Zulhas mengatakan sampai dengan 31 Maret 2026 pukul 08.08 WIB, sebanyak 3.505 titik KopDes/Kel Merah Putih sudah selesai tahap pembangunan fisik yang didominasi Provinsi Jawa Timur (1.226 unit) dan Jawa Tengah (1.167 unit) yang sudah terbangun 100%.
“Ditugaskan selama 2 tahun Agrinas Pangan untuk segera menjalankan [operasional KopDes/Kel Merah Putih] yang sudah siap tadi [3.505 unit] itu sebagai mana arahan Bapak Presiden,” kata Zulhas dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas) di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Selain itu, Agrinas Pangan juga mencatat sebanyak 25.121 titik KopDes/Kel Merah Putih masih dalam proses pembangunan dan terdapat 33.168 titik lahan yang siap dibangun KopDes/Kel Merah Putih.
“Sekarang 33 [ribu KopDes/Kel Merah Putih], mudah-mudahan sampai Juni bisa sampai 40.000 [unit lahan yang siap dibangun]. Setelah 40.000 kita akan data semuanya,” ujarnya.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan pendataan tersebut dilakukan lantaran adanya keterbatasan wilayah perkotaan. Untuk itu, pemerintah berencana membangun KopDes/Kel Merah Putih secara bertingkat.
“Di kota-kota besar itu tanahnya nggak sampai 1.000 [meter persegi]. Ada 600, ada 500, ada 400, ada 700. Itu kedua nanti kita akan bangun modelnya mungkin naik ke atas atau sebagainya. Itu akan direncanakan kemudian,” terangnya.
Lebih lanjut, Zulhas menjelaskan nantinya Presiden Prabowo Subianto akan menyusun Instruksi Presiden (Inpres) tentang operasionalisasi KopDes/Kel Merah Putih.
Inpres tersebut akan memuat pembagian tugas dan pokok sejumlah kementerian/lembaga, mulai dari Agrinas, Kementerian Desa (Kemendes), hingga Kementerian Koperasi (Kemenkop).
Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menjelaskan bahwa operasionalisasi KopDes/Kel Merah Putih untuk sementara ini dikelola oleh Agrinas. Setelahnya, Agrinas akan menyerahkan kepada desa/kelurahan.
“Operasionalisasinya sementara dijangkau Agrinas untuk dua tahun. Nanti baru diserahkan kepada desa. Nanti diserahkan ke desa. Kolaborasi sama yang lain-lain,” pungkasnya.
Sumber Bisnis, edit koranbumn














