PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) berencana melakukan melepas beberapa aset jalan tolnya. Terbaru, JSMR telah melepas 14% saham PT Marga Lingkar Jakarta yang merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) JORR I Ruas Ulujami-Kebon Jeruk.
Direktur Utama JSMR, Subakti Syukur menuturkan pelepasan saham Marga Lingkar Jakarta sebesar 14% merupakan bagian dari program kerja yang telah diprogramkan pada rencana kerja tahun 2021. “Divestasi itu untuk mendukung strategi menjaga keseimbangan pertumbuhan dan penguatan kinerja Jasa Marga,” ujar Subakti
Dia meyakini, pelepasan tersebut tidak akan mengurangi pemasukan jalan tol. Sebabnya, Jasa Marga masih menjadi pemegang saham mayoritas di Marga Lingkar Jakarta dengan kepemilikan 51%.
Bahkan, ia optimistis divestasi yang dilakukan ini akan berdampak positif terhadap kinerja Jasa Marga. Tapi, Subakti masih enggan membeberkan terkait potensi pendapatan ataupun target pemasukan jalan tol tahun ini.
Adapun rencana divestasi aset hingga tutup tahun ini, Jasa Marga hanya akan melepas sebagian kecil sahamnya saja. Dengan begitu, emiten BUMN ini akan tetap bertahan sebagai mayoritas.
Melalui divestasi ini, JSMR berharap bisa mendapatkan dana Rp 1,5 triliun-Rp 3 triliun. “Dana yang diperoleh digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dalam mendukung program dan strategi perusahaan,” ujar dia.
Ke depan, operator jalan tol pelat merah ini juga akan terus mengembangkan jalan tol. Subakti menyebutkan, saat ini pihaknya tengah menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Cinere Serpong seksi Cinere – Pamulang, Jalan Tol Jakarta – Cikampek Selatan, dan Jalan Tol Probolingho – Banyuwangi.
Sumber Kontan, edit koranbumn














