• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 17 Februari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Era Penurunan Suku Bunga Global Telah Dimulai, The Fed Jadi Penentu

by redaksi
22 Juni 2024
in Anak Perusahaan, Berita
0
Wakil Menteri Kartika Wirjoatmodjo Ungkap Holding Asuransi Setor Dividen ke BPUI
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Memasuki paruh kedua tahun 2024, perekonomian global akan memasuki tren baru, yaitu tren penurunan suku bunga dan tren penuruan yield di pasar obligasi. Hal ini terlihat dari pemangkasan suku bunga yang telah dilakukan oleh beberapa Bank Sentral dunia. European Central Bank (ECB) dan Bank of Canada yang sudah memulai memangkas suku bunganya.

 

RelatedPosts

INALUM Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional melalui Pengembangan Terintegrasi Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah

Tingkatkan Standar Investasi, Presiden Prabowo Menargetkan ROA 7% untuk Danantara

Mudik Gratis Bersama PosIND 2026: Dari Pelanggan untuk Pelanggan

Pada pertemuan kebijakan yang dilaksanakan pada Kamis pertemuan kebijakan Kamis (6/6/2024) lalu, ECB memutuskan untuk menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin untuk pertama kalinya, sejak 2019 dari level tertingginya sebesar 4,5%. Keputusan ECB ini, mengikuti langkah Bank Sentral Kanada, Swedia, dan Swiss yang telah terlebih dulu memulai siklus penurunan suku bunga.

 

Ekonom Senior PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW) Emil Muhamad mengatakan, tren penurunan yang telah ditunjukkan oleh beberapa bank sentral negara-negara maju di kuartal ini menandakan era higher for longer tak lagi relevan untuk lingkup global. Dengan demikian market bond global mendapatkan katalis positif dengan adanya tren penurunan suku bunga ini. Apalagi nanti setelah The Fed dan Bank of England juga mengikuti tren yang akan menjadi tambahan katalis positif terhadap perekonomian global.

 

“Kedua bank sentral ini (The Fed dan Bank of England/BOE) kami ekspektasikan akan mengikuti langkah pemangkasan suku bunga pada semester kedua tahun ini. Merujuk pada konsensus, pasar memperkirakan bahwa BOE akan melakukan pemangkasan di kuartal III sedangkan The Fed akan melakukannya pada Kuartal IV tahun ini. Era baru penurunan suku bunga ini akan menjadi sentimen positif ke bond market. Kuartal III tahun ini akan menjadi kuartal yang cukup baik untuk pasar bond global dan SBN,” ujar Emil.

 

Meski saat ini terjadi anomali di mana The Fed yang secara historical selalu memimpin tren dengan memulai melakukan pemangkasan suku bunga lebih dulu dibandingkan bank sentral negara lain, kali ini didahului oleh beberapa bank sentral seperti ECB dan Bank of Canada. Hal ini dikarenakan pola pemulihan ekonomi dan inflasi di Amerika Serikat berbeda dengan kondisi yang terjadi di Eropa.

 

“Tingkat inflasi di negara-negara Eropa seperti Swiss dan Swedia turun lebih cepat. Pemulihan ekonomi di Eropa yang terjadi lebih cepat membuat Bank Sentralnya mengubah ekspektasi dan beranggapan tak lagi membutuhkan suku bunga yang tinggi. Lain halnya dengan Amerika Serikat yang kondisi penurunan inflasinya sedikit tertinggal dibanding Eropa. The Fed pada meeting bulan Juni lalu telah mengubah ekspektasi pemangkasan suku bunga menjadi hanya satu kali pemotongan dari sebelumnya 3 kali pemotongan,” tambah Emil.

 

Proyeksi dimulainya tren penurunan suku bunga global ini akan menjadi angin segar bagi investor di mana setelah selama tiga tahun terakhir return bond market Amerika Serikat mencatatkan return negatif sebesar 10 persen (US Treasury Total Return Index). Penurunan suku bunga oleh The Fed akan membuat kinerja bond market Amerika Serikat akan berbalik positif ke depan. Sehingga akan memberikan dampak turunan kepada tingkat return obligasi dan SBN di Indonesia.

 

“Untuk saat ini katalis positif bagi pasar obligasi dalam negeri hanya datang dari sentimen global. Di mana penurunan suku bunga global akan membawa performa kelas aset pendapatan tetap global akan membaik sehingga juga akan berdampak positif bagi pasar SBN dan obligasi dalam negeri. Dengan meredanya tekanan global terhadap ekonomi domestik, maka kami mengasumsikan BI dapat menjaga tingkat suku bunga tetap hingga kuartal IV. Sementara untuk menjaga Rupiah, BI masih memiliki banyak alternatif tools yang dapat dijalankan seperti intervensi di pasar spot dengan memanfaatkan peningkatan cadangan devisa, intervensi pasar DNDF, dan intervensi di bond market,” tutup Emil.

Previous Post

Target 6 GW Tahun 2029, Pertamina NRE Naikkan Delapan Kali Lipat Investasi

Next Post

Sinergi PosIND dengan Treetan Nusantara Network Luncurkan Layanan Umrah dan Wisata Halal

Related Posts

CSR INALUM Salurkan Bantuan  10 Unit Kursi Roda kepada  Yayasan Prestasi Lansia Medan
Berita

INALUM Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional melalui Pengembangan Terintegrasi Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah

17 Februari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Tingkatkan Standar Investasi, Presiden Prabowo Menargetkan ROA 7% untuk Danantara

17 Februari 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution
Berita

Mudik Gratis Bersama PosIND 2026: Dari Pelanggan untuk Pelanggan

16 Februari 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB
Berita

Perkuat Tata Kelola Perusahaan, TIMAH Tingkatkan Kualitas Pemimpin melalui TINS Executive Leadership Program

16 Februari 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Dukung Pembangunan Infrastruktur Kesehatan, Hutama Karya Teken Kontrak Pembangunan RSU Adhyaksa Bali di Jembana

16 Februari 2026
Peringati Hari Anak Internasional, InJourney Aviation Services dan UNICEF Indonesia Lakukan Kolaborasi Program TJSL IAS Anak di 4 Kota Besar
Anak Perusahaan

IAS, IHC, dan Bank Mandiri Launching Layanan Terintegrasi IHC x Joumpa by Livin’ Sukha Mandiri

16 Februari 2026
Next Post
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Sinergi PosIND dengan Treetan Nusantara Network Luncurkan Layanan Umrah dan Wisata Halal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Target 100.000 pemudik, Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026 dibuka 12-28 Februari 2026

Target 100.000 pemudik, Pendaftaran Mudik Gratis BUMN 2026 dibuka 12-28 Februari 2026

6 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

KAI Memprediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 pada 18 Maret 2026

4 hari ago
PGN dan Gagas Dukung Pengembangan CNG sebagai Solusi Energi Gas Domestik yang Berkelanjutan

Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid

5 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

COO Danantara Dony Oskaria Menegaskan Seluruh BUMN Akan Menghadapi Perombakan

3 hari ago
CSR INALUM Salurkan Bantuan  10 Unit Kursi Roda kepada  Yayasan Prestasi Lansia Medan
Berita

INALUM Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional melalui Pengembangan Terintegrasi Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah

by redaksi
17 Februari 2026
0

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) secara resmi melakukan groundbreaking Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian bauksit–alumina–aluminium pada 6 Februari 2026 di Kabupaten...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Tingkatkan Standar Investasi, Presiden Prabowo Menargetkan ROA 7% untuk Danantara

17 Februari 2026
Peresmian POS IND : Pos Indonesia Integrated National Distribution

Mudik Gratis Bersama PosIND 2026: Dari Pelanggan untuk Pelanggan

16 Februari 2026
TIMAH Menerima 65 Mahasiswa dari 26 Perguruan Tinggi di Indonesia pada PMMB

Perkuat Tata Kelola Perusahaan, TIMAH Tingkatkan Kualitas Pemimpin melalui TINS Executive Leadership Program

16 Februari 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur

Dukung Pembangunan Infrastruktur Kesehatan, Hutama Karya Teken Kontrak Pembangunan RSU Adhyaksa Bali di Jembana

16 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In