• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 21 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Dapat Suntikan Danantara Rp23 triliun, Garuda Indonesia Masih Mengalami Defisit hingga Akhir 2025

by redaksi
21 Maret 2026
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

Jadi Andalan Pelaku Usaha, Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Gilimanuk Berbenah Cepat, Arus Padat Berhasil Dikendalikan Penuh

BULOG Salurkan Serentak Bantuan Pangan Nasional, Dirut BULOG Serahkan Secara Simbolis di Marunda

Baru saja mendapat suntikan dana Rp23,67 triliun dari BPI Danantara, kinerja keuangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) masih dibayangi tekanan berat.

Hingga akhir 2025, maskapai pelat merah itu mencatat defisit dengan akumulasi kerugian mencapai US$3,83 miliar atau sekitar Rp64,3 triliun (kurs Rp16.780).

Pendanaan dari Danantara diperoleh pada 5 Desember 2025 dalam bentuk capital injection senilai Rp23,67 triliun atau setara US$1,42 miliar.

Dana itu terdiri atas konversi pinjaman pemegang saham senilai Rp6,65 triliun serta penyertaan modal tunai sebesar Rp17 triliun.

Meski telah mendapat tambahan modal jumbo, posisi defisit GIAA justru masih meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar US$3,50 miliar atau sekitar Rp58,7 triliun.

Sepanjang 2025, perseroan juga membukukan rugi bersih sebesar US$319,39 juta atau sekitar Rp5,36 triliun, membengkak dari rugi tahun sebelumnya sebesar US$69,78 juta.

Tekanan kinerja tersebut sejalan dengan penurunan pendapatan, di mana segmen penerbangan berjadwal turun 8,30% secara tahunan menjadi US$2,51 miliar.

Direktur Utama GIAA Glenny Kairupan menerangkan tekanan kinerja itu disebabkan karena terbatasnya kapasitas produksi pada semester I-2025.

“Di mana jumlah unserviceable aircraft masih menunggu scheduled maintenance,” kata Glenny lewat siaran pers, Kamis (19/3/2026).

Selain itu, Glenny menambahkan, posisi rugi bersih sepanjang tahun lalu turut dipengaruhi oleh fluktuasi kurs dan peningkatan biaya fixed cost seiring program pemulihan serviceability armada.

“Garuda Indonesia Group terus memaksimalkan jumlah serviceable aircraft di akhir 2025 menjadi sedikitnya 99 armada dari sebelumnya sekitar 84 armada per Juni 2025,” kata dia.

Adapun total unserviceable armada pada akhir tahun 2025 sebanyak 43 pesawat yang saat ini tengah dalam tahapan penyelesaian perawatan armada.

Di tengah tantangan optimalisasi kapasitas produksi tersebut, jumlah penumpang tercatat 21,2 juta sepanjang 2025, terkoreksi 10,5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Tekanan kinerja Garuda Indonesia di tahun buku 2025 juga turut dipengaruhi oleh penurunan passenger yield, pelemahan nilai tukar Rupiah, serta tantangan rantai pasok industri aviasi global yang berdampak pada biaya dan proses perawatan.

Adapun, pendapatan dari penerbangan tidak berjadwal hanya naik tipis 2,13% menjadi US$340,88 juta, belum cukup mengimbangi pelemahan di segmen utama.

Di sisi lain, beban usaha GIAA tercatat relatif stagnan dengan beban operasional penerbangan sebesar US$1,54 miliar, beban pemeliharaan dan perbaikan US$661,36 juta, beban kebandaraan US$249,14 juta dan beban pelayanan penumpang sebesar US$216,36 juta.

Dari sisi neraca, total aset GIAA tercatat sebesar US$7,43 miliar atau sekitar Rp125 triliun pada 2025.

Di sisi lain, total liabilitas mencapai US$7,33 miliar, sementara ekuitas perseroan hanya sebesar US$91,91 juta atau sekitar Rp3,24 triliun.

Penguatan Modal

Lewat dukungan pendanaan dari Danantara, GIAA mencatatkan perbaikan pada posisi ekuitas yang berbalik positif US$91,9 juta per 31 Desember 2025, dari posisi negatif tahun sebelumnya sebesar US$1,35 miliar.

Sekitar Rp15 triliun atau 64% suntikan dana dari Danantara dialokasikan untuk penyelesaikan kewajiban Citilink, sementara GIAA memperoleh alokasi Rp8,7 triliun untuk kebutuhan perawatan armada.

Di sisi lain, GIAA mencatat kas dan setara kas sebesar US$943,4 juta pada akhir 2025, meningkat dibandingkan posisi tahun sebelumnya sebesar US$219,1 juta.

“Peningkatan ini turut mencerminkan perbaikan likuiditas perusahaan yang menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas operasional,” kata Glenny.

Garuda Indonesia menargetkan akan mengoperasikan sebanyak 68 serviceable aircraft pada akhir tahun ini, sedangkan Citilink menargetkan serviceable aircraft  sebanyak 50 pesawat.

“Langkah optimalisasi serviceable aircraft yang ada pada 2026 akan diperkuat melalui proyeksi percepatan beberapa inisiatif strategis proses perawatan armada,” kata dia.

Inisiatif ini mencakup heavy maintenance airframe check pada armada Boeing 737-800NG, Boeing 777-300ER, serta Airbus A330.

Selain itu, Perseroan juga menjalankan overhaul dan shop visit untuk komponen utama seperti engine, Auxiliary Power Unit (APU), dan landing gear guna memastikan performa armada tetap optimal.

Sumber https://www.bloombergtechnoz.com/ edit koranbumn

Previous Post

Jadi Andalan Pelaku Usaha, Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Related Posts

Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Jadi Andalan Pelaku Usaha, Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

21 Maret 2026
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah
Berita

Gilimanuk Berbenah Cepat, Arus Padat Berhasil Dikendalikan Penuh

21 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Salurkan Serentak Bantuan Pangan Nasional, Dirut BULOG Serahkan Secara Simbolis di Marunda

21 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Capai Rp25,1 Triliun

21 Maret 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Diberangkatkan, Lebih dari 116 Ribu Pemudik Nikmati Mudik Nyaman Bersama

21 Maret 2026
Target 100.000 pemudik, Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026 dibuka 12-28 Februari 2026
Berita

Berita Singkat Mudik Bersama BUMN : BP BUMN, ASDP, PAL Indonesia, Pelindo, Jasa Tirta 2, Jamkrindo, PLN, Jasa Raharja, Pegadaian, Sucofindo, KIM, IndonesiaRe, Sucofindo, Palma Nusantara, KBI, NIndya Karya, PTPP, Peruri, Brantas Abipraya, Adhi, IDfood, PPA

20 Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menteri Erick Thohir Tunjuk Hotbonar Sinaga dan Arief Budiman jadi Komisaris IFG

IFG Group Memberangkatkan 25.304 Pemudik dalam Program Mudik Nyaman Bersama BUMN 2026

18 jam ago
Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri

InJourney Group Berangkatkan 2.418 Peserta Mudik Gratis Bersama BUMN 2026

2 hari ago
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Februari 2026, Laba Bersih BTN Melonjak 281,9%

6 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Pasokan Energi Ramadan-Idulfitri Aman, ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina

4 hari ago
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
Berita

Dapat Suntikan Danantara Rp23 triliun, Garuda Indonesia Masih Mengalami Defisit hingga Akhir 2025

by redaksi
21 Maret 2026
0

Baru saja mendapat suntikan dana Rp23,67 triliun dari BPI Danantara, kinerja keuangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) masih dibayangi tekanan...

Read more
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Jadi Andalan Pelaku Usaha, Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

21 Maret 2026
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

Gilimanuk Berbenah Cepat, Arus Padat Berhasil Dikendalikan Penuh

21 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Salurkan Serentak Bantuan Pangan Nasional, Dirut BULOG Serahkan Secara Simbolis di Marunda

21 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Capai Rp25,1 Triliun

21 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In