• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 1 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Di Saat Suku Bunga Tinggi, Pertimbangkan Instrumen Investasi ini!

by redaksi
13 Juni 2024
in Berita, Info Produk BUMN
0
Wakil Menteri Kartika Wirjoatmodjo Ungkap Holding Asuransi Setor Dividen ke BPUI
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Keputusan Bank Indonesia (BI) untuk menaikkan tingkat suku bunganya menjadi 6,25% pada akhir bulan lalu telah memberikan kejutan di tengah pelaku pasar dan investor tanah air. Hal ini didasarkan pada tingkat suku bunga yang sering kali menjadi acuan atas performa dari aset pada portofolio investasi. Namun demikian, kenaikan tingkat suku bunga ini dapat menjadi peluang menarik untuk berinvestasi di beberapa kelas aset investasi.

Ekonom Senior PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW) Emil Muhamad mengatakan bahwa keputusan BI untuk menaikkan tingkat suku bunga dipandang sebagai langkah yang patut diapresiasi. Hal ini merupakan langkah pre-emptive dan forward looking dari BI untuk menjaga perekonomian tanah air. Meski keputusan ini akan membawa dampak terhadap melemahnya beberapa instrumen investasi seperti pasar obligasi atau bond market yang diprediksi tidak akan mengalami rally dalam jangka pendek.

RelatedPosts

Pertamina Patra Niaga Jaga Energi untuk Negeri dengan Dukungan Armada Logistik Laut di Tengah Dinamika Global

Presiden Prabowo Subianto Memaparkan Pencapaian Danantara dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang

Danantara Berencana Lelang Proyek Sampah Listrik Lagi di 6 Lokasi

“Sebagai respon dari keputusan The Fed yang kembali mempertahankan tingkat suku bunganya atau The Fed Fund Rate (FFR), Bank Indonesia telah melakukan langkah yang tepat. Tentu di kondisi seperti ini diperlukan adaptasi oleh investor untuk mencari alternatif investasi yang berpotensi memberikan tingkat pengembalian yang baik di tengah tingginya suku bunga,” tambah Emil.

Direktur Bahana TCW, Danica Adhitama mengatakan di tengah tingkat suku bunga yang tinggi, investor perlu melakukan assessment terhadap risiko-risiko yang berpotensi muncul. Investor juga dapat mempertimbangkan untuk berinvestasi di instrumen yang cenderung berisiko rendah seperti reksa dana yang berinvestasi di pasar uang. Tingginya tingkat suku bunga saat ini akan mendorong kenaikan tingkat suku bunga deposito perbankan, sehingga reksa dana dengan underlying produk-produk di pasar uang akan memiliki prospek yang positif.

“Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) dapat menjadi pilihan untuk jangka pendek di kondisi seperti saat ini dan dapat menjadi salah satu pilihan dalam melakukan diversifikasi inevstasi. Reksa dana pasar uang menghasilkan kinerja baik dalam setahun terakhir. Reksa dana pasar uang umumnya mengalokasikan investasinya pada instrumen jangka pendek seperti deposito dan obligasi dengan jangka waktu di bawah 1 tahun. Dengan risiko yang relatif rendah reksa dana jenis ini dapat menjadi pilihan yang tepat untuk investor yang mencari instrumen investasi yang stabil dengan return yang moderat.,” tambah Danica.

Di tengah fluktuasi kondisi perekonomian, kinerja reksa dana pasar uang mencatatkan pertumbuhan yang positif sepanjang April 2024. Merujuk pada data Infovesta Utama, reksa dana pasar uang mencatatkan return 0,39% pada April 2024. Sedangkan secara kumulatif, sejak awal tahun (YtD) return reksa dana pasar uang juga tercatat paling tinggi sebesar 1,53%.

Produk-produk reksa dana yang diampu oleh Bahana TCW juga menunjukkan kinerja yang positif. Beberapa produk RDPU Bahana TCW diantaranya adalah Bahana Likuid Plus dan Bahana Dana Likuid. Kedua produk ini adalah reksa dana yang berinvestasi pada instrumen pasar uang dan/atau Efek Bersifat Utang yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia dan korporasi yang berdomisili di Indonesia dengan jatuh tempo kurang dari 1 (satu) tahun.

Hingga April 2024, Bahana Likuid Plus telah mencatatkan tingkat pengembalian sebesar 1,83% sejak awal tahun (YtD). Sementara, Bahana Dana Likuid mencatatkan tingkat pengembalian sebesar 1,58% pada April 2024 (YtD).

“Perubahan kondisi yang dipicu kenaikan tingkat suku bunga memang menuntut kita untuk pintar mengatur strategi investasi agar return tetap optimal. Namun, perlu juga untuk tetap mempertimbangkan untuk mengalokasikan aset ke instrumen-instrumen investasi yang memiliki risiko sesuai dengan tujuan dan profil masing-masing investor. Dengan demikian fluktuasi yang terjadi kemungkinan besar tidak akan berdampak signifikan terhadap investasi kita,” tutup Danica.

Previous Post

Laba Meningkat, Jasa Armada Indonesia Bagikan Dividen Rp118 miliar

Next Post

Use Case Intelligent Transport System Jasa Marga Terpilih dalam Acara Workshop BUMN AI Center Excellence

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

Pertamina Patra Niaga Jaga Energi untuk Negeri dengan Dukungan Armada Logistik Laut di Tengah Dinamika Global

31 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Presiden Prabowo Subianto Memaparkan Pencapaian Danantara dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang

31 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Berencana Lelang Proyek Sampah Listrik Lagi di 6 Lokasi

31 Maret 2026
ID FOOD Siap Dukung Penguatan Pertanian Wilayah Indonesia Timur
Berita

Holding BUMN Pangan ID FOOD Lakukan Penataan Portofolio dan Refocusing Bisnis

31 Maret 2026
Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026
Berita

Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026

31 Maret 2026
Bandara Soekarno-Hatta Catat Kinerja Positif Selama Periode Angkutan Lebaran 2026, Pergerakan Penumpang Tembus 3,14 Juta
Berita

Bandara Soekarno-Hatta Catat Kinerja Positif Selama Periode Angkutan Lebaran 2026, Pergerakan Penumpang Tembus 3,14 Juta

31 Maret 2026
Next Post
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Use Case Intelligent Transport System Jasa Marga Terpilih dalam Acara Workshop BUMN AI Center Excellence

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Sisa 28 Persen, Masyarakat Diminta Segera Manfaatkan Diskon Transportasi Sebelum Habis

5 hari ago
Bandara Soekarno-Hatta Catat Kinerja Positif Selama Periode Angkutan Lebaran 2026, Pergerakan Penumpang Tembus 3,14 Juta

Bandara Soekarno-Hatta Catat Kinerja Positif Selama Periode Angkutan Lebaran 2026, Pergerakan Penumpang Tembus 3,14 Juta

16 jam ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Dari Surabaya, uRBan Iftar Fair 2026 Sukses Perkuat Ekosistem UMKM dan Akselerasi Ekonomi Kerakyatan

3 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

2,5 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+6 Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Jalan Tol Jakarta-Cikampek di Arus Balik

1 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Anak Perusahaan

Pertamina Patra Niaga Jaga Energi untuk Negeri dengan Dukungan Armada Logistik Laut di Tengah Dinamika Global

by redaksi
31 Maret 2026
0

PT Pertamina Patra Niaga Subholding Downstream terus menjaga keandalan distribusi energi nasional dengan memperhatikan dinamika kebutuhan energi masyarakat serta perkembangan...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Presiden Prabowo Subianto Memaparkan Pencapaian Danantara dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang

31 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Berencana Lelang Proyek Sampah Listrik Lagi di 6 Lokasi

31 Maret 2026
ID FOOD Siap Dukung Penguatan Pertanian Wilayah Indonesia Timur

Holding BUMN Pangan ID FOOD Lakukan Penataan Portofolio dan Refocusing Bisnis

31 Maret 2026
Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026

Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026

31 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In