• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Sabtu, 24 Januari 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

Indonesia Re Bukukan Laba Standalone sebesar Rp143 miliar pada Tahun 2024

by redaksi
27 April 2025
in Berita, Kinerja & Investasi
0
Indonesia Re Sumbangkan 500 Unit APD dan Empat Unit BDC
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

RelatedPosts

KPBN Berpartisipasi dalam Workshop Penyusunan Roadmap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PTPN Group Tahun 2026–2030

Kebutuhan Rumah Rp500 Jutaan Meningkat Dorong KPR BSI

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

PT Reasuransi Indonesia Utama (Indonesia Re) mengungkap cara untuk menggenjot laba pada tahun ini.

Direktur Utama Indonesia Re Benny Waworuntu menekankan bahwa pencapaian laba bukan berasal dari fokus terhadap pertumbuhan premi semata, melainkan dari pengelolaan menyeluruh terhadap pemasukan dan pengeluaran perusahaan.

“Jadi, memang kita harus lihat dulu faktor-faktor yang menyebabkan kita mendapatkan laba itu apa. Itu yang ilmu dasar ya, pemasukan, pengeluaran, dan sebagainya,” kata Benny dalam acara Media Gathering di Kantor Indonesia Re, Jakarta Pusat pada Jumat (25/4/2025).

Dia menjelaskan bahwa sumber pemasukan utama Indonesia Re terbagi dalam dua, yakni pendapatan underwriting dan hasil investasi.

Di sisi underwriting, Benny menekankan pentingnya kemampuan dalam menyeleksi risiko dan mengoptimalkan proses bisnis. Sementara itu, hasil investasi turut menyumbang secara signifikan terhadap profitabilitas.

“Selain itu, tentu juga kita harus melihat faktor-faktor apa yang bisa mempengaruhi itu. Misalnya tentu yang intangible, bagaimana kita menjaga kepercayaan dari market dari stakeholder, untuk mereka tetap bisa place-in ke kita, mereka minta bantuan kita. Itu juga termasuk,” katanya.

Dia juga menyoroti pentingnya investasi dalam aspek non-finansial seperti branding, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), dan layanan tambahan. Salah satu contohnya adalah Indonesia Research Institute yang secara aktif memberikan sesi pembelajaran dan riset tanpa dipungut biaya kepada para pelaku industri.

Menurutnya, hal ini dilakukan agar seluruh pemain di industri memiliki perspektif dan pemahaman yang sejalan, bukan hanya menguntungkan Indonesia Re semata.

Sementara itu, dari sisi pengeluaran, Benny menegaskan pentingnya pengelolaan biaya teknik maupun nonteknik secara hati-hati.

“Termasuk biaya yang sifatnya adalah monoteknik, bagaimana kita bisa mengelola itu, biaya-biaya pengeluaran-pengeluaran kita, karyawan kita, kemudian kegiatan kita, segala macam, itu tentu kita pastikan itu adalah yang disisi related activity,” ungkapnya.

Senada dengan Benny, Direktur Teknik Operasi Indonesia Re Delil Khairat menegaskan bahwa penguatan fundamental teknis menjadi fokus utama untuk mendorong profitabilitas. Mulai dari underwriting hingga pricing, semua proses diperkuat melalui digitalisasi dan pemanfaatan data.

“Kita udah di sisi technical, kita tentu memperkuat fundamental technicality kita dari sisi underwriting, pricing. Jadi, kita memperkuat investasi kita disini juga besar, termasuk juga bisnis prosesnya,” kata Delil.

Dia menyebut bahwa digitalisasi dilakukan melalui platform ReUConnect untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis. Namun, tantangan masih tersisa, terutama dalam pemanfaatan data secara maksimal oleh pelaku industri.

“Jadi, market kita ini masih belum terlalu bagus dalam mengutilisasi data untuk keperluan underwriting dan decision making. Tapi, apa namanya, upayanya sudah dimulai, kita juga termasuk yang menjadi salah satu pionir sebesar semampu kita,” ujarnya.

Delil juga menyebutkan dukungan regulator dalam penguatan transparansi data. “Bahkan OJK pun mendukung inisiatif kita untuk menerapkan full reporting di resonansi umum. Maka semua pemain di dalam industri ini punya data detail tentang objek-objek yang diasuransikannya, sehingga dia bisa melakukan analitik di situ,” katanya.

Sepanjang 2024, Indonesia Re mencatatkan kinerja keuangan positif. Secara standalone, perusahaan membukukan laba sebesar Rp143 miliar, naik tajam dari Rp28 miliar pada tahun sebelumnya atau melonjak sekitar 511%. Secara konsolidasi, laba Indonesia Re Group tercatat sebesar Rp72,7 miliar, tumbuh lebih dari 28% dari Rp56 miliar pada 2023.

Kinerja investasi juga menunjukkan hasil positif. Nilai total investasi mencapai Rp6,93 triliun, meningkat 8,5% dari akhir 2023 yang sebesar Rp6,38 triliun. Portofolio investasi mencakup deposito berjangka, surat utang negara, obligasi, dan reksadana yang tetap memberikan imbal hasil kompetitif di tengah volatilitas pasar.

Dari sisi underwriting, total premi konsolidasi Indonesia Re mencapai Rp6,57 triliun atau naik 1,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Premi netto juga meningkat 3,52 persen menjadi Rp3,51 triliun. Di sisi lain, jumlah beban klaim neto tercatat Rp2,49 triliun, naik 15,1% seiring peningkatan frekuensi dan severity klaim di industri asuransi.

Meski klaim meningkat, perusahaan tetap menjaga kesehatan keuangan. Rasio Tingkat Solvabilitas (RBC) tercatat di angka 132,83%, sedikit membaik dari tahun sebelumnya yakni 132,65%. Selain itu  masih di atas batas minimum OJK sebesar 120%.

Sumber bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Berita Singkat BUMN : Pelindo Jasa Maritim, Waskita Karya, BKI, BGR, PLN, Jasa Tirta 1, Jasa Tirta 2, IPCM, PELNI, IDSurvey, PPI, Dahana

Next Post

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Perum BULOG Siap Dukung Koperasi Merah Putih

Related Posts

KPBN Gelar Gowes Seduluran
Berita

KPBN Berpartisipasi dalam Workshop Penyusunan Roadmap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PTPN Group Tahun 2026–2030

23 Januari 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru
Berita

Kebutuhan Rumah Rp500 Jutaan Meningkat Dorong KPR BSI

23 Januari 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim
Anak Perusahaan

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

23 Januari 2026
Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri
Berita

InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

23 Januari 2026
Berita Singkat BUMN : Bio Farma, Surveyor Indonesia, Petrokimia Gresik, Peruri, WIKA Gedung, Pusri, PLN, Bulog, Danareksa
Anak Perusahaan

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Ungkap Potensi Serapan PPN Transaksi Luar Negeri oleh Anak Usaha BUMN Mencapai Rp84 triliun per tahun

23 Januari 2026
UEFA EURO 2020, Tayangan Spesial IndiHome di Tahun 2020
Berita

Nuon Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Program ‘Thrift & Give’

23 Januari 2026
Next Post
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Perum BULOG Siap Dukung Koperasi Merah Putih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Terkait Pembayaran Klaim, OJK Tunggu Kepastian Kementerian BUMN

OJK Ungkap Pembubaran Dana Pensiun Pelni Atas Permohonan Pendiri

4 hari ago
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Konsisten Berdayakan Desa, BNI Raih Penghargaan Hari Desa Nasional 2026

4 hari ago
12 Putra-putri Papua Ikuti Program Induksi Perekrutan Pupuk Indonesia

Pupuk Indonesia Dukung Rehabilitasi Lahan Pertanian Terdampak Banjir Sumatera

5 hari ago
Kawasan Industri Wijayakusuma Sumbang Rp650 Juta untuk Penanganan Covid-19

TJSL KIW Salurkan Beasiswa Pendidikan Bagi Siswa Berprestasi Tingkat Sekolah Dasar

4 hari ago
Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat , Wijaya Karya Lakukan Koordinasi dengan KCIC
Uncategorized

Proyek Jakarta Sewerage System (JSS) Package 3 Terus Dikebut, Tingkatkan Kualitas Kesehatan dan Lingkungan Jakarta

by redaksi
23 Januari 2026
0

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) selaku pemilik...

Read more
KPBN Gelar Gowes Seduluran

KPBN Berpartisipasi dalam Workshop Penyusunan Roadmap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PTPN Group Tahun 2026–2030

23 Januari 2026
Izin OJK Keluar, Bank Syariah Indonesia Beroperasi 1 Februari 2021 dengan Logo dan Susunan Direksi Baru

Kebutuhan Rumah Rp500 Jutaan Meningkat Dorong KPR BSI

23 Januari 2026
Balai Pustaka Terima Kunjungan Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

23 Januari 2026
Berita Singkat BUMN : Bulog, RNI, InJourney, AMKA, KAI, ITDC, Adhi Karya, Pupuk Kaltim, Jasa Raharja, Pusri

InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia InJourney Target Tekan Emisi 4.000 Ton CO2e di 2026, Perkuat Sektor Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

23 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In