• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 16 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Pastikan Aksi Korporasi Pemisahan Beberapa Pabrik Gula Tidak Pengaruhi Kegiatan Usaha Anak Usaha

by redaksi
27 Januari 2022
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Perubahan Susunan Dewan Komisaris PTPN III
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Perkebunan Nusantara (Persero) atau PTPN hendak melakukan pemisahan beberapa pabrik gula pada sejumlah anak usahanya. Kelak, pabrik tersebut akan dialihkan ke perusahaan yang baru dibentuk, yakni PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).

Adapun anak usaha PTPN yang pabrik gulanya akan dipisah dan dialihkan antara lain PTPN X, PTPN XI, PTPN XIV, dan PT Buma Cima Nusantara (anak usaha PTPN VII).

RelatedPosts

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

Jasa Marga Akan Berlakukan Empat Ruas Tol Fungsional untuk Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026

Ciptakan Pasar Baru, SIG Gandeng Taiheiyo Cement Corporation untuk Ekspansi Bisnis Soil Stabilization

Imelda Alini Pohan, Sekretaris Perusahaan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III memastikan, aksi korporasi tersebut tidak mempengaruhi kegiatan usaha anak-anak perusahaan PTPN Group.

“PTPN X, PTPN XI, PTPN XIV, dan Buma Cima Nusantara tetap beroperasi seperti biasa,” jelas dia, Rabu (26/1).

Merujuk prospektus yang dikutip dari Harian KONTAN, Senin (24/1), pabrik gula PTPN X yang akan dipisah antara lain pabrik gula Djombang Baru, Gempolkrep, Krembong, Lestari, Meritjan, Mojopanggoong, Ngadiredjo, Pesantren Baru, dan Tjoekir.

Pabrik gula PTPN XI yang akan dipisah antara lain pabrik gula Soedhono, Poerwodadie, Redjosarie, Pagottan, Kedawoeng, Wonolangan, Gending, Djatiroto, Semboro, Wringin Anom, Olean, Pandjie, Assembagoes, dan Pradjekan.

Pabrik gula PTPN XIV yang akan dipisah yaitu pabrik gula Bone, Camming, dan Takalar. Terakhir, pabrik gula Buma Cima Nusantara yang akan dipisah yakni pabrik gula Bunga Mayang dan Cinta Manis.

“Sebagian aktiva dan pasien perseroan yang dipisah, akan beralih karena hukum kepada PT SGN,” tulis prospektus tersebut.

Terdapat beberapa alasan dilakukannya pemisahan pabrik gula milik PTPN Group. Pertama, belum optimalnya kinerja operasional dengan tingkat produktivitas yang masih relative rendah dibandingkan pabrik gula swasta.

Kedua, aspek komersial yang masih belum kompetitif dan struktur permodalan yang belum optimal mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan, di mana sebagian besar disebabkan oleh tingginya beban pokok penjualan, beban umum dan administrasi, serta bunga bank.

Ketiga, kinerja keuangan perusahaan yang terus menurun, sehingga membatasi kemampuan pengembangan perusahaan. Keempat, pemanfaatan sumber daya yang dimiliki belum optimal.

Dalam prospektus, Manajemen PTPN juga menjelaskan manfaat positif yang diharapkan dari langkah pemisahan pabrik gula PTPN yang beralih ke PT SGN. Pertama, fokus pada bisnis khususnya dalam pengembangan pabrik gula perusahaan yang akan dipisahkan baik on farm maupun off farm.

Kedua, meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, serta pengelolaan pabrik gula yang sesuai dengan praktik-praktik terbaik (best practice) dan tata kelola perusahaan yang baik. Ketiga, peningkatan kinerja operasional dengan tidak terbebaninya komoditas gula oleh komoditas lain yang memiliki tingkat profitabilitas yang rendah.

Keempat, meningkatkan kemampuan untuk memanfaatkan peluang strategis dengan melakukan kerja sama dengan pihak swasta, BUMN, maupun mitra strategis yang bersifat global. Kelima, mengoptimalkan infrastruktur dan sumber daya lainnya dalam mendukung pengembangan bisnis. Keenam, fleksibilitas dalam mendapatkan pendanaan.

PT SGN atau dikenal juga dengan Sugar Co sendiri berdiri pada 17 Agustus 2021 lalu. PTPN III menjadi pemegang saham mayoritas PT SGN dengan porsi mencapai 99%.

Imelda menyampaikan, PTPN III membentuk PT SGN dengan 7 anak usahanya yang bergerak di industri gula, seperti PTPN II, PTPN VII (PT BCAN), PTPN IX, PTPN X, PTPN XI, PTPN XII (PT IGG), dan PTPN XIV. Kemudian, PTPN Gula tersebut akan melakukan spin-off aset dan liabilitasnya, sehingga bersama PTPN III menjadi pemegang saham PT SGN.

Setelah itu, PT SGN akan melakukan divestasi terhadap saham lama dan menerbitkan saham baru. Namun, belum banyak detail yang bisa disampaikan Manajemen PTPN terkait hal tersebut. Yang terang, proses divestasi tersebut sedang berlangsung. “Sekarang sedang tahap due dillegence,” imbuh Imelda.

Pembentukan PT SGN diharapkan dapat mendukung swasembada gula konsumsi. Dalam hal ini, pada tahun 2030 mendatang diharapkan ada peningkatan total lahan sebanyak 65% menjadi 248.000 ha, peningkatan produktivitas tebu sebanyak 38% menjadi 93 ton per ha, peningkatan rendemen sebanyak 3,7% dari 7,5% menjadi 11,2%, peningkatan produksi gula sebanyak 2,25 kali lipat menjadi 2,6 juta ton per tahun, serta peningkatan Sisa Hasil Usaha (SHU) petani 10 kali lipat menjadi Rp 36,5 juta per ha.

Mengutip laporan tahunan PTPN Group 2020, produksi tebu giling PTPN tercatat sebesar 10,26 juta ton atau lebih rendah dari capaian 2019 sebesar 10,40 juta ton. Produktivitas tebu PTPN mencapai 68,87 ton/hektar di tahun 2020 atau lebih tinggi dari realisasi 2019 sebesar 66,62 ton/hektar.

Di tahun 2020, realisasi rendemen PTPN tercatat sebesar 7,59% atau lebih rendah dari capaian 2019 sebesar 7,66%.

PTPN memproduksi gula sebanyak 702.623 ton di tahun 2020 atau lebih rendah dari realisasi di tahun 2019 sebesar 797.279 ton. Produksi tetes PTPN di 2020 tercatat sebesar 511.911 ton atau lebih rendah dari tahun 2019 sebesar 532.940 ton.

Adapun kapasitas giling inklusif PTPN di tahun 2020 sebesar 95.204,1 ton cane per day (TCD) atau lebih tinggi dari realisasi di 2019 sebesar 92.511,3 TCD.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

Dirut BNI, Royke Tumilaar Optimistis Kredit Bisa Tumbuh 7% hingga 10% yoy di Sepanjang 2022

Next Post

Peruri Siap Berikan Layanan Terbaik Untuk Pemungut Bea Meterai

Related Posts

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

15 Maret 2026
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Jasa Marga Akan Berlakukan Empat Ruas Tol Fungsional untuk Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026

15 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Ciptakan Pasar Baru, SIG Gandeng Taiheiyo Cement Corporation untuk Ekspansi Bisnis Soil Stabilization

15 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Februari 2026, Laba Bersih BTN Melonjak 281,9%

15 Maret 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”
Berita

Tingkatkan Konektivitas Pelayaran, PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang

15 Maret 2026
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether
Berita

Ribuan Pemudik Bersiap Berangkat, Mudik Bareng Pertamina Dorong Perjalanan Aman dan Hemat BBM

15 Maret 2026
Next Post
Terkait Pencetakan Prangko dan Benda Filateli 2020, Peruri Teken Perjanjian Kerja Sama Dengan Pos Indonesia

Peruri Siap Berikan Layanan Terbaik Untuk Pemungut Bea Meterai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Pembangunan Barge Mounted Power Plan

Dukung Konektivitas Laut Timor Leste, PAL Indonesia Tuntaskan Perbaikan MV Berlin Ramelau

3 hari ago
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Tebar Kebaikan Ramadan, Bank Mandiri Region IV Jakarta 2 Salurkan Lebih dari 4.000 Paket Santunan dan Gelar Khitanan Gratis

1 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Resmi Jadi BUMN, KORPRI Persilakan ASN Buka Rekening Gaji di BSI

23 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Presiden Prabowo Hadiri HUT Danantara, Tekankan Pengelolaan Profesional dan Peran Strategis bagi Ekonomi Nasional

2 hari ago
Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas
Berita

Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat dari Target, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional

by redaksi
15 Maret 2026
0

PLN Group kembali memperoleh pengakuan atas kinerjanya di panggung global. Subholding PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui anak usahanya,...

Read more
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol

Jasa Marga Akan Berlakukan Empat Ruas Tol Fungsional untuk Dukung Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026

15 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Ciptakan Pasar Baru, SIG Gandeng Taiheiyo Cement Corporation untuk Ekspansi Bisnis Soil Stabilization

15 Maret 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Februari 2026, Laba Bersih BTN Melonjak 281,9%

15 Maret 2026
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

PELNI Kerahkan 55 Kapal dan 751 Ribu Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026

15 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In