Danantara akan memberikan dukungan dari sisi pendanaan dan akan mengerahkan BUMN-BUMN Karya untuk mengeksekusi proyek konstruksi.
CEO Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan jumlah 140 unit apartemen tersebut akan dibangun secara bertahap. Groundbreaking proyek rumah susun subsidi ini sendiri dimulai hari ini, Minggu (8/3/2026) sekaligus penyerahan tanah hibah secara simbolis di lokasi.
“Menurut saya ini adalah suatu sejarah yang sangat luar biasa yang mungkin baru pertama kali dijalankan dalam satu proyek, satu lokasi, dengan kebersamaan semua pihak membangun 140.000 unit,” kata Rosan.
Rosan menilai multiplier efek dari proyek pembangunan 140.000 unit apartemen tersebut sangat luas mulai dari serapan tenaga kerja, pemberdayaan masyarakat, hingga putaran roda ekonomi yang ditimbulkan untuk mendukung target PDB nasional 8%.
Rosan juga menjelaskan dalam proyek ini Danantara ambil bagian sebagai pendukung pembiayaan dengan cara mengerahkan BUMN-BUMN untuk berkolaborasi.
“Dari pembiayaan kita akan dukung secara full. Di kami kan ada BUMN-BUMN Karya yang kita bekerja sama juga di dalam proyek ini. Tentunya bersama kontraktor swasta lainnya, kita akan berkolaborasi. Jadi itu peran Danantara di proyek Meikarta ini,” tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo menjelaskan sektor properti khususnya rumah hunian dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional di saat pemerintah menargetkan pertumbuhan PDB 8%.
Adik kandung Presiden Prabowo tersebut juga menyatakan terima kasih kepada Keluarga Riyadi sebagai konglomerat Grup Lippo yang memberikan tanahnya kepada pemerintah.
“Ternyata industri perumahan, dan saya kira ini sudah pasti sudah dihafal Pak Mochtar, Pak James [Riady] dan Pak John [Riady] kalau perumahan itu dampak multiplier terhadap ekonomi kita bisa luar biasa, bisa berdampak 1,5 sampai 5 kali, ada yang bilang 2,5 kali. Berarti setiap rupiah kita keluarkan untuk perumahan, untuk properti, ini dampaknya luar biasa,” ujar Hashim.
Sumber Bisnis, edit koranbumn












