• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 9 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Garuda Indonesia Akumulasi Kerugian Rp2,9 Triliun Selama 7 Tahun Operasikan CRJ-1000

by redaksi
11 Februari 2021
in Berita
0
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Gauda Indonesia Tbk. (GIAA) telah memutuskan untuk mengakhiri kontrak secara dini atau early termination pesawat CRJ-1000 akibat menderita kerugian setara Rp2,9 triliun selama mengoperasikan pesawat tersebut hingga 7 tahun.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan telah mengoperasikan selama 7 tahun, sedangkan tarif sewa untuk 12 pesawat tersebut mencapai US$27 juta. Pemutusan kontrak dini terhadap lessor Nordic Aviation Capital (NAC), yang jatuh tempo pada 2027, bisa melakukan penghematan hingga lebih dari US$220 juta.

RelatedPosts

Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal

Danantara Tengah Mengkaji Masuk ke Industri Tekstil Melalui Pembentukan BUMN Khusus

PAL Dorong Kepastian Regulasi Industri Strategis dalam Revisi UU PSDN

“Selama 7 tahun mengoperasikan, secara rata-rata mengalami kerugian lebih dari US$30 juta per tahun dan sewa pesawatnya sendiri juga US$27 juta untuk 12 pesawat tersebut. Jadi kami tetap mengalami kerugian. Kalau dengan terminasi sampai akhir masa kontrak bisa saving US$220 juta. Ini lebih baik untuk menghilangkan kerugian,” ujarnya, Rabu (10/2/2021).

Irfan melanjutkan terkait dengan persoalan dugaan korupsi pada pesawat tersebut juga masih menunggu hasil investigasi. Emiten berkode saham GIAA tersebut akan tetap meyakinkan lessor bahwa keputusan menghentikan kontrak lebih awal bukan merupakan keputusan emosional tetapi juga memiliki landasan legal.

“Jadi kalau disetujui early termination. Apabila bersedia melakukan negosiasi kembali,” imbuhnya.

GIAA sebelumnya juga telah menegaskan akan mengurangi penggunaan pesawat seperti Bombardier dan ATR lantaran dianggap tidak cocok dengan Garuda. Irfan menjelaskan pesawat itu biasanya digunakan untuk penerbangan bolak-balik yang tidak cocok dengan karakter orang Indonesia.

“Jadi gini kaya Bombardier itu kan kaya pesawat commuting, artinya orang terbang dengan itu kalau bolak-balik. Pesawat itu bagus kalau sekitar 3 jam terbang sementara di Indonesia orang commuting cuma ke Bandung di luar itu orang nginep nggak commute,” paparnya.

Garuda pun berupaya mengembalikan pesawat yang tidak sesuai kepada pihak lessor. Di antaranya tipe CRJ-1000 bombardier dengan kondisi saat ini sebanyak 18 pesawat yang sudah dikandangkan. Kesepakatan terkait dengan pesawat CRJ-1000 telah diselesaikan saat Singapore Airshow pada Februari 2012.

Pada saat itu, Garuda awalnya setuju untuk memperoleh enam pesawat CRJ-1000, dengan opsi untuk menerima pengiriman 12 jet tambahan dengan kontrak senilai US$1,32 miliar. Pesawat pertama buatan Kanada itu dikirim pertama kali pada Oktober 2012 dan terakhir pada Desember 2015.

Sumber bIsnis, edit koranbumn

Previous Post

Bersama Holding Ultra Mikro, PNM Berharap Biaya Operasional Kian Efisien

Next Post

Wijaya Karya Raih Kontrak Baru Senilai Rp1,4 Triliun pada Januari 2021

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal

9 April 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Tengah Mengkaji Masuk ke Industri Tekstil Melalui Pembentukan BUMN Khusus

9 April 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

PAL Dorong Kepastian Regulasi Industri Strategis dalam Revisi UU PSDN

9 April 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Proyek Tol Harbour Road II senilai Rp5,82 triliun, WIKA Telah Merealisasikan Progres Fisik Mencapai 32,31% untuk Porsi Pekerjaan yang Ditangani

9 April 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
Berita

Krakatau Baja Konstruksi Rampungkan Mushola Modular dan Gedung Serba Guna Modular di Tapanuli Selatan

9 April 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpang

9 April 2026
Next Post
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC

Wijaya Karya Raih Kontrak Baru Senilai Rp1,4 Triliun pada Januari 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Konsolidasi Bisnis Manajemen Investasi, Bank Mandiri Telah Mengalihkan Anak Usaha Mandiri Manajemen Investasi

4 hari ago
Workshop BUMN dan ANAK USAHA 16-17 April 2026: Implementasi – Integrasi ICOFR dan Manajemen Risiko

Workshop BUMN dan ANAK USAHA 16-17 April 2026: Implementasi – Integrasi ICOFR dan Manajemen Risiko

3 hari ago
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

Dirut BULOG Panen Raya di Jawa Timur, Optimistis Mendukung Capaian Target 4 Juta Ton Setara Beras Tahun 2026

1 hari ago
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Dirut Semen Indonesia, Indrieffouny Indra Ungkap Pasar Oversupply Akibatkan Utilisasi Pabrik Perusahaan Turun hingga Saat Ini

5 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal

by redaksi
9 April 2026
0

PT Pertamina (Persero) memfasilitasi 1.346 sertifikasi UMKM sepanjang Januari–Maret 2026, mencakup NIB, sertifikasi halal, HaKI, SPPL, dan lainnya, sebagai upaya...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Tengah Mengkaji Masuk ke Industri Tekstil Melalui Pembentukan BUMN Khusus

9 April 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Dorong Kepastian Regulasi Industri Strategis dalam Revisi UU PSDN

9 April 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC

Proyek Tol Harbour Road II senilai Rp5,82 triliun, WIKA Telah Merealisasikan Progres Fisik Mencapai 32,31% untuk Porsi Pekerjaan yang Ditangani

9 April 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

Krakatau Baja Konstruksi Rampungkan Mushola Modular dan Gedung Serba Guna Modular di Tapanuli Selatan

9 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In