Direktur Keuangan dan Umum PT PIM Rochan Syamsul Hadi menjadi narasumber pada acara Dialog Suara Publik TVRI Banda Aceh pada Sabtu (7/8).
Tema yang diangkat dalam dialog ini adalah PT PIM Jamin Ketersediaan Pupuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional. Acara turut mengundang Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara Erwandi Msi sebagai narasumber.
Rochan menyampaikan dalam rangka menunjang ketahanan pangan nasional PT Pupuk Iskandar Muda siap mensupport akan kebutuhan pupuk urea bersubsidi sesuai alokasi yang ditetapkan oleh pemerintah. Berdasarkan data dua tahun terakhir ada peningkatan alokasi pupuk urea besubsidi. Pada tahun 2019 Aceh Utara mendapat alokasi pupuk urea bersubsidi sebesar 6.700 ton realiasi 92%, kemudian tahun 2020 terdapat penambahan alokasi sebesar 9.978 ton dengan realisasi 100% dan pada tahun 2021 meningkat menjadi 12.000 ton.
Kebutuhan pupuk urea bersubsidi untuk petani selalu lebih tinggi dibandingkan dari alokasi yang berikan pemerintah, untuk itu PT Pupuk Iskandar Muda menyiapkan pupuk urea non subsidi sebagai alternatif seandainya petani sudah menebus pupuk bersubsisi hingga mencapai 100% namun petani masih membutuhkan pupuk urea.
Rochan menambahkan saat ini PT PIM tengah menjalankan Program Agro Solution yang dicanangkan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) selaku induk perusahaan. “Program ini mengintegrasikan penyediaan pupuk komersil, benih dan pestisida, akses permodalan dari perbankan, kepastian pembeli hasil panen (off taker), hingga jaminan asuransi jika terjadi gagal panen. Sehingga petani bisa lebih sejahtera seiring dengan meningkatnya produktivitas pertanian,” sebut Rochan.
Sementara itu Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara menetapkan alokasi pupuk bersubsidi untuk tahun 2021 di Kabupaten Aceh Utara sebesar 23.303 ton yang terdiri dari pupuk urea 12.000 ton, SP-36 sebanyak 1.700 ton, pupuk ZA 1.400, NPK 7.000 ton dan pupuk organik granul 1.200 ton.
















