Tiga tim peserta dari PT Perkebunan Nusantara XI masuk dalam tiga puluh besar menuju tahap tiga Planters Innovation Summit 2021, yakni dua tim dari Pusat Penelitian Sukosari dan tim dari PG Djatiroto yang diumumkan Rabu (14/04) oleh panitia.
“ Dari enam tim yang berhasil lolos seleksi ke tahap III ini ada tiga tim, yakni dua tim dari Puslit Sukosari dan tim PG Djatiroto. Semoga bisa lolos hingga tahap bootcamp innovation dan menjadi juara Planters Innovation Summit 2021, karena merupakan inovasi yang unik serta memiliki nilai ekonomis dan sosial serta mensuport core bisnis yakni kemitraan pertani tebu berbasis IT“, terang Aldilah Yuanisa kapten milineal PTPN XI.
Kategori Social Innovatian , dua tim PTPN XI menyertakan dua innovation yakni “ Tambang Emas Lereng Semeru PTPN XI & Peningkatan Taraf Hidup Masyarakat melalui Budidaya Pisang dan Pengembangan Produk Olahan “ dan “ Pembuatan Pupuk Organik Bunga Tanah dengan Memanfaatkan Limbah Blotong Dikombinasi dengan Cacing Tanah dan Trichoderma untuk kemandirian Pupuk Organik PTPN XI ”. Sedangkan untuk kategori Technology Breakthrough innovation “ Aplikasi Pelayanan Petani Tebu Mitra Tebu “.
” Inovasi yang unik dari salah satu tim yakni Canana Inventor, yang mengembangkan hasil olahan pisang, diantaranya cake banana, nasi pisang hingga minuman pisang. Seperti diketahui Puslit Sukosari memanfaatkan aset dengan membangun kebun museum pisang dan terlengkap koleksinya se Jawa Timur. Ini sangat mendukung program Pemkab Lumajang yang mempunyai ikon kota pisang karena nilai keekonomian dari inovasi ini. Demikian juga dengan pengembangan pupuk organik dengan bahan baku limbah pabrik tebu. Sedangkan peningkatan pelayanan kemitraan dengan petani tebu dioptimalkan aplikasi berbasis android yang memudahkan operasional ” ungkap Brilliant Johan Anugrah Humas PTPN XI.
Selanjutnya peserta akan diseleksi kembali menentukan 9 inovasi terbaik dan 9 besar untuk mengikuti bootcamp innovation, penentuan 3 besar per kategori pada tahap 4 dan penentuan juara. Planters Innovation Summit 2021 digelar oleh Holding Perkebunan untuk memacu inovasi perkebunan.
















