Lawan COVID-19: INALUM Serahkan Bantuan Bahan Medis Habis Pakai Kepada Kabupaten Batu Bara
Dalam rangka mendukung penanganan COVID-19, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memberikan bantuan bahan medis habis pakai (BMHP) kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui Dinas Kesehatan dan RSUD Batu Bara pada Jum’at (28/8) di Aula RSUD Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.
Penyerahan bantuan yang merupakan donasi sukarela dari para pegawai INALUM ini dilakukan oleh Ketua SPSI INALUM, Edi Mugiono didampingi Sekretaris SPSI INALUM, Firman Usman kepada Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara dr. Deny Syahputra didampingi Direktur RSUD Batu Bara dr. Guruh Wahyu Nugraha dan disaksikan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Batu Bara.
“Bahan medis habis pakai yang kami serahkan ini sebagai bentuk kepedulian sosial INALUM terhadap petugas kesehatan yang ada di Kabupaten Batu Bara, dimana para petugas ini adalah garda terdepan dalam pencegahan dan penanganan virus COVID-19,” ujar Edi Mugiono selaku Ketua SPSI INALUM dalam kesempatan tersebut.
Bahan medis habis pakai yang distribusikan tersebut terdiri dari Baju Hazmat 2.000 pcs, Cover Shoes (penutup sepatu) 2.000 pair (pasang), Glove steril (sarung tangan steril) 1.000 pair (pasang), Google (kacamata safety) 500 pcs dan Masker medis 200 pcs.
“Barang-barang ini merupakan kontribusi pegawai INALUM, baik itu dari Pabrik Peleburan Kuala Tanjung, maupun PLTA Paritohan. Kontribusi seluruh pegawai ini dikoordinir oleh rekan-rekan SPSI INALUM,” jelas Edi.
Lebih lanjut, dana yang terkumpul dari donasi pegawai INALUM ini kata Edi, hampir mencapai Rp 1 Miliar yang dibagi juga dalam bentuk pemberian paket sembako ke masyarakat dan bahan medis habis pakai untuk petugas kesehatan yang diberikan kepada RS Kumpulan Pane Tebing Tinggi dan RS Bhayangkara.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur RSUD Batu Bara dr. Guruh Wahyu Nugraha berterima kasih atas bantuan paket bahan medis habis pakai dari INALUM. ”Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi tim medis RSUD dan Puskesmas serta menambah keyakinan dan semangat tenaga medis untuk bekerja maksimal dalam pencegahan COVID-19,” harapnya.
INALUM Lakukan Sosialisasi dan Pemberian Bantuan COVID-19
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM kembali menunjukkan kepeduliannya dalam mencegah penyebaran COVID-19. Pencegahan ini dilakukan INALUM melalui sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan adaptasi kebiasaan baru di tengah pendemi COVID-19. Kegiatan sosialisasi adaptasi kebiasaan baru ini dilakukan di 36 Desa di Kabupaten Batu Bara sekaligus dengan pembagian 1.300 Pcs masker dan 1.300 Pcs Hand Sanitizer. Selain itu, INALUM juga memasang Baliho di 52 titik lokasi yang berisi anjuran kepada masyarakat untuk menggunakan masker, menjaga jarak, rajin cuci tangan, dan memperbanyak minum air putih dan vitamin C demi mencegah terpapar COVID-19.
Ismail Midi selaku Kepala Departemen CSR INALUM mengungkapkan tujuannya dilaksanakan sosialisasi ini. “Sosialisasi ini merupakan upaya INALUM untuk mendukung adaptasi kebiasaan baru yang dihimbau oleh Pemerintah Republik Indonesia, sosialisasi ini dilakukan kepada masyarakat di sekitar Pabrik Peleburan dan PLTA INALUM dengan tetap mengikuti protokol pembatasan sosial untuk mencegah penyebaran COVID-19,” ungkap Ismail.
Lebih lanjut, Deputi Sekretaris Perusahaan INALUM Mahyaruddin AR menjelaskan harapannya terkait adanya sosialisasi ini “Dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini, kita semua harus dapat menjaga diri agar tidak tertular wabah COVID-19. Harapannya dengan adanya sosialisasi ini, seluruh masyarakat di sekitar perusahaan mampu mengikuti anjuran pemerintah untuk dapat menerapkan dan mengadaptasi kebiasaan hidup baru yaitu menggunakan masker, rajin cuci tangan dan menjaga jarak dengan orang lain,” tutur Mahyaruddin.
Salah satu perwakilan masyarakat yaitu Juliadi selaku Kepala Desa Lubuk Cuik menyampaikan apresiasinya terhadap INALUM yang telah melaksanakan sosialisasi ini. “Memang saat ini pemerintah sudah menetapkan adaptasi kebiasaan baru dalam menghadapi COVID-19, namun masih banyak masyarakat awam yang belum mengetahui hal tersebut. Oleh karena itu dengan adanya sosialisasi dan pemasangan baliho anjuran menjalani adaptasi kebiasaan baru dari INALUM ini sangat membantu masyarakat agar semakin paham dan mengerti terkait pentingnya penerapan adaptasi kebiasaan baru ini, khususnya masyarakat di Desa Lubuk Cuik ini. Terima kasih INALUM atas sosialisasi dan pemberian bantuan masker dan handsanitizernya, semoga INALUM selalu jaya,” ujar Juliadi.
















