• Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Senin, 30 Maret 2026
  • Login
No Result
View All Result
Koran BUMN
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL
No Result
View All Result
Koran BUMN
No Result
View All Result

IPO Berisiko Terdiskon, Minim Animo Pasar Terhadap Saham BUMN

by redaksi
20 September 2020
in Berita
0
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Harga saham penawaran umum perdana calon emiten badan usaha milik negara (BUMN) berpotensi terdiskon akibat minimnya animo pasar terhadap saham perusahaan pelat merah.

Kepala Riset Praus Capital Alfred Nainggolan menilai minat pasar terhadap emiten pelat merah tak begitu besar. Hal ini juga terlihat dari absennya perusahaan dari keluarga BUMN yang melantai ke bursa selama dua tahun belakangan.

RelatedPosts

PTPN I menyelenggarakan kegiatan Leadership Alignment Forum

Mudik Bersama BUMN 2026, SIG Berangkatkan 1.653 Pemudik ke 10 Provinsi

Pelatihan Bersertifikat BNSP, 22 – 24 April 2026 : BUSINESS INTELLIGENCE ANALYST

Alfred menjelaskan, selama beberapa tahun belakangan banyak emiten BUMN yang masuk ke pasar modal mengalami penurunan harga saham yang signifikan, padahal secara fundamental memiliki kinerja yang bagus.

“Ini memperlihatkan bahwa animo pasar terhadap BUMN nggak cukup besar,” ujarnya ketika dihubungi Bisnis, Kamis (17/9/2020).

Dia menyebut perusahaan pelat merah terbebani oleh tanggung jawabnya kepada pemegang saham mayoritas mereka, yakni negara. Ini membuat emiten BUMN amat rentan terhadap dinamika kebijakan pemerintah.

Lebih lanjut dia mencontohkan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. alias PGAS yang mau tidak mau menuruti kebijakan pemerintah untuk menunda kenaikan harga gas pada tahun lalu. Padahal, kebijakan ini tentu akan berdampak pada kinerja keuangan perseroan.

“Pemerintah kan kepentingannya bukan hanya bisnis. Kayak untuk pemerintah gak masalah PGAS jadi berkurang labanya, yang penting kebijakan popularitasnya berhasil. Sementara investor publik kan invest untuk mencari keuntungannya,” ungkap Alfred.

Hal tersebut, imbuhnya, membuat daya tarik publik terhadap emiten BUMN berkurang karena melihat lebih banyak potensi di emiten swasta yang memang fokus utamanya adalah berbisnis dan memiliki lebih banyak kebebasan.

“Case lain, untuk BUMN karya banyak kesulitan cashflow karena penugasan pemerintah memberatkan. Lalu bank-bank BUMN yang didorong untuk membantu restrukturisasi kredit. Jadi animo buat emiten afiliasi pemerintah tidak terlalu tinggi,” tuturnya.

Walhasil, Alfred menilai hal ini membuat Kementerian BUMN berpikir ulang untuk membawa keluarga pelat merah ke pasar saham karena khawatir valuasi emiten BUMN tidak akan sesuai dengan kinerjanya.

“Karena BUMN juga tahu beberapa kinerja anak bumn yang IPO, meskipun performanya bagus tapi harga sahamnya turun signifikan, itu jadi pertimbangan buat Kementerian BUMN, apalagi untuk sekarang,” tambah dia.

Adapun, untuk beberapa anak BUMN yang dikabarkan bakal segera melantai, Alfred menyebut meski masih potensial tapi ada konsekuensi yang harus dihadapi seperti harga IPO yang terdiskon.

Salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk mengurasi potensi harga terdiskon itu adalah dengan memperbaiki persepsi publik terhadap perusahaan BUMN, sehingga perusahaan pelat merah dapat dilihat lebih professional.

Seperti diketahui, sederet rencana penawaran umum perdana saham emiten keluarga badan usaha milik negara (BUMN) belum terealisasi hingga menjelang akhir kuartal III/2020.

Kondisi pasar modal dan makro yang kurang bersahabat sepanjang tahun ini membuat rencana melepas saham kepada publik tertunda. Berdasarkan data PT Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga Kamis (17/9/2020), tercatat sebanyak 46 emiten baru melantai sepanjang periode berjalan 2020.

Namun, tidak ada satu pun pendatang baru dari induk atau entitas anak badan usaha milik negara (BUMN). BEI terakhir kali kedatangan emiten baru dari keluarga BUMN pada akhir Desember 2018.

Sumber Bisnis, edit koranbumn

Previous Post

Sudah 2 Tahun Tak Ada Masuk Bursa, BEI Terus Ajak BUMN untuk IPO

Next Post

Rencana IPO Sebagian Besar BUMN Belum Terealisasi Hingga Akhir Kuartal III/2020

Related Posts

Optimalkan Aset BUMN, Kebun Lama PTPN I ‘Disulap’ Jadi Kafe Edukasi Kupi
Berita

PTPN I menyelenggarakan kegiatan Leadership Alignment Forum

29 Maret 2026
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.
Berita

Mudik Bersama BUMN 2026, SIG Berangkatkan 1.653 Pemudik ke 10 Provinsi

29 Maret 2026
Pelatihan Bersertifikat BNSP, 22 – 24 April 2026 : BUSINESS INTELLIGENCE ANALYST
Anak Perusahaan

Pelatihan Bersertifikat BNSP, 22 – 24 April 2026 : BUSINESS INTELLIGENCE ANALYST

29 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun
Berita

Dari Surabaya, uRBan Iftar Fair 2026 Sukses Perkuat Ekosistem UMKM dan Akselerasi Ekonomi Kerakyatan

29 Maret 2026
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah
Berita

Arus Balik Lebaran Terkendali, 60 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jawa dari Sumatera

29 Maret 2026
BULOG Luncurkan Logo baru Perusahaan Saat Peringati HUT KE-57
Berita

BULOG dan ID FOOD Siapkan 100.000 Paket Sembako Mendukung Acara Bazar Dari Istana Untuk Rakyat di Monas

29 Maret 2026
Next Post
Simbol Era Kemandirian, Logo Baru Kementerian BUMN

Rencana IPO Sebagian Besar BUMN Belum Terealisasi Hingga Akhir Kuartal III/2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima Foto : Ifan Bima

Recommended

Jasa Raharja Dukung Kegiatan Penanaman Pohon  “Satu Pohon Sejuta Manfaat”

3.712 Surat Jaminan Diterbitkan, Jasa Raharja Pastikan Kemudahan Penanganan Korban Kecelakaan di Masa Idulfitri 2026

2 hari ago
PINDAD Resmikan Logo Identitas Visual Terbaru Perusahaan

PINDAD Gelar Halalbihalal Peringati Idul Fitri 1447 H

3 hari ago
33 Tahun PT Len Industri : Sovereign the Nation, Penguatan Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Len Pamerkan Teknologi “Otak” Kapal Perang untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

5 hari ago
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Mudik Bersama BUMN 2026, SIG Berangkatkan 1.653 Pemudik ke 10 Provinsi

10 jam ago
Optimalkan Aset BUMN, Kebun Lama PTPN I ‘Disulap’ Jadi Kafe Edukasi Kupi
Berita

PTPN I menyelenggarakan kegiatan Leadership Alignment Forum

by redaksi
29 Maret 2026
0

PTPN I menyelenggarakan kegiatan Leadership Alignment Forum dengan tema “From Solid Base to Competitive Company 2030 and Global Champion 2035:...

Read more
Semen Indonesia Tandatangani Kemitraan Bersama SBI dan Taiheiyo Cement Corp.

Mudik Bersama BUMN 2026, SIG Berangkatkan 1.653 Pemudik ke 10 Provinsi

29 Maret 2026
Pelatihan Bersertifikat BNSP, 22 – 24 April 2026 : BUSINESS INTELLIGENCE ANALYST

Pelatihan Bersertifikat BNSP, 22 – 24 April 2026 : BUSINESS INTELLIGENCE ANALYST

29 Maret 2026
Bank Mandiri Catat Salurkan Kredit untuk BUMN Sebesar Rp103,496 Triliun

Dari Surabaya, uRBan Iftar Fair 2026 Sukses Perkuat Ekosistem UMKM dan Akselerasi Ekonomi Kerakyatan

29 Maret 2026
Satu Tahun Danantara, ASDP Dukung Pendidikan Generasi Muda Serahkan 2.000 Paket Sekolah

Arus Balik Lebaran Terkendali, 60 Persen Pemudik Sudah Kembali ke Jawa dari Sumatera

29 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Hotline T/WA : 0813 8084 1716

© 2020 KoranBUMN.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Korporasi
  • Anak Perusahaan
  • Kinerja & Investasi
  • TJSL – PKBL – CSR
  • Pelatihan
  • Toko PKBL

© 2020 KoranBUMN.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In