• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 25 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Diversifikasi Usaha, PG Krebet Baru Kembangkan Produk Berbasis Tebu

by redaksi
22 Juli 2020
in Anak Perusahaan, Berita
0
Direksi Rajawali Nusindo Terkini
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PG Krebet Baru – PT PG Rajawali I melakukan diversifikasi usaha dengan mengembangkan produk-produk berbasis tebu.

Staf Sertifikasi dan Pengembangan Quality Control PG Krebet Baru Robi Nugroho Mulyono mengatakan produk hasil diversifikasi usaha yang sudah diproduksi dan dipasarkan, yakni produk makanan dan minuman olahan berupa sari tebu, brown sugar, dan kecap.

RelatedPosts

Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan

Mudik Lebaran Terkendali, ASDP Jaga Layanan Penyeberangan Tetap Prima

Berita Singkat BUMN : Holding Perkebunan, Nindya Karya, Perindo, Jasa Marga, Jasa Tirta 1, PTPN 4, Pupuk Kujang, KBN, SPSL, Perhutani, Pelni, BGR, PLN, SHS, IDFood, ASDP. ASEI, IndonesiaRe, SIG, SIER, Krakatau Steel, Damri, PTPP

“Produk makanan dan minuman olahan berbasis tebu yang kami produksi semuanya diterima pasar, namun yang diproduksi agak banyak dan paling diminati pasar saat ini, yakni sari tebu,” katanya di Malang, Senin (20/7/2020).

Sari tebu produksi PG Krebet Baru, kata dia, mempunyai keunggulan kompetitif karena belum ada sari tebu dalam kemasan di pasar. Bila dibandingkan dengan sari tebu dari giling tebu di pinggir jalan, jelas sari tebu produksi PG dibawah PT PG Rajawali I itu lebih higienis karena diproses dengan cara yang sehat dan bersih, juga tanpa menggunakan bahan kimia.

“Tebu yang digunakan juga jenis khusus, yakni jenis marote dan PS 862 dengan keunggulan warna, rasa yang lebih kuat dan aroma yang khas, menjadikan lebih menarik,” ujarnya.

Saat ini, produksi sari tebu PG Krebet Baru mencapai 100-200 liter/hari dengan kebutuhan bahan baku tebu sebanyak 1-2 kuintal/hari. Pangsa pasar sari tebu, selain Malang Raya, juga berhasil menembus pasar Surabaya, Yogyakarta, Klaten, Cirebon, Blitar, dan Bondowoso.

Sedianya jika pandemi Covid-19 sudah mereda maka pasar sari tebu akan diperluas, baik kota maupun gerainya. Jika saat ini sari tebu hanya dijual di toko-toko kelontong, namun ke depan akan diperluas a.l di gera-gerai milik KUD, bank-bank, restoran, sekolah-sekolah, dan perguruan tinggi dengan sistem konsinyasi.

PG Krebet Baru akan berinvestasi dengan menyediakan lemari es (showcase). Selain itu, pengolahan juga menggunakan mesin ultra high temperature (UHT) agar produk bisa bertahan lama. Satu mesin UHT, filling, dan bottling dibutuhkan investasi Rp600 juta.

“Begitu juga produksinya, tentu akan ditingkatkan. Berapa produksi maupun nilai investasinya, masih dihitung berdasarkan tren respons dari konsumen,” ujarnya.

Produk sari tebu dikemas dalam botol 290 ml dan cup 120 ml, namun ada juga produk curah ukuran 1 liter, 5 liter, dan 19 liter.

Dia optimistis, produk sari tebu akan diminati pasar karena mempunyai nilai kemanfaatan, yakni higienis dan dan sehat, mengandung flavonoid sebagai antihiperglikemia (anti kadar gula darah tinggi), mengandung gula alami tebu yang tidak cepat menaikkan gula darah, mengandung antioksidan sebagai penangkal radikal bebas dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta serat pangan berfungsi mengontrol berat badan rendah kalori.

“Tahun ini kami targetkan omzet bisa mencapai Rp800 juta karena masih dalam tahap pengembangan pasar,” ujarnya.

Produk lain, brown sugar. Menurut dia, berbeda dengan produk brown sugar yang beredar berbahan aren, produk yang sama dari PG Krebet Baru itu menggunakan bahan tebu sehingga lebih gurih dan flavor-nya lebih menarik, harum.

Produk yang diserap hotel, restoran, café, dan industri makanan dan minuman itu baru diproduksi 100 kg/hari dengan pasar Surabaya, Madiun, Bali, dan Malang Raya.

Produk lainnya, kecap. Kecap yang diproduksi juga berbeda dengan kecap yang beredar karena gulanya menggunakan gula kristal, bukan gula aren. “Produksinya masih kecil karena baru mulai dikenalkan ke pasar. Resepnya kami peroleh dari Prof Sardjono, Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian UGM yang berhasil membuat resep untuk salah satu produk kecap premium,” ujarnya.

Ke depan, diversifikasi usaha dengan memanfaatkan bahan baku tebu akan terus dikembangkan. Akan segera menyusul, produksi gula cair dan tetes dalam kemasan.

“Pengembangan semua produk tersebut melihat situasi, terutama terkait dengan pandemi Covid-19. Intinya, jika ekonomi bergerak, tentu potensi pengembangan produk akan lebih berpeluang,” ucapnya.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Bank Mandiri Fasilitasi Lelang Aset Ditjen Kekayaan Negara

Next Post

Incar Laba Bersih, Indofarma Jadikan Bisnis Alkes Penopang Kinerja Keuangan

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan

25 Maret 2026
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah
Berita

Mudik Lebaran Terkendali, ASDP Jaga Layanan Penyeberangan Tetap Prima

25 Maret 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

Berita Singkat BUMN : Holding Perkebunan, Nindya Karya, Perindo, Jasa Marga, Jasa Tirta 1, PTPN 4, Pupuk Kujang, KBN, SPSL, Perhutani, Pelni, BGR, PLN, SHS, IDFood, ASDP. ASEI, IndonesiaRe, SIG, SIER, Krakatau Steel, Damri, PTPP

25 Maret 2026
The Revival of an Icon: Grand Hotel De Djokja Siap Menyambut Tamu Mulai 16 Maret 2026 di Jantung Malioboro
Berita

The Revival of an Icon: Grand Hotel De Djokja Siap Menyambut Tamu Mulai 16 Maret 2026 di Jantung Malioboro

25 Maret 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Len Pamerkan Teknologi “Otak” Kapal Perang untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

25 Maret 2026
PNM Telah Berikan Keringanan kepada 109.733 Debitur Terdampak Corona
Berita

Saat Kelestarian Hutan Menjadi Kunci, PNM Mengajak Menjaga Bersama Kehidupan

25 Maret 2026
Next Post
Kejar Laba Tahun Ini, Indofarma Fokus Penjualan Alkes di Kuartal I/2020

Incar Laba Bersih, Indofarma Jadikan Bisnis Alkes Penopang Kinerja Keuangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Tebar ‘THR’ Dividen buat Investor, Dibayarkan 7 April 2026

6 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Tetap Siaga di Hari Raya, Kilang Pertamina Patra Niaga Balikpapan Beroperasi Normal Saat Idul Fitri

6 jam ago
Gandeng Kimia Farma, Dahana Gelar MCU

Dahana Perluas Rute Mudik Gratis BUMN 2026, Layani Lebih Banyak Pemudik

5 hari ago
Siap Jalani Penugasan Sebagai GovTech Indonesia, Peruri Bawa Spirit Baru Melalui Peluncuran Logo

Antarkan Kebahagiaan Lebaran, PERURI Berangkatkan 500 Pemudik dalam Program Mudik Nyaman Bersama BUMN

6 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan

by redaksi
25 Maret 2026
0

Produk bahan bakar berkualitas dari PT Pertamina (Persero) yakni Pertamax Series, menjadi pilihan utama masyarakat selama arus mudik dan balik...

Read more
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

Mudik Lebaran Terkendali, ASDP Jaga Layanan Penyeberangan Tetap Prima

25 Maret 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera

Berita Singkat BUMN : Holding Perkebunan, Nindya Karya, Perindo, Jasa Marga, Jasa Tirta 1, PTPN 4, Pupuk Kujang, KBN, SPSL, Perhutani, Pelni, BGR, PLN, SHS, IDFood, ASDP. ASEI, IndonesiaRe, SIG, SIER, Krakatau Steel, Damri, PTPP

25 Maret 2026
The Revival of an Icon: Grand Hotel De Djokja Siap Menyambut Tamu Mulai 16 Maret 2026 di Jantung Malioboro

The Revival of an Icon: Grand Hotel De Djokja Siap Menyambut Tamu Mulai 16 Maret 2026 di Jantung Malioboro

25 Maret 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Len Pamerkan Teknologi “Otak” Kapal Perang untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

25 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In