• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 3 Februari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Garuda Indonesia Bidik Lonjakan Pendapatan dari Segmen Umrah pada Awal Tahun 2026

by redaksi
31 Januari 2026
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) membidik lonjakan pendapatan pada awal tahun 2026 dari pertumbuhan penumpang di segmen penerbangan umrah.

Direktur Niaga Garuda Indonesia Reza Aulia Hakim mengatakan segmen penumpang umrah menjadi fokus utama dalam mendorong pertumbuhan kinerja komersial yang berkelanjutan.

RelatedPosts

KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional

Dorong Keselamatan Berkendara di Area Tambang, PTBA Sukses Gelar Kompetisi Safety Driving

Infrastruktur Terintegrasi Pertamina di Indramayu Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Wilayah Jawa Barat Hingga Jakarta

Tak hanya itu, segmen layanan ini telah menjadi bagian dari strategi penguatan portofolio pasar perseroan.

Sepanjang 2025, Reza menyebut Garuda Indonesia melayani lebih dari 530.0000 penumpang umrah, meningkat sekitar 37% dibandingkan dengan pada 2024.

“Dengan optimalisasi kesiapan alat produksi, kami menargetkan pertumbuhan penumpang umrah menjadi 11% pada 2026 ini,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).

Dia melanjutkan dalam menggenjot kinerja awal tahun ini, perseroan mengandalkan penyelenggaraan Garuda Indonesia Umrah Travel Fair, baik dari sisi jumlah jemaah maupun nilai transaksi.

Target tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan pada tahun sebelumnya. Dia memaparkan pada tahun lalu, perseroan mampu meraup sekitar 33.000 jamaah dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp470 miliar.

“Tahun ini kami menargetkan penjualan minimum di atas 40.000 jamaah, dengan nilai transaksi sekitar Rp520 miliar. Artinya ada peningkatan sekitar Rp50 miliar dibandingkan tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Perseroan berharap dapat mengoptimalkan peluang tersebut sejalan dengan jumlah jemaah Indonesia dari tahun ke tahun yang tumbuh cukup signifikan dalam melaksanakan perjalanan ibadah umrah maupun haji serta pertumbuhan angkutan menuju tanah suci yang mencatatkan pergerakan hingga 40%.

Sebagai perbandingan, sepanjang kuartal I/2025 lalu, GIAA mampu menggenjot pertumbuhan pendapatan dari segmen penerbangan tidak berjadwal yang meningkat sebesar 92,88% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan positif ini terutama ditopang oleh peningkatan trafik pada pasar charter umrah. Permintaan yang meningkat, khususnya pada segmen umrah dan perjalanan grup.

Hal tersebut mendorong perseroan pada tahun ini untuk makin mengoptimalkan perjalanan umrah, serta didukung oleh pemulihan bisnis penerbangan global.

Pendapatan pangsa pasar charter Garuda Indonesia pada kuartal I/2025 senilai US$37,95 juta atau Rp623,84 miliar. Dengan catatan trafik penumpangnya sebanyak 24.618 orang dengan jumlah penerbangan lebih dari 69 kali untuk periode umrah.

Dia juga menegaskan penguatan kinerja charter ini menjadi fondasi penting dalam strategi diversifikasi pendapatan GIAA.

Sementara itu, hingga kuartal III/2025, GIAA membukukan penurunan pendapatan sebesar 10,53% secara year on year (YoY) menjadi US$842,16 juta. Pada saat yang sama, laba bersih perusahaan juga anjlok 29,65 persen YoY menjadi US$37,93 juta atau sekitar Rp632,03 miliar.

Manajemen GIAA menyebut program pemeliharaan pesawat merupakan penyebab utama yang menekan kinerja.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

CIO Danantara, Pandu Sjahrir Memperingatkan Risiko Degradasi MSCI yang Bisa Memicu Outflow hingga US$50 miliar

Next Post

Lewat Pameran Wewangian Perfume Pop Market 2026, Bank Mandiri Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan

Related Posts

Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional

2 Februari 2026
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA
Berita

Dorong Keselamatan Berkendara di Area Tambang, PTBA Sukses Gelar Kompetisi Safety Driving

2 Februari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Infrastruktur Terintegrasi Pertamina di Indramayu Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Wilayah Jawa Barat Hingga Jakarta

2 Februari 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
Berita

Awali Tahun 2026, Len Industri Tingkatkan Penguatan Eksekusi, Budaya Kerja dan Kolaborasi

2 Februari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

CEO Danantara, Rosan Roeslani Pastikan Belum Ada Pembicaraan Resmi Terkait Perombakan Direksi Bank BUMN

2 Februari 2026
Hutama Karya Tunggu Keputusan Resmi Pemegang Saham Kelangsungan Holding Infrastruktur
Berita

Hutama Karya Perkuat Integrasi Transportasi Pusat Kota Melalui Pembangunan Stasiun Bawah Tanah Glodok-Kota MRT Jakarta

2 Februari 2026
Next Post
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Lewat Pameran Wewangian Perfume Pop Market 2026, Bank Mandiri Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020

Mitra Binaan PUSRI, Roemah Jumpoetan Palembang Meraih Sertifikasi SNI Pertama untuk Kain Jumputan

7 hari ago
RUPS Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Angkat Anggota Baru Dekom PTPN II, PTPN X dan PTPN XIV

PTPN Group Legal Summit Tahun 2026

6 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Buka Opsi Menjadi Pemegang Saham BEI

1 hari ago
Semangat Baru KAI Commuter

KCI Mengkaji Rencana Pengadaan 30 rangkaian Kereta Baru senilai Rp5 triliun

1 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi
Berita

KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional

by redaksi
2 Februari 2026
0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja positif angkutan barang pada Januari 2026. Sepanjang periode tersebut, KAI mengangkut sebanyak 983.036...

Read more
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Dorong Keselamatan Berkendara di Area Tambang, PTBA Sukses Gelar Kompetisi Safety Driving

2 Februari 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Infrastruktur Terintegrasi Pertamina di Indramayu Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Wilayah Jawa Barat Hingga Jakarta

2 Februari 2026
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Awali Tahun 2026, Len Industri Tingkatkan Penguatan Eksekusi, Budaya Kerja dan Kolaborasi

2 Februari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara, Rosan Roeslani Pastikan Belum Ada Pembicaraan Resmi Terkait Perombakan Direksi Bank BUMN

2 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In