• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 10 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Dirut Krakatau Steel, Silmy Karim Beberkan Sejumlah Proyeknya yang Alami Mangkrak

by redaksi
14 Februari 2022
in Berita
0
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) membeberkan sejumlah proyeknya yang mengalami mangkrak. Nilai investasi proyek-proyek tersebut mencapai triliunan rupiah.

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim menyampaikan, pada 2008 lalu pihaknya memulai pengadaan proyek Blast Furnace Complex di Cilegon, Banten, untuk memberikan input hot metal dalam fasilitas ironmaking eksisting berbasis gas alam.

RelatedPosts

Danantara Mulai Melakukan Peninjauan Lokasi Langkah Awal Perencanaan Konsep Pembangunan MBR di Cikarang

Berkah Ramadhan, PUSRI Bagikan 28.000 Paket Bahan Pangan Gratis untuk Warga Lingkungan

Manfaatkan Jaringan Luas untuk Dukung Ujian Online Mahasiswa

Ruang lingkup proyek ini adalah pembangunan 4 pabrik utama terintegrasi, yaitu sinter plant, coke oven plant, blast furnace plant, dan hot metal treatment plant.

Penandatanganan EPC dimulai pada 15 November 2011, kemudian proses peletakan batu pertama (groundbreaking) dilakukan pada Juli 2012 yang mana setelah itu berlangsung proses konstruksi. Pabrik blast furnace ini beroperasi secara komersial pada 11 Juli 2019, namun dihentikan pada 14 Desember 2019.

Padahal, nilai investasi pabrik ini mencapai Rp 8,5 triliun, termasuk di dalamnya nilai EPC sebesar Rp 6,9 triliun. Adapun pabrik ini dapat menghasilkan 1,2 juta ton hot metal dan pig iron per tahun yang mana produk akhirnya adalah slab metal.

Silmy menyebut, terjadi ketidakcocokan antara produksi slab dengan harga produk tersebut di pasar, sehingga KRAS berpotensi merugi jika pabrik blast furnace ini terus beroperasi. “Proyek ini sangat menguras kemampuan keuangan Krakatau Steel. Belum lagi utang yang ditimbulkan dari proyek ini dan harus direstrukturisasi,” ungkap dia dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VII DPR RI, Senin (14/2).

Pihak KRAS telah mendapat arahan dari Kementerian BUMN untuk menyelesaikan masalah proyek blast furnace ini dari sisi hukum. KRAS pun telah menyerahkan info yang dibutuhkan kepada Kejaksaan Agung untuk melihat adanya potensi penyimpangan pada proyek tersebut. “Kabarnya dalam waktu dekat akan ada kesimpulan dan langkah lanjut dari kejaksaan,” imbuh dia.

Dari segi bisnis, KRAS berencana kembali mengoperasikan pabrik blast furnace dengan melakukan upaya optimalisasi proses arsitektur produksi fasilitas hulu iron and steelmaking. Fasilitas blast furnace ini rencananya akan ditambahkan rute basic oxygen furnace sehingga rute produksi menjadi efisien.

Lantas, Manajemen KRAS sedang menjalani proses pencarian investor atau mitra untuk mengoperasikan kembali fasilitas iron steel making tersebut. “Saat ini sudah ada beberapa pihak asing yang berminat kerja sama di iron steel making Krakatau Steel,” ujar Silmy.

Proyek lainnya yang bermasalah adalah pabrik ironmaking atau pengolahan besi berbasis rotary kin di Kalimantan Selatan dengan kapasitas 315.000 ton per tahun besi spoons.

Proyek ini dijalani oleh KRAS dengan menggandeng PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang mana keduanya membentuk perusahaan patungan bernama PT Meratus Jaya Iron & Steel pada tahun 2008 silam. KRAS menggenggam 66% kepemilikan saham di perusahaan tersebut.

Proses konstruksi proyek pabrik ironmaking ini dimulai pada 2009 lalu dan produksi dimulai sejak November 2012. Proyek ini memiliki nilai investasi sebesar Rp 1,2 triliun. Selain memiliki 2 unit rotary kiln, pabrik ini juga dilengkapi 2 unit PLTU berkapasitas 2×14 MW dengan memanfaatkan energi panas dari gas buang proses rotary kiln.

Sayangnya, pabrik ini harus dihentikan produksinya pada 12 Juli 2015. Silmy menilai, pabrik ironmaking ini berada di lokasi yang kurang strategis karena jauh dari laut atau sekitar 20—30 kilometer dari bibir pantai.

Akses menuju pantai dengan menggunakan jalan provinsi dianggap tidak efisien dan membutuhkan biaya transportasi yang tinggi. Ditambah lagi, tanah yang digunakan bukan milik Meratus Jaya Iron & Steel, melainkan milik Pemda Kalimantan Selatan sehingga perusahaan ini sulit melakukan pembebasan lahan.

Kondisi pasar baja di periode 2014-2015 juga sedang mengalami tren penurunan, sehingga Meratus Jaya Iron & Steel kesulitan bersaing. Belum cukup, jumlah bahan baku besi dengan spesifikasi yang sesuai juga terbatas, sehingga tidak memberi nilai tambah yang optimal ketika diolah di pabrik. “Sejak 2015 kami hentikan operasionalnya dan sekarang sedang dilikuidasi,” pungkas Silmy.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM Jawa-Bali hingga Sepekan ke Depan

Next Post

Tahun 2022, Telkom Indonesia Optimistis Kinerja Bisa Tumbuh Single Digit

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Mulai Melakukan Peninjauan Lokasi Langkah Awal Perencanaan Konsep Pembangunan MBR di Cikarang

10 Maret 2026
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020
Berita

Berkah Ramadhan, PUSRI Bagikan 28.000 Paket Bahan Pangan Gratis untuk Warga Lingkungan

10 Maret 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Manfaatkan Jaringan Luas untuk Dukung Ujian Online Mahasiswa

9 Maret 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
Berita

Bio Farma Salurkan Bantuan Sosial Lebih dari Rp2 Miliar pada Momentum Ramadhan

9 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Pastikan Stok Beras Aman, Cadangan Beras Pemerintah Diproyeksikan Cukup Hingga 324 Hari

9 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Respons Meningkatnya Eskalasi Konflik Timur Tengah, Bank Mandiri Perkuat Manajemen Risiko dan Tata Kelola

9 Maret 2026
Next Post
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Tahun 2022, Telkom Indonesia Optimistis Kinerja Bisa Tumbuh Single Digit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Program Transformasi, BRI Meluncurkan Logo Baru

BRI Manajemen Investasi Targetk AUM Sebesar Rp500 miliar pada Tahun Pertama Peluncuran ETF Berbasis Emas

3 hari ago
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Fitch Ratings Merevisi Prospek kredit Indonesia menjadi Negatif Sebelumnya Stabil

5 hari ago
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Memasuki Tahap Penyelesaian, Hutama Karya Akselerasi Pembangunan RSUD Tafaeri di Kabupaten Nias Utara

24 jam ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Face Recognition KAI Digunakan 1,7 Juta Pelanggan di Awal 2026, Hemat Lebih dari Rp63 Juta dan Kurangi Penggunaan Kertas

1 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Mulai Melakukan Peninjauan Lokasi Langkah Awal Perencanaan Konsep Pembangunan MBR di Cikarang

by redaksi
10 Maret 2026
0

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) melakukan peninjauan lokasi sebagai langkah...

Read more
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020

Berkah Ramadhan, PUSRI Bagikan 28.000 Paket Bahan Pangan Gratis untuk Warga Lingkungan

10 Maret 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Manfaatkan Jaringan Luas untuk Dukung Ujian Online Mahasiswa

9 Maret 2026
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona

Bio Farma Salurkan Bantuan Sosial Lebih dari Rp2 Miliar pada Momentum Ramadhan

9 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Pastikan Stok Beras Aman, Cadangan Beras Pemerintah Diproyeksikan Cukup Hingga 324 Hari

9 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In