Director of Operation II PT Waskita Karya (Persero) Tbk Bambang Rianto mendampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau Proyek Bendungan Temef Paket 1 dan Paket 4 di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (2/10)
Saat melakukan peninjauan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengapresiasi metode kerja Waskita yang bagus dan rapi. “Bagus, agar ditingkatkan kerja dan estetikanya” ungkap Basuki.
Progres pembangunan Proyek Bendungan Temef paket 1 ini sudah dilaksanakan PHO pada tanggal 23 Agustus 2022. Sementara untuk paket 4 progres pekerjaan sudah mencapai 4,4 persen. Waktu pelaksanaan paket 4 sendiri 880 hari kalender. Lingkup pekerjaan meliputi bendungan utama, bangunan pengelakan, bangunan pengambilan, bangunan fasilitas, saluran pengelak, jalan masuk, dan hidromekanikal.
Bendungan Temef yang berkapasitas tampung 45,78 juta m3 ini akan mengairi 4.500 ha areal irigasi, mereduksi banjir 230 m3/dt, menyediakan air baku dengan debit 0,13 m3/dt, serta berpontensi menjadi pembangkit listrik 1 MW.
Turut hadir juga pada kunjungan ini Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko, Inspektur Jenderal Kementerian PUPR T. Iskandarsyah, Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah, Staf Ahli Menteri bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan PUPR Endra S Atmawidjaja, VP Infrastructure I Division Waskita Stefanus Gunawan, dan Project Manager Waskita Bendungan Temef Paket 1 & 4 Agasi Yudha Bestolova.















