• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Minggu, 8 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Dirut Friderica Widyasari Dewi Akui Penjualan Obligasi Korporasi Ritel SMF Belum Memenuhi Ekspektasi

by redaksi
2 Februari 2021
in Anak Perusahaan, Berita
0
BRI Danareksa Sekuritas Rilis Layanan Investasi Saham Terbaru Sistem Online Trading Syariah
0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Obligasi korporasi ritel rupanya masih jadi instrumen investasi yang baru bagi masyarakat Indonesia. Kendati antusiasme secara umum naik, namun dari sisi penjualan justru belum maksimal.

Hal ini dapat terlihat dari proses penawaran dan penjualan Obligasi Berkelanjutan V Sarana Multigriya Finansial Tahap V Tahun 2021 milik PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) yang ditawarkan melalui BRI Danareksa Sekuritas.

RelatedPosts

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas Friderica Widyasari Dewi mengatakan, dalam tahap awal pemasaran obligasi korporasi ritel, minat nasabah ritel secara umum sudah mulai antusias. Ia berkaca dari banyaknya pertanyaan yang muncul sehubungan dengan penawaran obligasi ritel SMF.

Di sisi lain masih banyak juga nasabah yang belum familiar dengan penawaran IPO obligasi korporasi ritel. Namun menurutnya kondisi ini masih sangat wajar mengingat obligasi korporasi ritel memang hal yang tergolong baru.

Sayangnya, antusiasme yang mulai tinggi tak berbanding lurus dengan penjualan obligasi ritel SMF.

“Sejauh ini penjualan memang masih belum memenuhi ekspektasi kami, masih banyak nasabah yang belum familiar dengan proses pemesanan serta waktu penawaran yang cukup terbatas. (Obligasi korporasi ritel) memang masih butuh waktu untuk sosialisasi dan edukasi lebih lanjut,” kata Kiki, sapaan akrab Friderica Widyasari Dewi

Masa penawaran obligasi SMF kepada nasabah ritel ini sudah ditutup pada 21 Januari 2020. Namun, Kiki mengaku belum bisa mengumumkan detail hasil penjualan obligasi korporasi SMF ritel ini.

Hasilnya baru bisa diumumkan ketika pendaftarannya sudah mendapat efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jika mengacu jadwalnya, maka hasil baru bisa diketahui pada 3 Februari mendatang.

Setelah mendapat perizinan dari OJK, obligasi SMF nantinya akan ditawarkan kepada nasabah institusi pada 4-5 Februari. Kiki mengungkapkan, penawaran umum ini nanti dapat dijadikan sebagai momentum untuk edukasi sekaligus sosialisasi ke masyarakat.

“Jadi sekalian disampaikan kepada khalayak ramai bahwa saat ini dan ke depannya, obligasi korporasi bukan hanya menjadi pilihan investasi bagi nasabah Institusi, namun juga nasabah ritel. Apalagi caranya juga mudah karena secara online dan murah karena minimal pembelian hanya Rp 1 juta,” imbuh Kiki.

Sementara Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Ramdhan Ario Maruto menyebut bahwa obligasi korporasi ritel SMF sebenarnya menarik.

Asal tahu saja, untuk yang tenor tiga tahun, SMF menawarkan kupon dengan rentang 5,75% – 6,75% dengan rating AAA.

Dengan asumsi kupon menggunakan batas bawah, besaran tersebut masih lebih besar dibanding imbal hasil ORI019 yang hanya 5,57%. Dari segi risiko, Ramdhan juga meyakini obligasi SMF bisa dibilang jauh dari kata default.

“Faktor yang membuat penjualan kurang maksimal itu karena obligasi korporasi ritel tidak punya penetrasi yang dalam dan besar layaknya SBN. SBN ritel kan punya mitra distribusi puluhan, sementara SMF hanya lewat BRI Danareksa, ini jelas membatasi cakupan pasarnya,” ujar Ramdhan.

Lebih lanjut, faktor lain yang bisa berpengaruh adalah sifat obligasi korporasi ritel yang tidak terlalu likuid. Hal ini pada akhirnya bisa mempengaruhi minat investor terhadap obligasi korporasi ritel.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Program No Decline, Upaya SKK Migas Menahan Laju Penurunan Alamiah Produksi Sejumlah Blok Migas

Next Post

Lakukan Transformasi Keuangan dan Operasional Berkelanjutan, Road Map PTPN III Holding Fokus pada Empat Komoditas

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

7 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru
Anak Perusahaan

BRI Manajemen Investasi Targetk AUM Sebesar Rp500 miliar pada Tahun Pertama Peluncuran ETF Berbasis Emas

7 Maret 2026
Next Post
Perubahan Susunan Dewan Komisaris PTPN III

Lakukan Transformasi Keuangan dan Operasional Berkelanjutan, Road Map PTPN III Holding Fokus pada Empat Komoditas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

BSI Raih Sertifikasi ISO Global 27701:2019 Untuk Etika Digital dan Pelindungan Data Nasabah

7 hari ago
Mitratel Bukukan Kenaikan Pendapatan 12,9 Persen Hingga Juli 2020

Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Lanjutkan Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia

3 hari ago
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

21 jam ago
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Rayakan Hari Jadi ke-45, PTBA Perkuat Komitmen Kelestarian Alam dan K3

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Penjelasan Danantara Terkait Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%

by redaksi
7 Maret 2026
0

Sovereign Wealth Fund (SWF) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia memastikan telah berada di pasar modal Tanah Air meski tidak muncul di...

Read more
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Perluas Segmen Pasar Sektor Energi

7 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Indeks Keanekaragaman Hayati Meningkat, Bukti Komitmen SIG dalam Konservasi Warisan Arkeologi Dunia Bulu Sipong 4

7 Maret 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Transaksi ZISWAF BSI Naik 14% Selama Ramadan

7 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Resmi Melepas Kontainer Ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

7 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In