• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 17 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Dirut BRI Hery Gunardi Proyeksikan Pertumbuhan Kredit Masuk Fase Single Digit pada 2026

by redaksi
21 Februari 2026
in Berita
0
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
0
SHARES
61
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) memperkirakan pertumbuhan kredit pada 2026 akan memasuki fase single digit di tengah pemulihan daya beli yang belum merata.Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam Economic Outlook 2025 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara daring, Kamis (19/2/2026).

“Jika kita melihat pertumbuhan ekonomi diperkirakan sedikit lebih baik di 2025 di kisaran 5% plus minus, namun pertumbuhan kredit diproyeksikan memasuki fase single digit,” kata Hery dalam paparannya, Kamis (19/2/2026).

Dia menyampaikan perlambatan tersebut bukan dipicu keterbatasan likuiditas, melainkan lemahnya permintaan kredit akibat ekspansi dunia usaha yang masih selektif dan konsumsi masyarakat, khususnya kelas bawah dan menengah, yang belum sepenuhnya pulih.

RelatedPosts

Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia

Bio Farma Salurkan Bantuan Sosial Lebih dari Rp2 Miliar pada Momentum Ramadhan

Mudik Aman, Berbagi Harapan: Jasa Marga Berangkatkan Sekitar 1.500 Peserta Mudik Gratis Lebih Awal dan Bertahap agar Distribusi Lalu Lintas Terjaga

Mantan Dirut PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) itu menilai, industri perbankan tengah memasuki fase normalisasi pertumbuhan kredit, bukan kondisi krisis, namun juga belum kembali pada fase ekspansif agresif. Dalam fase ini, Hery menekankan pentingnya kualitas pertumbuhan dibanding sekadar mengejar angka pertumbuhan tinggi.

“Fase ini kita lihat kualitas pertumbuhan menjadi jauh lebih penting daripada sekadar angka pertumbuhan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hery melihat pemulihan likuiditas rumah tangga terjadi secara tidak merata dan cenderung terkonsentrasi pada kelompok berpendapatan tinggi.

Ketua Umum Perbanas itu menuturkan, akselerasi pertumbuhan 2025 terlihat lebih banyak ditopang oleh kelas atas. Jika menilik indeks daya beli, Hery mengungkapkan bahwa kelas bawah dan menengah masih berada di bawah level normal pra tahun 2019 atau per pandemi.

“Meski ada perbaikan dibanding 2024, ruang konsumsi mereka masih terbatas,” ungkapnya.

Kelas Atas Balik Positif

Sebaliknya, kelas atas sudah kembali ke arah positif dan relatif lebih stabil. Hery mengatakan, kondisi ini menjelaskan mengapa segmen premium seperti properti dan juga kredit korporasi tentu lebih resilient.

Di sisi lain, pemulihan likuiditas rumah tangga memang terjadi tetapi terkonsentrasi di kelompok saldo tinggi. Di segmen menengah atas, Hery mengatakan bahwa pertumbuhan relatif stagnan, menunjukkan pola konsumsi yang lebih berhati-hati dan kecenderungan menahan belanja.

Sementara itu, di kelompok atas, saldo tabungan meningkat signifikan, menunjukkan bahwa likuiditas terkonsentrasi pada kelompok berpendapatan tinggi yang masih memiliki ruang memperluas aset finansial.

Menurutnya, asimetri ini penting lantaran ketika likuiditas tidak tersebar merata, transmisi ke konsumsi dan juga kredit mikro menjadi terbatas. Dengan demikian, meskipun dana tersedia dalam sistem dorongan terhadap permintaan riil belum sepenuhnya bisa dijalankan dengan baik.

Kemudian jika melihat dinamika tabungan, Hery menyebut bahwa pemulihannya belum merata. Hal ini tercermin dari pertumbuhan saldo kelas bawah masih relatif melambat dan di kelas menengah bawah saldo rata-rata belum menunjukkan rebound yang signifikan.

Hal itu, kata dia, ruang ekspansi konsumsi masih terbatas, sementara pertumbuhan dana lebih terkonsentrasi pada kelompok dengan saldo besar. “Dengan kata lain, tantangan bukan pada supply dana tetapi pada distribusi dan kualitas pemulihan,” pungkasnya.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Telkom Ungkap Mulai Proses Gandeng Mitra Global untuk Pengembangan Bisnis Data Center

Next Post

Amanat UU BUMN, TIMAH Kembali Menjadi Persero

Related Posts

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia

16 Maret 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
Berita

Bio Farma Salurkan Bantuan Sosial Lebih dari Rp2 Miliar pada Momentum Ramadhan

16 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Mudik Aman, Berbagi Harapan: Jasa Marga Berangkatkan Sekitar 1.500 Peserta Mudik Gratis Lebih Awal dan Bertahap agar Distribusi Lalu Lintas Terjaga

16 Maret 2026
Airnav Terus Pantau Perkembangan Dampak Erupsi Gunung Merapi
Berita

AirNav Panen Perdana Melon Hidroponik Karya Petani Binaan di Boyolali

16 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Dukung Program Pemerintah Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik

16 Maret 2026
Tingkatkan Penghijauan Kawasan Bakauheni Harbour City, ASDP dan Pemprov Lampung Gelar Penanaman Pohon
Berita

Pemerintah Pastikan Merak Siap Hadapi Gelombang Mudik Lebaran

16 Maret 2026
Next Post
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

Amanat UU BUMN, TIMAH Kembali Menjadi Persero

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan

Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan

5 hari ago
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

Semarak Ramadhan, PINDAD Salurkan 1.447 Paket Sembako kepada Masyarakat

2 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

PLN EPI Menargetkan Ekspor Biomassa hingga 1 juta ton pada 2026

3 hari ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Fokus pada Bisnis Inti, Telkom Indonesia Melakukan Pelepasan Anak Usaha AdMedika ke Fullerton Health

6 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia

by redaksi
16 Maret 2026
0

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) bersama PT PLN (Persero) menyalurkan bantuan paket perlengkapan sekolah kepada 5.000 anak...

Read more
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Bio Farma Salurkan Bantuan Sosial Lebih dari Rp2 Miliar pada Momentum Ramadhan

16 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Mudik Aman, Berbagi Harapan: Jasa Marga Berangkatkan Sekitar 1.500 Peserta Mudik Gratis Lebih Awal dan Bertahap agar Distribusi Lalu Lintas Terjaga

16 Maret 2026
Airnav Terus Pantau Perkembangan Dampak Erupsi Gunung Merapi

AirNav Panen Perdana Melon Hidroponik Karya Petani Binaan di Boyolali

16 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Dukung Program Pemerintah Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik

16 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In