• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 19 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Hep Can’t Wait, Jangan Sampai Hati Anda Tersakiti Virus!

by redaksi
2 Agustus 2021
in Berita, TJSL - PKBL - CSR
0
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Secara statistik, setidaknya 1,1 juta orang di dunia meninggal akibat Hepatitis B dan C, 9,4 juta orang menjalani rawat jalan. 10% dari penduduk dunia saat ini  (7,8 milyar) terdiagnosis Hepatitis B, dan 22% diantaranya sedang dalam pengobatan.

Dalam rangka memperingati hari Hepatitis Sedunia / World Hepatitis Day (WHD), Bio Farma menyelenggarakan tiga rangkaian webinar yang diselenggarakan pada tanggal 27 – 28 Juli 2021. Dengan Tema WHD 2021 Hep Can’t Wait, Bio Farma mengajak beberapa kalangan mulai dari profesi, asosiasi hingga masyarakat umum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang Hepatitis yang merupakan satu dari 10 penyakit yang menyebabkan kematian, sehingga masyarakat mampu mengatasi hal tersebut dengan melakukan diantaranya pencegahan melalui vaksinasi Hepatitis.

Seminar pertama diselenggarakan pada tanggal 27 Juli 2021, dengan mengundang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Wilayah Jawa Barat, dengan menghadirkan profesi Bidan lebih dari 200 peserta dari seluruh Kab/Kota di Jawa Barat. Dalam sambutan Ketua Ikatan Bidan Indonesia Wilayah Jabar, Eva Riantini mengatakan bahwa ada penyakit Hepatitis yang harus tetap diwaspadai ditengah upaya penanganan pandemi Covid-19

RelatedPosts

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

Mudik Bersama BUMN dan ESDM, ANTAM Berangkatkan 500 Pemudik

Mudik Gratis BUMN 2026, PAL Indonesia Berangkatkan Ratusan Pemudik

“Bidan yang merupakan garda terdepan dalam melayani kesehatan untuk masyarakat perlu paham dan waspada terhadap penyakit Hepatitis yang berbahaya ditengah penanganan pandemi Covid-19. Bidan juga merupakan yang pertama kali bersentuhan dengan bayi yang baru lahir, yang harus langsung diberikan vaksin hepatitis karena itu sudah menjadi kewenangan kami” ujarnya

Sementara itu, Kepala Divisi Komunikasi Pasar dan Distribusi, Bio Farma Hidayat Setiadji mengatakan penyakit hepatitis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus, bisa juga disebabkan oleh kondisi atau penyakit lain, seperti kebiasaan mengonsumsi alkohol, penggunaan obat-obatan tertentu, atau penyakit autoimun. Jika disebabkan oleh infeksi virus, hepatitis bisa menular.

“”Ada lima jenis virus Hepatitis yaitu tipe A, B, C, D dan E. Hepatitis B dan Hepatitis C merupakan dua jenis tipe penyakit yang paling berbahaya dibanding tipe lainnya. IBI juga memiliki program yang salah satunya adalah untuk mengeliminasi Hepatitis yang ada di Indonesia”, ungkapnya.

Puncaknya pada tanggal 28 Juli 2021, Bio Farma menyelenggarakan webinar dengan Asosiasi Klinik Indonesia (ASKLIN), dengan tema yang sama yaitu Hep Can’t Wait, menghadirkan narasumber ternama seperti Dr. Eddi Junaedi, SpOG., SH., M.Kes yang merupakan Ketua

Umum ASKLIN Pusat, dan Dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc., Sp.PD., dokter penyakit dalam dan vaksinolog. Dalam kegiatan ini juga diberikan bantuan vaksin Hepatitis B yang diproduksi oleh Bio Farma, kepada ASKLIN sebanyak 131 box, kegiatan simbolis ini juga sekaligus memperingati HUT Bio Farma ke 131 yang akan jatuh pada tanggal 6 Agustus 2021 mendatang.

Tentang Hepatitis

Hepatitis didefinisikan sebagai suatu penyakit yang ditandai dengan terdapatnya peradangan pada organ tubuh yaitu hati. Hepatitis merupakan suatu proses terjadinya inflamasi atau nekrosis pada jaringan hati yang dapat disebabkan oleh infeksi, obat-obatan, toksin gangguan metabolik, maupun kelainan autoimun.

Secara statistik, setidaknya 1,1 juta orang di dunia meninggal akibat Hepatitis B dan C, 9,4 juta orang menjalani rawat jalan. 10% dari penduduk dunia saat ini (7,8 milyar) terdiagnosis Hepatitis B, dan 22% diantaranya sedang dalam pengobatan.

Hal ini diungkapkan Sri Harsi Teteki, Direktur Pemasaran, Penelitian dan Pengembangan Bio Farma, dalam kegiatan Konferensi Pers dalam rangka memperingati World Hepatitis Day 2021. Dalam masa pandemi Covid-19 ini, terkadang kita lupa ada penyakit lain yang juga mengintai kita, selain Covid-19, antara lain adalah penyakit hepatitis.

“Hepatitis adalah penyakit yang disebut juga the silent killer khususnya hepatitis B dan C hal ini dikarenakan, virus ini memiliki masa inkubasi yang cukup panjang, dan tidak memberikan gejala yang spesifik pada saat awal virus mulai masuk kedalam tubuh kita”, Ujar Sri Harsi.

Kesadaran upaya preventif sedari dini dengan segala upaya, bisa kita lakukan melalui perilaku hidup bersih dan sehat, dan melalui pemberian kekebalan spesifik melalui vaksin, agar penyakit ini tidak menjadi komplikasi dikemudian hari apalagi Indonesia masih termasuk negara endemis untuk penyakit Hepatitis.

Sementara itu Kepala Divisi Retail dan Pelayanan Bio Farma, dr Mahsun Muhammadi MKK, menyampaikan, serangan Virus Hepatitis B ini, paling sering ditularkan dari ibu ke anak selama masa kehamilan.

“Alhamdulilah Bio Farma sudah bisa memproduksi vaksin hepatitis B, baik dalam kemasan tunggal maupun dalam kemasan vaksin kombinasi bersama vaksin Difteri, Tetanus, Pertusis dan Hepatitis B / pentabio, setidaknya Bio Farma memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan imunisasi pemerintah, dengan memproduksi vaksin Hepatitis B”, ujar Mahsun.

Dalam kesempatan ini Kepala Bagian Operasional Pelayanan Bio Farma, dr Erwin Setiawan menyampaikan, mendorong masyarakat untuk dapat mengakses tempat layanan vaksinasi untuk pencegahan, dan layanan laboratorium untuk deteksi dini serta ke Klinik atau Rumah Sakit untuk pengobatan hepatitis B.

“Jangan Tunda Vaksinasi dan Jangan takut untuk ke Rumah sakit/Klinik karena kasus penyakit hepatitis B terus meningkat sehingga diperlukan upaya upaya untuk penanggulangan hepatitis B segera bila tidak bukan tidak mungkin hal ini menjadi ancaman kesehatan masyarakat pada tahun 2030”, ungkapnya

Previous Post

Kinerja Keuangan IPCC Dapat Turnaround Catatkan Peningkatan Sepanjang Semester I 2021

Next Post

Berita Singkat BUMN : Jasa Tirta I, IPC, Pindad, Pelindo 1, SIG, Pelindo 3, PPA, Dahana, Danareksa

Related Posts

Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

18 Maret 2026
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung
Berita

Mudik Bersama BUMN dan ESDM, ANTAM Berangkatkan 500 Pemudik

18 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan
Berita

Mudik Gratis BUMN 2026, PAL Indonesia Berangkatkan Ratusan Pemudik

18 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Berangkatkan 750 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

18 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam
Berita

Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

18 Maret 2026
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Berita

Kunjungi Proyek Sekolah Rakyat di Singkawang dan Pontianak, Menko Infrastruktur AHY Tekankan Pentingnya Infrastruktur Pendidikan

18 Maret 2026
Next Post
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN

Berita Singkat BUMN : Jasa Tirta I, IPC, Pindad, Pelindo 1, SIG, Pelindo 3, PPA, Dahana, Danareksa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Sambut Mudik Lebaran, PELNI Tingkatkan Kualitas Layanan Penumpang

3 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

CEO Danantara Rosan Roeslani Memastikan Tahun Pertama Perjalanan Lembaga Difokuskan Pembangunan Fondasi Kelembagaan dan Penguatan Tata Kelola

4 hari ago
Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Satu Tahun Danantara Indonesia : KAI Turut Berkontribusi Menyalurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah kepada sekitar 4.000 siswa

4 hari ago
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

PAL Indonesia Gandeng ITS Siapkan SDM untuk Konsolidasi Galangan Nasional

5 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

by redaksi
18 Maret 2026
0

PT Pertamina (Persero) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Pengaturan (BP) BUMN berkontribusi dalam penyelenggaraan Program...

Read more
Antam Klaim Siap Kelola, Terkait Titipan Aset dari Kejagung

Mudik Bersama BUMN dan ESDM, ANTAM Berangkatkan 500 Pemudik

18 Maret 2026
Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Mudik Gratis BUMN 2026, PAL Indonesia Berangkatkan Ratusan Pemudik

18 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Berangkatkan 750 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

18 Maret 2026
Berita Singkat BUMN : Pelindo, KAI, PAL Indonesia, PTPN 3, Indonesia Power, Waskita Karya, Indonesia Power, Bukit Asam

Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

18 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In