Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan kunjungan inspeksi Taman Wisata Candi Borobudur, hal ini dilakukan memastikan penutupan destinasi wisata di Kabupaten Magelang selama masa libur Lebaran 2021. Ganjar Pranowo berharap kebijakan ini bisa diikuti objek wisata di daerah lain karena dikhawatirkan bisa menarik banyak pengunjung serta terjadinya penyebaran Covid-19.
“Potensi-potensi tempat pariwisata yang kerumunannya banyak saya sarankan juga untuk diperhatikan, kalau kira-kira agak berat untuk mengawasi ditutup saja. Itu jauh lebih baik,” kata Ganjar Pranowo usai melakukan inspeksi ke Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Senin (10/5/2021). Destinasi unggulan Jawa Tengah itu ditutup sejak 8-17 Mei 2021.
Ganjar Pranowo melakukan peninjauan ke pos I TWC Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Dalam kunjungan ini, Ganjar berharap kebijakan bisa diikuti daerah lain.
“Mudah-mudahan yang di Magelang ini juga bisa menjadi contoh, seperti pihak Borobudur umpama, sudah mulai ditutup sejak tanggal 8 sampai 17 nanti,” kata Ganjar.
Ganjar berharap, potensi keramaian di tempat pariwisata menjadi perhatian oleh pemerintah daerah. Pengawasan harus ketat, jika tidak maka lebih baik tutup.
Daerah lain yang masih membuka tempat wisata, lanjut Ganjar, juga harus memastikan sesuai dengan izin yang hanya membuka 30 persen dari kapasitas. Sehingga kontrol terhadap kerumunan akan mudah.
Seperti diketahui, Taman Wisata Candi Borobudur yang dikelola oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) merupakan destinasi yang menerapkan protokol kesehatan secara ketata dan telah mendapat sertifikasi CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Upaya yang telah dilakukan semenjak membuka kawasan ini, Juli 2020 ini, menjadi komitmen utama dalam melayani wisatawan.
Plt GM TWC Borobudur Jamaludin Mawardi mengatakan, selama masa penutupan ini, pihaknya akan tetap menjaga penerapan protokol kesehatan dan implementasi CHSE dengan tetap menjaga kebersihan & kemananan lingkungan, merawat sarpras pendukung CHSE sehingga pada saat sudah diijinkan dibuka kembali semua siap menerima kunjungan wisatawan.
“Selama masa penutupan ini, kami akan tetap melakukan upaya rutin seperti menjaga keamanan serta kebersihan lingkungan agar destinasi tetap terjaga dan terhindar dari penyebaran Covid-19. Semoga kondisi ini segera usai,” ujarnya.















