Dewan Komisaris PTPN VII melakukan kunjungan ke Unit Bekri Lampung Tengah, Sabtu (4/7/2020). Tiga komisaris, Nurhidayat (Komisaris utama), Mahmud dan R. Wiwin Istanti hadir pada inspeksi yang didampingi Direktur PTPN VII Doni P. Gandamihardja. Juga Senior Executive Vice President (SEVP) Operation II Dicky Tjahyono, SEVP Operation I Fauzi Omar, Manajer Unit Bekri, dan beberapa kepala bagian.
Usai mendengar presentasi kinerja kebun dan pabrik PTPN VII Unit Bekri, Nurhidayat menelisik dengan detail pencapaian produksi dan semua kendala dan memberi catatan khusus tentang efisiensi.
Menurutnya, efisiensi terbaik adalah menaikkan produksi dengan mengoptimalkan sumber daya pada semua proses produksi.
“Efisiensi terbaik itu bukan cutting cost ataupun meninggalkan atau bahkan membuang aset yang dinilai tidak maksimal. Justru sebaliknya, efisiensi adalah memacu kinerja sehingga produksi tinggi dengan sumber daya yang ada. Bukan meninggalkan aset, tetapi dengan SDM yang ada menggarap aset agar menghasilkan,” kata dia.
Senada, Komisaris lainnya R. Wiwin Istanti mengajak semua karyawan PTPN VII untuk berubah. Wiwin juga menekankan agar setiap unit kerja harus menjadi profit centre. Strategi program yang dirumuskan pasti ada perubahan. Semua insan PTPN VII harus siap dengan perubahan. Termasuk perubahan harus keluar dari zona nyaman.
Direktur Doni P Gandamihardja dalam kesempatam itu menegaskan PTPN VII harus berjuang keluar dari krisis. Semua karyawan PTPN VII harus bertekad untuk menyelamatkan perusahaan. Harus dapat membuat inovasi-inovasi yang bisa meningkatkan produktivitas, sehingga bisa berdampak ke semua aspek.
Sumber PTPN VII, edit koranbumn















