Direksi PT Pindad melaksanakan panen jagung bersama Kelompok Pemberdayaan Maung Pantes pada Rabu, 31 Desember 2025 di Area Kebun Maung Pantes, Bandung. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Komersial Budhiarto, Direktur Teknologi & Pengembangan Prima Kharisma, Plt. Sekretaris Perusahaan Danurani Dyah Pertiwi, dan Manager TJSL Yunus Somantri.
Acara ini merupakan salah satu agenda rutin panen sayur dan buah. Total jagung yang dipanen hari ini mencapai 15 kwintal. Hasil panen kemudian diserap oleh masyarakat sekitar sebagai konsumsi sehari-hari atau dijual ke pasar.
Maung Pantes didirikan di tahun 2019 dengan memanfaatkan lahan bekas tempat pembuangan sampah menjadi lahan untuk bercocok tanam. Pembinaan dilakukan oleh PT Pindad yang bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dan dimonitoring termasuk ke dalam program “Buruan Sae” Kota Bandung, sehingga masyarakat di lingkungan sekitar dapat menanam berbagai macam sayuran dengan baik dan benar. Selain tanaman, Kelompok Pemberdayaan Maung Pantes berhasil membuat beberapa inovasi pupuk organik, diantaranya Pupuk Fotosintesis Bakteria (PSB), pupuk ZA yang terbuat dari daun kelor, dan pupuk Kalium Klorida (KCL) yang dibuat dari sabut kelapa.
Adapun rencana kedepannya adalah melaksanakan penataan area kebun yang lebih rapi, penanaman kembali buah semangka, dan simulasi penanaman bibit buah dan sayur spesifik agar setiap minggunya ada hasil yang dapat dipanen.
Maung Pantes merupakan bentuk keberhasilan perjalanan masyarakat dalam mengatasi isu ketahanan pangan bergizi bagi masyarakat, serta wujud refleksi dari program konservasi energi dan lingkungan di area PT Pindad dengan menjadikan lahan urban farming yang produktif.















