Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR menyelenggarakan Rapat Koordinasi selama dua hari yaitu pada Kamis-Jumat, 10-11 September 2020 di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur.
Hadir mewakili Jasa Marga, Direktur Utama Jasa Marga sekaligus Ketua ATI Subakti Syukur, Direktur Pengembangan Usaha Arsal Ismail, Direktur Bisnis Mohammad Sofyan, dan Direktur Operasi Fitri Wiyanti.
Rapat yang berlangsung selama dua hari ini tetap mengedepankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 seperti pemeriksaan suhu tubuh, penyediaan Meeting Kit yang dilengkapi masker, hand sanitizer, dan face shield, serta mengatur jumlah orang dalam setiap ruangan dengan jarak lebih dari 1 meter. Pada rapat tersebut, dilakukan pembahasan mengenai isu strategis dalam bisnis jalan tol di Indonesia, salah satunya dampak dari pandemi corona yang juga menghambat progres konstruksi pembangunan jalan tol baru.
Hadir juga pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahaan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi, Kepala BPJT Danang Parikesit serta perwakilan dari Holding Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) seluruh Indonesia.













