Sampah saat ini sedang menjadi masalah besar bagi beberapa daerah di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah perilaku masyarakat kita sendiri. Maka sudah saatnya kita bersegera mengubah gaya hidup menjadi lebih ramah lingkungan dengan minim sampah (Zero Waste Lifestyle).
Gaya hidup zero waste dengan praktik keseharian bisa dilakukan dengan cara menghindari kemasan plastik sekali pakai, pemilahan sampah hingga pemanfaatan sampah.
Untuk menggenjot semangat masyarakat dalam memilah dan memanfaatkan sampah, PT Indonesia Power bersama pemerintah Desa Penggalang, Kecamatan Adipala membentuk program Bank Sampah Berkah Makmur. Bank Sampah Berkah Makmur memberdayakan ibu rumah tangga untuk memilah sampah dengan menghimpun sampah organik/anorganik dari limbah rumah tangga. Selain itu Bank Sampah Berkah Makmur juga bekerjasama dengan warung sekitar untuk mengumpulkan sisa minyak penggorengan atau biasa disebut minyak jelantah.
Seperti halnya menabung, sampah maupun minyak jelantah yang disetor akan dihitung dan dicatat kedalam buku tabungan, kemudian bisa ditukarkan dengan sembako atau makanan ringan oleh para nasabah Bank Sampah Berkah Makmur.
Sampah dan minyak jelantah yang disetorpun kemudian dimanfaatkan kembali, untuk sampah anorganik dimanfaatkan sebagai produk kreatif (ecobrick) sedangkan untuk sampah organik dimanfaatkan sebagai pakan ikan lele, dan untuk minyak jelantah di olah menjadi lilin dan sabun cuci tangan . Produk daur ulang tersebut kemudian dapat dijual kembali dan menjadi peluang untuk meningkatkan perekonomian warga Desa Penggalang.













