Direktur Utama INTI Otong Iip menerima Undangan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menjadi salah satu narasumber dalam acara FGD Keselamatan Jembatan Kereta Api, Kamis, (24/6)
Kegiatan yang diselenggarakan selama 2 hari di Cirebon ini mendatangkan beberapa Tokoh untuk menjadi narasumber, diantaranya yaitu Ketua KNKT, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Kepala KKJTJ, Kepala BPPT, Akedemisi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dan Direktur Utama PT INTI (Persero).
Pada kesempatan ini, KNKT selaku penyelenggara acara membahas mengenai keselamatan dan kesehatan jembatan kereta api. Para narasumber memberikan materi mengenai pengawasan keselamatan perkeretaapian, serta teknologi perawatan dan pemeriksaan kelaikan jembatan kereta api.
Sementara itu, Direktur Utama INTI menutup FDG dengan pemaparan materi Sistem Monitoring Kesehatan Konstruksi Jembatan Kereta Api (SISJAPI) yang merupakan Roadmap Produk INTI sebelumnya yaitu SINDILA dan SIMBAGAS yang telah berhasil dikembangkan dan di implementasikan. SISJAPI dilengkapi dengan sensor yang dapat mengukur berbagai parameter kinerja fisik jembatan dengan aplikasi pemantauan jembatan. Kelebihan dari SISJAPI ini antara lain adalah :
1. Mengurangi biaya pemeriksaan dan mengoptimalkan perawatan prasarana kereta api
2. Mendeteksi secara dini jika terjadi masalah atau kerusakan pada prasarana kereta api
3. Pemantauan jangka panjang untuk melacak dan memperpanjang umur prasarana kereta api
4. Mempertahankan Reliabilty dan kapasitas jembatan kereta api untuk jangka waktu yang lebih lama
5. Tampilan jarak jauh jembatan dan rel kereta api secara real time.
Harapannya dengan dilaksanakn FGD tersebut dapat diperoleh hasil rekomendasi untuk keselamatan jembatan kereta api di masa mendatang.















