bangka Selatan

4 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Capai Rp25,1 Triliun

2 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Berangkatkan 1.496 Peserta, KESDM Bersama PLN dan BUMN Energi Fasilitasi Mudik Gratis ke 20 Rute Tujuan

2 hari ago
Luncurkan Identitas Baru, Bank Syariah Nasional Siap Gebrak Industri Syariah Indonesia

BSN Optimalkan Layanan Kantor Cabang Selama Libur Lebaran

1 hari ago
Wagub KGPAA Paku Alam X Apresiasi Kinerja Satgas Bencana Nasional BUMN Korwil DIY
Berita

Kampung Ramadan Prambanan: Pererat Silaturahmi Melalui Pemberdayaan UMKM dan Berbagi Kebahagiaan di Ramadan Penuh Makna

by redaksi
23 Maret 2026
0

InJourney Destination Management menghadirkan Kampung Ramadan Prambanan di area Kantor Pusat IDM, Prambanan, Sleman, Jumat (6/3/2026). Kegiatan yang dimeriahkan dengan...

Read more
SIER Rayakan Hari Jadi yang Ke 46

SIER Memberangkatkan Ratusan Pemudik melalui Program Mudik Gratis 2026

23 Maret 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Sinergi DPR RI, BP BUMN, dan Danantara Perkuat Masa Depan Industri Baja Nasional

23 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Pupuk Kaltim, Pupuk Kujang, IPC

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, 124 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan Baiturrahman Pupuk Kaltim

23 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Kilang Dumai Tingkatkan Silaturahmi dan Kepedulian Sosial Selama Ramadan 1447 Hijriah

23 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In