• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 21 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Imbas Pandemi, WIKA Proyeksikan Pertumbuhan Kinerja Masih Lambat di 2021

by redaksi
10 November 2020
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penundaan pengerjaan proyek akibat pandemi virus corona (Covid-19) memukul kinerja PT Wijaya Karya (WIKA). Analis memproyeksikan pertumbuhan kinerja WIKA masih lambat di tahun depan karena hingga saat ini pandemi belum juga berakhir.

Berdasarkan laporan kinerja keuangan kuartal III-2020, laba bersih WIKA merosot 96,29% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 50,10 miliar. Sementara itu, pendapatan perusahaan juga anjlok 43,28% yoy menjadi Rp 18,3 triliun.

RelatedPosts

Dapat Suntikan Danantara Rp23 triliun, Garuda Indonesia Masih Mengalami Defisit hingga Akhir 2025

Jadi Andalan Pelaku Usaha, Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Gilimanuk Berbenah Cepat, Arus Padat Berhasil Dikendalikan Penuh

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan kinerja WIKA di kuartal III-2020 turun karena dampak dari penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang mengganggu jalannya pengerjaan proyek selama di kuartal II-2020.  “Pandemi membuat semua pengusaha cenderung mengerem pembangunan,” kata dia, Senin (9/11).

Meski begitu secara kuartalan WIKA berhasil mengerek pendapatan sekitar 11%. Ajeng Kartika Hapsari Analis NH Korindo Sekuritas bilang, pertumbuhan kinerja secara kuartalan tersebut merupakan buah hasil usaha WIKA memperbaiki kineja saat PSBB di kuartal III-2020 menjadi lebih longgar dari kuartal sebelumnya.

Sementara itu, Ajeng mengamati WIKA masih mencatatkan gross profit margin (GPM) sebesar 7% lebih tinggi di kuartal III-2020. Angka tersebut lebih tinggi dari GPM di kuartal II-2020 yang sebesar 5%.

“Peningkatan GPM terjadi karena WIKA efektif menahan lonjakan beban pokok pendapatan,” kata Ajeng.

Seiring dengan PSBB yang lebih longgar, William memproyeksikan di kuartal IV-2020 WIKA mampu untuk catatkan pertumbuhan kinerja dari proyek yang selama ini tertunda akan lanjut digarap.

Namun, William memproyeksikan pertumbuhan kinerja WIKA , belum akan tumbuh signifikan hingga 2021. Dia pun memproyeksikan kinerja WIKA baru mulai meningkat di semester II-2021. Ini terjadi karena ketidakpastian berakhirnya pandemi.

Kompak, Rudy Setiawan, Research Analyst MNC Sekuritas, memproyeksikan belum akan ada kenaikan kinerja yang signifikan di kuartal IV-2020. Faktor yang memberatkan kinerja WIKA adalah penurunan burn rate akibat  penundaan beberapa proyek yang dikerjakan WIKA.

Rudy memproyeksikan sektor konstruksi baru akan tersokong dan kinerja WIKA turut diuntungkan,  bila pemerintah bisa merealisasikan untuk menerapkan Sovereign Wealth Fund (SWF).

Dengan begitu sektor konstruksi bisa terbantu dari sisi pendanaan dan investasi. Rudy memproyeksikan neraca perusahaan konstruksi akan membaik terkhusus emiten yang memiliki leverage tinggi jika kebijakan tersebut berhasil diterapkan.

Potensi kinerja WIKA dapat kembali membaik jika pendanaan infrastruktur oleh pemerintah meningkat lebih dari 40% secara tahunan di tahun depan. Tentunya dengan begitu tender proyek baru akan semakin banyak dan bisa mendongkrak pertumbuhan kontrak baru WIKA di tahun depan.

Sekedar informasi, hingga September WIKA berhasil memperoleh kontrak baru sebesar Rp 6,48 triliun. Daftar proyek yang baru saja diraih termasuk proyek irigasi rawa untuk pengembangan Food Estate di Kalimantan Tengah dan pembangunan pompa air Ancol Sentiong untuk penanggulangan banjir di Kawasan Sentiong. Manajemen mengatakan target kontrak baru di tahun ini sebesar Rp 21,37 triliun.

Sementara itu, Ajeng mencatat net dan gross gearing ratio WIKA naik menjadi 141% dan 93,7% di kuartal III-2020. “Kami mengantisipasi neraca keuangan WIKA dalam menjaga utang dan mengatur sumber pendanaan proyek sehingga rasio leverage tetap terkendali,” kata Ajeng dalam risetnya.

Sedangkan, Rudy menilai utang WIKA masih cukup aman untuk saat ini dengan DER masih terjaga di bawah 2 kali.

Di samping itu, Ajeng juga mencatat WIKA masih mampu meningkatkan arus kas operasi sebesar Rp 1,41 triliun. Hal ini didukung oleh penerimaan kas dari pelanggan yang meningkat hingga 90% secara kuartalan. Hingga akhir tahun Ajeng optimistis WIKA bisa membukukan arus kas yang positif. Sentimen positif bisa datang dari penerimaan dana segar dari proyek yang selesai di akhir tahun 2020.

Hingga akhir 2020, Ajeng masih memproyeksikan pendapatan dan laba WIKA menurun seiring kinerja di kuartal III-2020 yang di bawah prediksinya. Ajeng memproyeksikan pendapatan WIKA di 2020 menurun 44% secara tahunan ke Rp 15,22 triliun. Begitu pun laba bersih diproyeksikan turun secara tahunan menjadi Rp 379 miliar.

Sementara itu, pendapatan WIKA di 2021 Ajeng proyeksikan tumbuh 23,8% ke Rp 18,84 triliun. Sedangkan, laba bersih juga diproyeksikan tumbuh menjadi Rp 545 miliar.

Ajeng merekomendasikan overweight di target harga Rp 1.310 per saham. Sedangkan Rudy merekomendasikan beli di target harga Rp 1.350 per saham. Sementara William merekomendasikan hold di target harga Rp 1.600 per saham.

Sumber Kontan, edit koranbumn

Previous Post

9 BUMN Dapat Suntikan PMN Total Capai Rp 42,3 Triliun pada Tahun Depan

Next Post

Angkasa Pura I Optimistis Mitra Investor Bandara Lombok Diumumkan Oktober 2021

Related Posts

Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
Berita

Dapat Suntikan Danantara Rp23 triliun, Garuda Indonesia Masih Mengalami Defisit hingga Akhir 2025

21 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Jadi Andalan Pelaku Usaha, Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

21 Maret 2026
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah
Berita

Gilimanuk Berbenah Cepat, Arus Padat Berhasil Dikendalikan Penuh

21 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG Salurkan Serentak Bantuan Pangan Nasional, Dirut BULOG Serahkan Secara Simbolis di Marunda

21 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Capai Rp25,1 Triliun

21 Maret 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Diberangkatkan, Lebih dari 116 Ribu Pemudik Nikmati Mudik Nyaman Bersama

21 Maret 2026
Next Post
Waspadai  Wabah Virus Corona, Angkasa Pura I Siapkan Spray Disinfektan

Angkasa Pura I Optimistis Mitra Investor Bandara Lombok Diumumkan Oktober 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Tahun 2020, PLN akan Konversi 5 Pembangkit Diesel ke Gas

Tinjau Sejumlah Pembangkit, Dirut PLN: Sistem Kelistrikan Nasional Andal Jelang Idulfitri 1447 H

3 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

3 hari ago
Pusri Kembali Laksanakan PMMB Batch I Tahun 2020

Berkah Ramadhan, PUSRI Bagikan 28.000 paket Bahan Pangan Gratis untuk Warga Lingkungan

3 hari ago
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC

Kunjungi Proyek Sekolah Rakyat di Singkawang dan Pontianak, Menko Infrastruktur AHY Tekankan Pentingnya Infrastruktur Pendidikan

3 hari ago
Garuda Indonesia dan Citilink Sudah Mulai Berlakukan Diskon Sejumlah Rute
Berita

Dapat Suntikan Danantara Rp23 triliun, Garuda Indonesia Masih Mengalami Defisit hingga Akhir 2025

by redaksi
21 Maret 2026
0

Baru saja mendapat suntikan dana Rp23,67 triliun dari BPI Danantara, kinerja keuangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) masih dibayangi tekanan...

Read more
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Jadi Andalan Pelaku Usaha, Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

21 Maret 2026
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

Gilimanuk Berbenah Cepat, Arus Padat Berhasil Dikendalikan Penuh

21 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

BULOG Salurkan Serentak Bantuan Pangan Nasional, Dirut BULOG Serahkan Secara Simbolis di Marunda

21 Maret 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Capai Rp25,1 Triliun

21 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In