• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Selasa, 31 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Imbas Pandemi Corona, Sejumlah Proyek PTPP Ditunda

by redaksi
4 Mei 2020
in Berita
0
Kerja Sama PTPP dan Pelindo Energi Logistik Terkait Partner Strategis untuk Proyek-proyek LNG
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. atau PT PP melansir sejumlah pemilik proyek meminta penundaan pengerjaan proyek seiring dengan kinerja perusahaan yang terganggu akibat pandemi virus corona (Covid-19).

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT PP Agus Purbianto mengatakan beberapa pemilik proyek yang meminta penundaan antara lain  PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.

RelatedPosts

Presiden Prabowo Subianto Memaparkan Pencapaian Danantara dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang

Danantara Berencana Lelang Proyek Sampah Listrik Lagi di 6 Lokasi

Holding BUMN Pangan ID FOOD Lakukan Penataan Portofolio dan Refocusing Bisnis

Menurut Agus, kedua BUMN itu meminta penundaan pengerjaan proyek karena likuiditas perusahaan terganggu akibat pandemi virus corona. Kondisi operasional perusahaan juga terimbas penurunan aktivitas penerbangan.

Sementara itu, PLN meminta penundaan karena kapasitas listrik saat ini diperkirakan akan oversupply karena kebutuhan listrik menurun.

“Kalau Covid-19, tidak tuntas dalam 3 bulan kami akan lihat lagi potensi dari owners [pelanggan] kami, sementara ini kan baru ada beberapa yang tidak bisa bayar, kalau ini berlanjut semua akan kena, akan saling mengunci, efeknya berantai,” ungkapnya kepada Bisnis, Jumat (1/5/2020).

Dia menjelaskan dengan tersendatnya arus kas penerimaan, perseroan juga berupaya menekan arus kas pengeluaran. Salah satu cara yang dilakukan adalah penjadwalan ulang pembayaran kepada vendor dalam proyek konstruksi. Rata-rata pembayaran dari 90 hari diperpanjang menjadi 180 hari.

Emiten berkode saham PTPP ini juga menarapkan cash isolation, untuk tiap-tiap proyek yang dikerjakan. Proyek dengan potensi pembayaran lancar akan digenjot, sementara yang berpotensi tersendat akan diperlambat pengerjaannya.

Perseroan turut melakukan efisiensi terhadap sejumlah biaya overhead. Efisiensi juga dilakukan lewat pengurangan gaji dari sisi tunjangan untuk pada mulai dari level menengah hingga level teratas manajemen. Perseroan juga mulai melakukan pengurangan tenaga kerja, khususnya yang masih berstatus pegawai kontrak.

Dia menegaskan bahwa efisiensi ini sudah disosialisasikan kepada para karyawan PT PP. Menurutnya, upaya ini semata dilakukan untuk menjaga kelangsungan usaha perseroan.

“Efisiensi itu paling mengkontribusi agar kami tidak rugi. Yang memang sulit adalah menurunkan beban bunga, karena banyak proyek yang prosesnya investasi,” jelasnya.

Dia menjelaskan perseroan juga akan membatasi kegiatan pendanaan pada tahun ini. Perseroan akan lebih mengandalkan plafon cash loan (CL) dan non-cash loan yang mencapai sekitar Rp46 triliun. Perseroan kemungkinan hanya akan menarik kredit investasi senilai Rp5 triliun saja pada tahun ini.

Di luar itu, perseroan juga menunda penerbitan perpetual bond atau obligasi bunga abadi ke tahun depan. Untuk tahun ini, penerbitan obligasi hanya dilakukan di oleh PT PP Properti Tbk. untuk melunasi surat utang berupa medium term notes (MTN) dan obligasi yang akan jatuh tempo tahun ini.

“Secara akumulatif kami masih punya kita punya Rp16 triliun untuk CL, untuk noncashloan-nya di Rp30 triliun. Untuk yang terbit di tahun ini saja untuk kredit investasi, kami kejar Rp5 triliun, akan digunakan untuk PP Properti Rp2 triliun, dan PP Presisi,” jelasnya.

Berdasarkan laporan keuangan 2019, perseroan memiliki total liabilitas keuangan dengan nilai total Rp41,27 triliun yang diperkirakan jatuh tempo hingga 5 tahun ke depan. Dari sisi pembayaran kontraktual yang tidak terdiskontokan, total liabilitas yang akan jatuh tempo dalam 3 bulan hingga 1 tahun mencapai Rp27,64 triliun.

Sementara itu, total liabilitas keuangan yang jatuh tempo dalam 1 bulan—3 bulan mencapai Rp1,47 triliun. Adapun, liabilitas dengan umur paling pendek yakni kurang dari 1 bulan tercatat sebanyak Rp188,98 miliar.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Daftar Promo Ramadan bagi Pemegang Kartu Hasanah BNI Syariah

Next Post

Kinerja Kuartal I/2020 , PGN Bukukan Pendapatan US$873,8 juta

Related Posts

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Presiden Prabowo Subianto Memaparkan Pencapaian Danantara dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang

31 Maret 2026
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Danantara Berencana Lelang Proyek Sampah Listrik Lagi di 6 Lokasi

31 Maret 2026
ID FOOD Siap Dukung Penguatan Pertanian Wilayah Indonesia Timur
Berita

Holding BUMN Pangan ID FOOD Lakukan Penataan Portofolio dan Refocusing Bisnis

31 Maret 2026
Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026
Berita

Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026

31 Maret 2026
Bandara Soekarno-Hatta Catat Kinerja Positif Selama Periode Angkutan Lebaran 2026, Pergerakan Penumpang Tembus 3,14 Juta
Berita

Bandara Soekarno-Hatta Catat Kinerja Positif Selama Periode Angkutan Lebaran 2026, Pergerakan Penumpang Tembus 3,14 Juta

31 Maret 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

31 Maret 2026
Next Post
PGN Siapkan Laksanakan Gasifikasi 52 Pembangkit Listrik PLN

Kinerja Kuartal I/2020 , PGN Bukukan Pendapatan US$873,8 juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Perubahan Logo KAI untuk Lanjutkan Transformasi

Arus Balik Masih Tinggi, 229.201 Pelanggan KA Jarak Jauh Terlayani Kemarin dengan Okupansi 140,2 Persen

23 jam ago
PELNI Resmi Luncurkan Logo Baru Beserta Tagline Baru “We Connect, We Unify”

Layani 316 Ribu Penumpang Arus Mudik, PELNI Siap Sambut Arus Balik dengan Optimal

6 hari ago
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Peserta Mudik Gratis BSI Melonjak 122 Persen, 385 Difabel Turut Berangkat ke Jawa dan Sumatra

4 hari ago
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

Arus Balik Lebaran Terkendali, 60 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jawa dari Sumatera

2 hari ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun
Berita

Presiden Prabowo Subianto Memaparkan Pencapaian Danantara dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang

by redaksi
31 Maret 2026
0

Presiden RI Prabowo Subianto memamerkan pencapaian BPI Danantara dalam mengembalikan aset hingga 300 persen selama satu tahun beroperasi. Ia menyampaikan itu dalam Forum Bisnis...

Read more
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Danantara Berencana Lelang Proyek Sampah Listrik Lagi di 6 Lokasi

31 Maret 2026
ID FOOD Siap Dukung Penguatan Pertanian Wilayah Indonesia Timur

Holding BUMN Pangan ID FOOD Lakukan Penataan Portofolio dan Refocusing Bisnis

31 Maret 2026
Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026

Siaga Lebaran 2026 Ditutup, Jasa Raharja Catat Tren Positif Keselamatan Periode Mudik Lebaran 2026

31 Maret 2026
Bandara Soekarno-Hatta Catat Kinerja Positif Selama Periode Angkutan Lebaran 2026, Pergerakan Penumpang Tembus 3,14 Juta

Bandara Soekarno-Hatta Catat Kinerja Positif Selama Periode Angkutan Lebaran 2026, Pergerakan Penumpang Tembus 3,14 Juta

31 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In