• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Jumat, 9 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Holding Farmasi Catat Pertumbuhan Penjualan Bersih sebesar Rp 43,44 triliun Sepanjang 2021

by redaksi
21 Juni 2022
in Berita
0
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Holding BUMN Farmasi yang terdiri atas Bio Farma, Kimia Farma dan Indofarma menunjukan kinerja yang memuaskan sepanjang 2021 dengan mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 43,44 triliun.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan pencapaian ini meningkat sebanyak tiga digit, atau sebesar 203,16 persen jika dibandingkan dengan kinerja 2020 yang mencapai Rp 14,32 triliun.

RelatedPosts

Bio Farma Dukung Program Vaksinasi Influenza Tim Satgas Kemendagri untuk Pemulihan Layanan Publik Di Aceh Tamiang

Asuransi Jasindo Semakin Memantapkan Narasemesta Jadi Fondasi Keberlanjutan di 2026

12 BUMN Mengalihkan Kepemilikan Saham Seri B dari Danantara ke BP BUMN

“Laba usaha 2021 meningkat sebesar 668,1 persen dibandingkan 2020 atau mencetak laba bersih Rp 1,93 triliun,” ujar Honesti dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (21/6).

Sejak dibentuk pada 2020, lanjut Honesti, Holding BUMN Farmasi membawa misi untuk mewujudkan ketahanan kesehatan nasional di Indonesia, dengan mengintegrasikan seluruh kompetensi yang dimiliki, memadukan seluruh talenta dan kemampuan untuk berinovasi serta mempersiapkan program-program transformasi sebagai roadmap bagi pengembangan BUMN Farmasi menjadi Leading Life Science Company kelas dunia.

Honesti melanjutkan BUMN Farmasi sejak awal pandemic Covid 19 juga telah berperan sebagai garda terdepan dalam mencegah dan menanggulangi pandemi dengan menyediakan, mengembangkan, memproduksi dan mendistribusikan vaksin covid-19 ke seluruh pelosok negeri, sehingga tujuan pembentukan kekebalan kelompok bisa tercapai.

Kata Honesti, kinerja yang meningkat signifikan ini salah satunya merupakan kontribusi dari keberhasilan Bio Farma dalam melaksanakan penugasan untuk penyediaan dan pendistribusian vaksin Covid-19. Selain itu juga didukung dari penjualan layanan regular Bio Farma berupa vaksin dan serum untuk pasar domestik maupun pasar internasional.

“Vaksin merupakan game changer, untuk membantu bangsa Indonesia keluar dari permasalahan pandemi Covid-19,” ucap Honesti.

Honesti menyampaikan Bio Farma sebagai induk Holding BUMN Farmasi, mendapatkan penugasan vital dan strategis dari pemerintah untuk dapat memastikan distribusi 400 juta dosis vaksin Covid-19 dengan tetap mempertahankan kualitas berstandar tertinggi dari WHO. Kiprah Bio Farma dan anak usahanya dalam perang ini merupakan bentuk komitmen dari BUMN Farmasi untuk menjalankan peran strategis dalam menjaga stabilitas penyediaan dan distribusi vaksin secara nasional.

Selain vaksin dan serum, lanjut Honesti, penjualan holding BUMN Farmasi pun ditopang dari penjualan anak usaha, PT Kimia Farma pada sektor manufaktur dan Indofarma yang berasal peningkatan nilai penjualan dari segmen produk obat dan pengadaan vaksin Covid-19.

“Kinerja Bio Farma sebagai induk, dikontribusi dari sektor pemerintah melalui penugasan penyediaan vaksin covid-19, sebesar Rp 26,81 triliun, disusul dengan sektor ekspor yang cukup signifikan mencapai Rp 1,47 triliun, meningkat sebesar 47,58 persen jika dibandingkan 2020, serta pendistribusian vaksin Covid-19 hibah sebesar Rp 388,83 miliar,” ucap Honesti.

Sementara itu, sambung Honesti, Kimia Farma (KAEF) sebagai anggota Holding BUMN Farmasi, memberikan kontribusi sebesar 29,6 persen dari total pendapatan bersih, atau mencapai Rp 12,85 triliun. Penjualan Kimia Farma didominasi oleh peningkatan pada segmen manufaktur yang tumbuh hingga 246,75 persen, dan segmen ritel yang tumbuh 19,12 persen dari tahun sebelumnya.

Honesti memaparkan Indofarma (INAF) memberikan kontribusi sebesar 6,68 persen atau mencapai Rp 2,9 triliun, atau meningkat sebesar 69,15 persen. Pencapaian tersebut berasal dari peningkatan nilai penjualan dari segmen produk Obat sebesar Rp2,1 triliun, naik Rp 1,234 triliun atau 142,52 persen dibandingkan 2020 sebesar Rp 865,86 miliar.

“Pengadaan vaksin Covid-19 memberikan kontribusi penjualan bersih sebesar Rp 924,76 miliar,” kata Honesti.

Honesti berharap kinerja Holding BUMN Farmasi yang menggembirakan pada 2021 tersebut akan berlanjut di tahun ini, yang mana Holding BUMN Farmasi sedang bertransformasi ke industri healthcare dan digitalisasi layanan kesehatan.

Sumber Republika, edit koranbumn

Previous Post

Siapkan 4.000 Paket Sembako Murah, Perhutani Dukung Pasar Rakyat Dan Bazar UMKM BUMN 2022

Next Post

Bersama Kementan, Erick Thohir Janjikan BUMN Siap Sinergi Atasi Penyakit PMK di Jawa Timur

Related Posts

Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
Berita

Bio Farma Dukung Program Vaksinasi Influenza Tim Satgas Kemendagri untuk Pemulihan Layanan Publik Di Aceh Tamiang

9 Januari 2026
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Jasa Indonesia
Berita

Asuransi Jasindo Semakin Memantapkan Narasemesta Jadi Fondasi Keberlanjutan di 2026

9 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

12 BUMN Mengalihkan Kepemilikan Saham Seri B dari Danantara ke BP BUMN

9 Januari 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

RUPSLB BTN Mengangkat Didyk Choiroel jadi Komisaris

9 Januari 2026
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia
Berita

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia Meminta Waktu Sekitar 1 bulan Mematangkan Detail Proyek Gasifikasi Batu Bara menjadi DME

9 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

BRI Mengalihkan Kepemilikan 806.109.768 Saham Seri B Milik Danantara kepada BP BUMN

9 Januari 2026
Next Post
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN

Bersama Kementan, Erick Thohir Janjikan BUMN Siap Sinergi Atasi Penyakit PMK di Jawa Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Sambut Arus Balik Nataru, PLN Mobile Permudah Pengguna Mobil Listrik dengan Fitur Baru AntreEV

3 hari ago
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020

Telkom Akses Perkuat Sistem K3 Melalui Kebijakan Ruang Terbatas sebagai Pilar ESG

4 hari ago
Dirut Yosviandri Menandatangani Nota Kesepahaman antara Semen Padang dengan UNP

Perluas Pasar Sumatera, Semen Padang Kirim SEPABLOCK ke Medan

5 hari ago
Taspen Dorong Peningkatan Layanan Digital Bagi Peserta

Kuatkan Integritas Pegawai, TASPEN Selenggarakan Pembelajaran Integrity Talk Menuju Zero Fraud 2026

5 hari ago
Bio Farma Bersama Lembaga Eijkman Rintis Penelitian Vaksin Virus Corona
Berita

Bio Farma Dukung Program Vaksinasi Influenza Tim Satgas Kemendagri untuk Pemulihan Layanan Publik Di Aceh Tamiang

by redaksi
9 Januari 2026
0

Dalam rangka upaya pemulihan pasca bencana di Aceh Tamiang, PT Bio Farma (Persero) mendukung arahan Kementerian Dalam Negeri dalam pemulihan...

Read more
Menteri Erick Thohir Rombak Direksi dan Dewan Komisaris Asuransi Jasa Indonesia

Asuransi Jasindo Semakin Memantapkan Narasemesta Jadi Fondasi Keberlanjutan di 2026

9 Januari 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

12 BUMN Mengalihkan Kepemilikan Saham Seri B dari Danantara ke BP BUMN

9 Januari 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

RUPSLB BTN Mengangkat Didyk Choiroel jadi Komisaris

9 Januari 2026
Presiden Jokowi Umumkan Dua Kasus Pertama Positif Corona di Indonesia

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia Meminta Waktu Sekitar 1 bulan Mematangkan Detail Proyek Gasifikasi Batu Bara menjadi DME

9 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In