• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Rabu, 4 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Garap Pembangunan PLTU Suralaya Kapasitas 2 X 1000 MW, Hutama Karya Gunakan Teknologi Ramah Lingkungan

by redaksi
23 Juli 2022
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mengembangkan teknologi ramah lingkungan dalam konstruksi salah satu proyek Engineering, Procurement, & Construction (EPC)-nya yakni Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya yang berlokasi di Cilegon, Banten.

Direktur Operasi II Hutama Karya, Ferry Febrianto mengatakan bahwa dalam menggarap PLTU Suralaya, Hutama Karya mengadopsi teknologi Ultra-Super Critical dan sistem penanganan polusi gas buang yang canggih. Teknologi Ultra Super Critical memungkinkan pembangkit ini menghasilkan listrik secara effisien dan cost efficient karena membutuhkan jumlah batubara dan fuel oil yang lebih sedikit dari sistem pembangkit lainnya. Penggunaan batubara yang lebih sedikit menghasilkan polusi yang lebih sedikit pula.

RelatedPosts

Hadiri Rakor Lintas Sektoral, Dirut Pertamina Pastikan Mudik Idulfitri 1447 H Nyaman dengan Pasokan Energi Aman

Bidik Wealth Management Tumbuh 15% di 2026, BTN Lengkapi Layanan Consumer Banking dan Siapkan UMKM Naik kelas

Sebagai Wujud Rasa Syukur 48 Tahun Mengabdi untuk Negeri, Jasa Marga Gelar Tasyakuran dan Peringatan Menyambut Nuzulul Quran 1447H

“Selain itu, gas hasil buangan juga di-treatment lebih lanjut agar memenuhi standard lingkungan hidup yang berlaku,” ujar Ferry. Perlu diketahui, sesuai peraturan, standar baku mutu untuk kandungan gas buang PLTU seperti SOx, Partikulat, dan NOx masing-masing adalah 550 mg/Nm3, 100 mg/Nm3 dan 550 mg/Nm3.

Lebih lanjut, Ferry menyampaikan bahwa berkat teknologi yang dikembangkan Hutama Karya tersebut, maka angka-angka itu dipangkas menjadi di bawah 350 mg/Nm3, 30 mg/Nm3, dan 128mg/Nm3, secara berurutan untuk SOx, Partikulat, dan NOx. Di samping itu teknologi USC memiliki thermal efficiency yang lebih tinggi daripada teknologi Sub-critical dan Supercritical. Semakin tinggi thermal efficiency yang dihasilkan maka semakin sedikit jumlah batu bara yang dibutuhkan untuk proses pembakaran.

“Artinya, untuk menghasilkan output energi yang sama, teknologi USC membutuhkan jumlah batubara yang lebih sedikit dari teknologi sub-critical atau supercritical. Ini juga memengaruhi kadar polusi yang dihasilkan. Batubara memiliki kandungan sulphur, di mana apabila dibakar akan menghasilkan sulphur dioxide (SO2). Apabila SO2 dibuang ke atmosfir, dan bercampur dengan awan, maka akan menghasilkan hujan asam. Karena jumlah batubara yang dibutuhkan lebih sedikit, teknologi USC dapat menghasilkan kandungan SO2 yang lebih sedikit pula, sehingga lebih ramah lingkungan,” tegas Ferry.

Atas pengembangan teknologi inilah pada tahun 2021, PLTU Suralaya garapan HK meraih Indonesia Green Award (IGA) 2021 sebagai PLTU berteknologi maju ramah lingkungan di Indonesia.

PROSES RAMAH LINGKUNGAN

Selain USC, PLTU Suralaya dilengkapi dengan sistem penanganan gas buang yang canggih. Proyek ini menggunakan sistem Electrostatic Precipitator, Flue Gas Desulphurization System dan Selective Catalytic Converter.

Sistem-sistem tersebut memiliki fungsinya masing-masing dimana gas buang dari hasil pembakaran akan disalurkan ke sistem-sistem tersebut sehingga kandungan berbahaya dari gas buang tersebut, seperti Nitrogen Oksida (NOx), Sulphur Oksida (SO2), partikulat padat, dan lainnya dapat dikurangi sampai batas aman atau bahkan dihilangkan.

Tak sampai di situ, PLTU Suralaya juga mengimplementasikan teknologi mutakhir untuk mengurangi polusi akibat dari pembakaran batubara. Sebut saja sistem boiler pada proyek ini menggunakan teknologi low NOx Burner. Low NOx burner ini menggunakan system yang dapat mengontrol campuran udara dan bahan bakar sehingga menghasilkan kandungan Nitrogen Oksida (NOx) yang rendah. NOx merupakan salah satu gas yang berbahaya apabila dilepas ke atmosfir dan dihirup manusia.

Setelah itu, gas hasil pembakaran batu bara dari boiler kemudian disalurkan ke Selective Catalytic Reduction (SCR) system. Pada sistem ini, gas buang akan diinjeksi dengan ammonia menggunakan ammonia injection system. Proses ini menghasilkan reaksi kimia antara ammonia dan N0x sehingga gas buang bersih dari kandungan N0x.

“Selanjutnya gas buang disalurkan menuju Electrostatic Precipitator (ESP). Tujuan ESP ini adalah untuk menyaring partikulat-partikulat padat hasil pembakaran batu bara agar tidak terbuang ke udara. System ESP ini menghasilkan medan elektrostatik yang memungkinkan partikulat dari gas buangan tersebut tertarik dan menempel di anoda yang ada di ESP. Partikulat yang tertarik kemudian di kumpulkan untuk di-treatment lebih lanjut,” imbuh Ferry.

Dari ESP, gas yang partikulatnya sudah tersaring kemudian masuk ke Flue Gas Desulphurization System. FGD ini berfungsi untuk menetralkan kandungan SO2. Gas dari ESP akan disalurkan ke FGD, dimana gas tersebut akan disemprotkan cairan batu kapur untuk mengikat kandungan SO2.

“Gas buang yang sudah bersih kemudian dibuang melalu chimney. Kandungan gas buang tersebut dikontrol secara terus-menerus menggunakan Continuous Emission Monitoring System yang terpasang di chimney. PLTU Suralaya akan memastikan gas buang hasil pembakaran batubara selalu memenuhi standar lingkungan hidup yang berlaku,” terangnya.

PERKEMBANGAN PROYEK PLTU SURALAYA

Perkembangan proyek PLTU saat ini sedang dalam pengerjaan pada area-area concern, seperti turbine building, BOP, jetty, intake, CHS, dan chimney. Menurut Ferry, Hutama Karya tetap berkomitmen untuk menyelesaikan proyek PLTU Suralaya di tahun 2025 mendatang sesuai kontrak awal dengan Indo Raya Tenaga atau IRT selaku pemilik proyek.

Ia melanjutkan, pengerjaan proyek PLTU Suralaya berbeda dengan PLTU sebelumnya. Kapasitas PLTU Suralaya paling besar di antara proyek-proyek PLTU sebelumnya, yaitu 2 x 1000 MW. PLTU ini dibangun di atas reklamasi area serta menggunakan sumber daya paling besar. Adapun saat ini progress proyek senilai 26 Triliun rupiah ini sudah mencapai 42,92%.

Bangunan – bangunan yang berada di area Power Block sudah terlihat wujudnya, diantaranya 2 bangunan Turbine, masing -masing dalam proses instalasi rangka baja. Diapit oleh 2 bangunan tersebut, terlihat bangunan CCB “Central Control Building” yang sudah memasuki tahapan pekerjaan arsitektur mechanical dan electrical. Selain itu baru – baru ini, Hutama Karya berhasil menyelesaikan rekor pengecoran dalam jumlah terbesar yang pernah dikerjakan, yakni di area pondasi bangunan “Chimney” sebesar 6000 m3 dilakukan 3 hari berturut2 selama 24 jam melibatkan 3 batching plan yang dibangun di dalam area site dan manpower dalam jumlah besar.

“Hutama Karya meyakini bahwa mega proyek ini yang merupakan proyek strategis nasional, yang memiliki peran besar untuk menyuplai listrik untuk seluruh wilayah Indonesia, dimana suatu kebanggan yang sangat besar ketika Hutama Karya dipercaya untuk membangun dan menyelesaikan pembangunan pembangkit ini hingga layak beroperasi,” tutup Ferry Febrianto, Direktur Operasi II Hutama Karya.

Previous Post

Akses Internet Cepat Kelas Dunia Siap Hadir di Kawasan Timur Indonesia

Next Post

Resmi Ganti Nama, ULBI Beri Beasiswa Kuliah Gratis Sampai Lulus

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Hadiri Rakor Lintas Sektoral, Dirut Pertamina Pastikan Mudik Idulfitri 1447 H Nyaman dengan Pasokan Energi Aman

4 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Bidik Wealth Management Tumbuh 15% di 2026, BTN Lengkapi Layanan Consumer Banking dan Siapkan UMKM Naik kelas

4 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Sebagai Wujud Rasa Syukur 48 Tahun Mengabdi untuk Negeri, Jasa Marga Gelar Tasyakuran dan Peringatan Menyambut Nuzulul Quran 1447H

4 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Angkat Tema “Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat”, PLN Journalist Awards 2025 Apresiasi 18 Karya Terbaik

4 Maret 2026
Tingkatkan Penghijauan Kawasan Bakauheni Harbour City, ASDP dan Pemprov Lampung Gelar Penanaman Pohon
Berita

Belum Nikmati Diskon Tiket Lebaran? ASDP Jamin Refund Selisih Tarif

4 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Lagi, Dua Kilang Pertamina Raih Sertifikasi Keberlanjutan Internasional untuk Produksi SAF

4 Maret 2026
Next Post
Pos Indonesia dan DJP Patok Target Penjualan Materai Tahun Ini Rp5,23 Triliun

Resmi Ganti Nama, ULBI Beri Beasiswa Kuliah Gratis Sampai Lulus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Periode Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Buka 6 ruas Tol Gratis Sepanjang 198 km

7 hari ago
ITDC Sedang Memproduksi Film “Akad”

Berkah Ramadan Seru 2026, ITDC Hadirkan Wujud Kepedulian, Kebersamaan, dan Nilai Budaya Spiritual

4 hari ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Integrasikan 1.231 Anak ke Stunting Action Hub, Langkah Nyata Telkom Dorong Penurunan Stunting Berbasis Data

3 hari ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Telkom Solution Perkuat Sinergi Lintas Industri, Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Berbasis Digital

7 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Hadiri Rakor Lintas Sektoral, Dirut Pertamina Pastikan Mudik Idulfitri 1447 H Nyaman dengan Pasokan Energi Aman

by redaksi
4 Maret 2026
0

PT Pertamina (Persero) menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal perjalanan masyarakat Indonesia dalam menyambut hari raya Idulfitri 1447 H. Komitmen ini...

Read more
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Bidik Wealth Management Tumbuh 15% di 2026, BTN Lengkapi Layanan Consumer Banking dan Siapkan UMKM Naik kelas

4 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Sebagai Wujud Rasa Syukur 48 Tahun Mengabdi untuk Negeri, Jasa Marga Gelar Tasyakuran dan Peringatan Menyambut Nuzulul Quran 1447H

4 Maret 2026
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Angkat Tema “Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat”, PLN Journalist Awards 2025 Apresiasi 18 Karya Terbaik

4 Maret 2026
Tingkatkan Penghijauan Kawasan Bakauheni Harbour City, ASDP dan Pemprov Lampung Gelar Penanaman Pohon

Belum Nikmati Diskon Tiket Lebaran? ASDP Jamin Refund Selisih Tarif

4 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In