Sejumlah aset yang diakuisisi yaitu Hotel Novotel Makkah Thakher City dan 14 bidang tanah di Makkah untuk mendukung layanan jemaah haji dan umrah Indonesia.
Lokasi aset tersebut hanya 2,5 kilometer dari Masjid Alh-Haram, Makkah. Pengembangan aset ini akan dilakukan dalam satu masterplan terpadu yang mencakup fasilitas perhotelan, ritel, dan sarana pendukung lainnya.
Proyek ini didukung juga oleh Al Khomasiah Real Estate Development dan berkoordinasi dengan otoritas terkait di Arab Saudi dan Indonesia untuk memastikan keselarasan regulasi dan perencanaan jangka panjang.
Dalam perjanjian itu, DIM dan Thakher Development Company menyepakati akuisisi Novotel Makkah Thakher City yang telah beroperasi dengan kapasitas 1.461 kamar, serta 14 bidang tanah seluas total sekitar 4,4 hektare yang dialokasikan untuk pengembangan di masa depan.
Adapun, seluruh aset itu akan dikembangkan dalam satu masterplan terpadu yang mencakup fasilitas perhotelan, ritel, dan sarana pendukung lainnya, sejalan dengan kerangka pengembangan urban Kota Makkah.
Danantara menyebut investasi pada fase awal tersebut juga mencakup aset-aset pengembangan berorientasi hospitality dengan potensi kapasitas hingga sekitar 5.000 kamar hotel. Namun, realisasi pengembangan tersebut tetap bergantung pada studi lanjutan serta persetujuan regulator yang berlaku.
Profil Thakher Development Company
Pengembang properti asal Arab Saudi ini fokus pada kawasan terintegrasi di Makkah yang mencakup hotel, ritel, hingga menara hunian. Pengembangan terbesarnya yaitu Thakher Makkah dekat dengan Masjidil Haram.
Adapun, proyek Thakher Makkah sendiri mencakup 85 hotel, apartemen full furnished, pusat belanja yang dirancang dapat menampung hingga juttan jamaah haji setiap tahun.
Di sektor hotel, brand internasional yang dikembangkan di area tersebut yakni Novotel dan Radisson. Tak hanya itu, Thakher juga terlibat dalam proyek-proyek seripa di kawasan Jeddah dan Madinah.
Pengembang berbasis di Riyadh, Arab Saudi ini disebut telah berdiri dan mengembangkan aset properti sejak 2012. Saat ini perusahaan tersebut dinahkodai Faisal Adnan Shaker sebagai Chief Executive Officer (CEO).
Perusahaan tersebut mengklaim telah menyerap lebih dari 18.000 pekerja tidak langsung. Luas total lahan yang dikembangkan mencapai 320.000 meter persegi.
Baru-baru ini Thakher Development menandatangani perjanjian juga dengan BLME Financial Company yang akan mengakuisisi 3 bidang tanah di proyek Thakher untuk membangun menara apartemen hunian mewah dengan nilai lebih dari 1 miliar riyal saudi.
Sumber Bisnsi, edit koranbumn















