• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Kamis, 2 April 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

IPCM Optimistis Merger Induk Usahanya Berdampak Positif Terhadap Pengembangan Bisnis Perusahaan

by redaksi
5 September 2021
in Anak Perusahaan, Berita
0
Pelindo II Sudah Gelontorkan Rp1,5 Triliun untuk Proyek Terminal Kijing
0
SHARES
115
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Emiten anak usaha Pelindo, PT Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM) optimistis merger induk usahanya dapat berdampak positif terhadap pengembangan bisnis perusahaan.

Dalam rencananya, Pelindo tidak akan dikelola berdasarkan wilayah melainkan berdasarkan lini bisnis sehingga dapat fokus untuk mengembangkan potensi ke depan.

RelatedPosts

Sebanyak 3,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+9 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga Sampaikan Volume Lalin Meningkat 36,3% Pada H+9 Lebaran

Solusi Bangun Indonesia Bukukan Pendapatan sebesar Rp10,73 triliun Sepanjang 2025

BP BUMN Sepakat Mengonversi Lahan Milik BUMN Sebagai Lokasi Rusun Terjangkau

Fokus klaster-klaster bisnis akan meningkatkan kapabilitas dan keahlian yang akan berdampak pada peningkatan kepuasan pelanggan melalui kualitas layanan yang lebih baik dan peningkatan efisiensi dalam penggunaan sumber daya keuangan, aset, dan SDM.

Direktur Utama Jasa Armada Indonesia Amri Yusuf menerangkan perseroan akan mendapatkan nilai tambah dengan adanya klasterisasi anak usaha Pelindo.

“Mengingat kinerja usaha dan operasional IPCM selama ini semakin baik, ditopang oleh kondisi keuangan yang kuat, kami percaya bahwa pembentukan klaster bisnis akan memberikan nilai tambah bagi IPCM,” ujarnya kepada Bisnis, Minggu (5/9/2021).

Mengenai rencana lain seperti penggabungan anak usaha dan aksi korporasi lainnya, emiten bersandi IPCM tersebut masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai detail rancangan pembentukan klaster bisnis pasca merger Pelindo I, II, III, dan IV.

Rancangan detail tersebut sedang disusun Tim Sinergi dan Integrasi BUMN dalam Layanan Pelabuhan.

Di sisi lain, IPCM tetap menjalankan rencana bisnis perseroan yang telah ditetapkan sebelumnya. Namun, perseroan tetap membuka peluang ekspansi lebih besar atau penyesuaian jika diperlukan pascamerger.

“Setelah ada perkembangan lebih lanjut mengenai rencana induk pascamerger, apabila dirasakan perlu, Perseroan akan melakukan penyesuaian rencana bisnis agar sejalan dengan grand plan/master plan yang baru,” urainya.

Amri meyakini dengan fundamental bisnis yang kuat dan kemampuan operasional yang tinggi, IPCM akan dengan cepat dapat melakukan adaptasi yang diperlukan.

Terkait kemungkinan meningkatnya aset ataupun likuiditas pascamerger induk usaha, IPCM belum memiliki target jangka pendek.

“Dalam waktu dekat Perseroan belum memiliki rencana. Sepenuhnya hal tersebut menjadi kewenangan atau keputusan pemegang saham,” urainya.

Hingga semester I/2021, pendapatan IPCM tercatat Rp393,04 miliar naik 16,19 persen dari posisi semester I/2020 sebesar Rp338,25 miliar. Beban pokok pendapatan juga turut meningkat menjadi Rp270.32 miliar dari Rp228,75 miliar.

Dengan demikian laba bruto perseroan tercatat Rp122,71 miliar naik dari Rp109,5 miliar semester pertama tahun lalu.

Adapun, IPCM mencatat laba tahun berjalan semester I/2021 menjadi Rp60,46 miliar naik 11,72 persen dari periode yang sama tahun lalu Rp54,11 miliar.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menuturkan perseroan saat ini tengah menghadapi tren kenaikan harga saham secara teknikal. Apalagi, ditambah sentimen positif dari merger induk usaha akan membuat harga sahamnya meningkat.

“IPCM uptrend dengan support 366 dan resistance pada 462–500. Rekomendasi buy on weakness karena sempat terjadi aksi profit taking pada 2 September 2021,” ujarnya kepada Bisnis.

Hingga penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (3/9/2021), harga saham IPCM turun 3,41 persen atau 14 poin ke harga 396 dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp2,09 triliun.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

 

Previous Post

Hari Pertama Beroperasi, KA Bandara YIA Telah Layani Sebanyak 895 Pelanggan

Next Post

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2021, Mandiri Tunas Finance Tebar Promo

Related Posts

Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Sebanyak 3,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+9 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga Sampaikan Volume Lalin Meningkat 36,3% Pada H+9 Lebaran

1 April 2026
Jaga Tingkat Pendapatan, Solusi Bangun Indonesia Incar Pasar Ekspor Baru
Anak Perusahaan

Solusi Bangun Indonesia Bukukan Pendapatan sebesar Rp10,73 triliun Sepanjang 2025

1 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera
Berita

BP BUMN Sepakat Mengonversi Lahan Milik BUMN Sebagai Lokasi Rusun Terjangkau

1 April 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berita

Kuasai 72% Pangsa Pasar KPR Subsidi, Posisi BTN dan BSN Tak Tergoyahkan

1 April 2026
Distribusikan Produk, GARAM Gandeng BGR Logistics
Berita

GARAM Mempercepat Produksi Garam Mengejar Target Swasembada pada 2027

1 April 2026
Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM
Berita

BNI Membukukan Laba Bersih senilai Rp3,41 triliun per Februari 2026

1 April 2026
Next Post
MTF Telah Restrukturisasi Kredit Nasabah Senilai Rp 5,13 Triliun

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2021, Mandiri Tunas Finance Tebar Promo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Program Bunga Nusantara BNI Gelar Pelatihan UMKM

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

13 jam ago
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto Ungkap Danantara Berencana Bangun 17 Kilang Modular di AS Senilai Rp130 Triliun

Presiden Prabowo Subianto Memaparkan Pencapaian Danantara dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang

1 hari ago
Pertamina Perlu Bangun Empat Pabrik Dimethyl Ether

Teras Balongan, Pusat Oleh-Oleh Makanan Khas Pesisir UMKM Indramayu

5 hari ago
Festival Kuliner Sambut Hari Jadi PTBA

Naik Kelas! Produk Binaan PTBA Buktikan Daya Saing Tinggi di Pasar Ibu Kota

6 hari ago
Tahun 2020, Jasa Marga Fokus Selesaikan 5 Ruas Tol
Berita

Sebanyak 3,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+9 Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Dirut Jasa Marga Sampaikan Volume Lalin Meningkat 36,3% Pada H+9 Lebaran

by redaksi
1 April 2026
0

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek...

Read more
Jaga Tingkat Pendapatan, Solusi Bangun Indonesia Incar Pasar Ekspor Baru

Solusi Bangun Indonesia Bukukan Pendapatan sebesar Rp10,73 triliun Sepanjang 2025

1 April 2026
Kepala BP BUMN Dony Oskaria Memimpin Pelepasan 1.066 relawan BUMN dan 109 armada Bantuan Aksi Kemanusian Bencana Sumatera

BP BUMN Sepakat Mengonversi Lahan Milik BUMN Sebagai Lokasi Rusun Terjangkau

1 April 2026
Pengumuman Perubahan Merek dan Logo PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

Kuasai 72% Pangsa Pasar KPR Subsidi, Posisi BTN dan BSN Tak Tergoyahkan

1 April 2026
Distribusikan Produk, GARAM Gandeng BGR Logistics

GARAM Mempercepat Produksi Garam Mengejar Target Swasembada pada 2027

1 April 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In