• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 3 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Dirut KAI, Didiek Hartantyo Buka-bukaan Terkait Proyek LRT Jabodebek dan Kereta Cepat

by redaksi
9 Juli 2022
in Berita
0
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menceritakan kesulitan dalam menjalani penugasan dua Proyek Strategis Nasional yakni Light Rail Transit (LRT) Jabodebek dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Perusahaan kereta api milik negara itu bertugas sebagai pemilik proyek sekaligus operator LRT Jabodebek dan menjadi pemimpin konsorsium (PT PSBI) dari Kereta Cepat.

RelatedPosts

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkat 17 Maret

Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

PINDAD Salurkan Bantuan Pencegahan Risiko Dini Stunting di Puskesmas Babakan Surabaya

Untuk LRT Jabodebek, Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo menilai proyek senilai Rp29,9 triliun (kemudian bengkak Rp2,6 triliun menjadi Rp32,5 triliun) itu sudah aneh sedari awal karena penugasan pembayaran dibebankan melalui KAI untuk pembangunan sarana sekaligus infrastrukturnya.

“Proyek ini agak aneh [karena] pemilik proyek Kementerian Perhubungan, kontraktornya Adhi Karya, dan di Perpres 49 [2017] PT KAI sebagai pembayar. Jadi kalau dibuka anatomi Perpres 49 itu memang ini sesuatu yang tidak wajar sebetulnya,” terangnya saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V DPR, Rabu (6/7/2022).

Berdasarkan catatan Bisnis, KAI telah mendapatkan total dukungan PMN [Penyertaan Modal Negara] sekitar Rp10 triliun untuk membiayai proyek LRT Jabodebek.

Sisanya sekitar Rp20 triliun dibayar melalui kredit sindikasi 15 bank yang dibayarkan oleh KAI dengan jaminan pemerintah.

“Kami berutang itu Rp20 triliun sendiri. Jadi, bagaimana kami mengembalikan utang kalau tidak ditopang oleh PSO [public service obligation] dari pemerintah untuk pengambilan infrastruktur [LRT]. Ini desainnya sudah tidak benar dari awal,” ucap Didiek.

Didiek juga menceritakan riwayat proyek LRT sejak awal ketika sempat terkendala soal penagihan ongkos pembangunan proyek. Hal tersebut disebabkan karena belum adanya kontrak antara kontraktor BUMN dengan pemerintah hingga 2017.

Pada saat itu, cerita Didiek, Menteri Keuangan menyampaikan negara belum sanggup untuk mengeluarkan dana sebesar Rp29,9 triliun untuk proyek LRT. Akhirnya, pemerintah disebut memberikan dukungan dengan skema cicilan.

Kendala terkait dengan kontraktor, lanjut Didiek, juga sama dialami oleh PSN lainnya yakni Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

“Kalau perusahaan yang tidak [bergerak di sektor] kereta api, menjadi penyelenggara kereta api, pasti masalah,” ucap Didiek  yang sebelumnya puluhan tahun berkarier sebagai bankir.

Proyek KCJB tidak hanya mundur dari target sejak 2019, biaya proyeknya pun ikut membengkak akibat berbagai faktor. Saat ini, cost overrun proyek KCJB diestimasi US$1,17 miliar sampai dengan US$1,9 miliar (sekitar Rp17 triliun sampai dengan Rp28 triliun) terdiri dari keperluan untuk pembebasan lahan, EPC (Engineering Procurement Construction), financing cost, praoperasi, dan lain-lain.

Estimasi cost overrun itu juga sesuai dengan temuan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan yakni US$1,176 miliar atau sekitar Rp16,8 triliun. Hasil temuan tersebut sudah diserahkan kepada Kementerian BUMN pada Maret 2022.

Didiek pun mengungkap cost overrun tersebut bisa berdampak pada proyek KCJB yang ditargetkan beroperasi pada Juni 2023.

“Cashflow PT KCIC [Kereta Cepat Indonesia China] itu akan bertahan mungkin sampai dengan September. Sehingga kalau ini [PMN] belum turun, maka cost overrun yang penyelesaiannya diharapkan Juni 2023, ini akan terancam mundur,” ujarnya.

Untuk diketahui, DPR baru saja menyetujui pemberian PMN sebesar Rp4,1 triliun guna mendanai cost overrun proyek KCJB, Senin (4/7/2022). Sebelumnya pada 2021, proyek tersebut juga sudah pernah disetujui mendapatkan PMN sebesar Rp4,3 triliun guna pemenuhan base equity capital KCJB.

Sumber Bisnis, edit koranbum n

Previous Post

Kerja Sama Kimia Farma dengan Bank BJB untuk Sediakan Layanan Perbankan Bagi Perseroan

Next Post

Kolaborasi ASDP Indonesia Ferry dengan Pelni untuk Integrasi Ticketing System sampai dengan Perawatan Kapal

Related Posts

Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkat 17 Maret

3 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

3 Maret 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan
Berita

PINDAD Salurkan Bantuan Pencegahan Risiko Dini Stunting di Puskesmas Babakan Surabaya

3 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

Dirut BULOG Tinjau Mitra Makloon di Maros, Dorong Inovasi Pemanfaatan Sekam Padi Bernilai Ekonomis

3 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Januari 2026, Laba Bersih BTN meroket di Atas 500%

3 Maret 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Kembali Dipercaya Perkuat Infrastruktur Pendidikan di Perbatasan, WIKA Raih Kontrak Pembangunan SMA Unggul Garuda Kaltara

3 Maret 2026
Next Post
ASDP Mulai Mewajibkan Pembelian Tiket Online Hari Ini

Kolaborasi ASDP Indonesia Ferry dengan Pelni untuk Integrasi Ticketing System sampai dengan Perawatan Kapal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

BRI Membukukan Laba Bersih Tahun Berjalan senilai Rp57,13 triliun Sepanjang 2025

4 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Segera Merampungkan Seleksi Pemenang Tender Proyek Waste to Energy untuk Gelombang Pertama

2 hari ago
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Green Shipyard, Pilar Transformasi Industri Maritim Nasional

3 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Gejolak Timur Tengah, Pertamina Prioritaskan Keselamatan Pekerja dan Perkuat Mitigasi Operasional Untuk Ketahanan Energi

1 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Buka Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026, Berangkat 17 Maret

by redaksi
3 Maret 2026
0

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut ambil bagian dalam program Mudik Gratis BUMN 2026 yang diinisiasi Badan...

Read more
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

3 Maret 2026
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

PINDAD Salurkan Bantuan Pencegahan Risiko Dini Stunting di Puskesmas Babakan Surabaya

3 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

Dirut BULOG Tinjau Mitra Makloon di Maros, Dorong Inovasi Pemanfaatan Sekam Padi Bernilai Ekonomis

3 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Januari 2026, Laba Bersih BTN meroket di Atas 500%

3 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In