Puslit Gula Jengkol sebagai salah satu unit riset PTPN X terus berinovasi dalam rangka menghadapi tantangan revolusi industri 4.0, salah satunya dengan menciptakan TSS 10 (Trichogramma spp. Smart Spreader PTPN 10), yaitu aplikator telur parasitoid Trichogramma spp. yang dapat dipasangkan pada drone jenis quadcopter. Parasitoid Trichogramma spp. sendiri merupakan agensia hayati pengendali hama penggerek tanaman tebu.
Drone jenis quadcopter sudah umum dan banyak terdapat di pasaran. Selain itu, beberapa unit kerja/Pabrik Gula di lingkungan PTPN X juga sudah memiliki drone ini, sehingga tidak perlu pengadaan drone baru khusus untuk sebar parasitoid Trichogramma spp.
Hal ini tentunya dapat meningkatkan fungsi dan nilai tambah (added value) drone itu sendiri, tidak hanya digunakan untuk monitoring dan pemetaan kebun skala terbatas, namun dapat digunakan juga untuk aplikasi parasitoid Trichogramma sp.
TSS 10 dilengkapi mikrokontroler dan GPS, sehingga telur parasitoid Trichogramma spp. dapat tersebar di kebun sesuai dengan jalur dan titik jatuh yang sudah ditentukan sebelumnya. Pengendalian drone dan penyebaran parasitoid Trichogramma spp. juga dapat dilakukan secara manual atau otomatis.
Tim peneliti Puslit Gula Jengkol terus mengembangkan TSS 10, selain aplikasi menggunakan telur parasitoid Trichogramma spp. secara langsung, juga sedang dikembangkan pias parasitoid Trichogramma spp. berbentuk selongsong/tabung.
Saat ini, TSS 10 masih dalam proses pengujian antara lain uji payload, uji kalibrasi, uji penetasan dan uji efektivitas telur parasitoid Trichogramma spp yang diaplikasi menggunakan TSS 10.















